This is default featured slide 1 title
Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.
This is default featured slide 2 title
Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.
This is default featured slide 3 title
Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.
This is default featured slide 4 title
Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.
This is default featured slide 5 title
Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.
Kamis, 14 September 2023
STOK PRODUK WONGPASAR GROSIR MALANG 14/09/2023
Sopir Pick Up Tewas Usai Tertabrak Truk di Jalan Raya Jember - Lumajang
SURYAMALANG.COM, JEMBER - Ahmad Anton, sopir pick up Mitsubishi L300 tewas usai ditabrak truk di Jalan Raya Jember - Lumajang, Kecamatan Semboro, Jember, Rabu (13/9/2023).
Pengemudi pick up P-9179-VI itu terserempet truk yang dikemudikan Eko Prasetyo, warga asal Probolinggo.
Saat kejadian, mobil pick up parkirkan di badan jalan raya KM 34 Jalan Jember - Lumajang.
Kasatlantas Polres Jember, AKP Arum Inambala, mengungkapkan, ketika pick up tersebut menabrak pohon, pengemudinya terpental di badan jalan dan kepala terbentur di aspal.
"Terjadilah laka di situ, sopir pick up asal Banyuwangi ini mengalami luka di kepala dan kaki dan meninggal dunia di TKP (Tempat Kejadian Perkara)," ujarnya melalui keterangan tertulis.
Menurutnya, kronologi kecelakaan tersebut bermula truk Toyota Dyna W-9419-UR itu parkir di bahu jalan raya Jember - Lumajang dekat Sungai Bondoyudo.
"Kemudian truk beranjak jalan lagi. Namun saat menaiki badan jalan menuju utara, pada saat bersamaan dari arah berlawanan ada kendaraan roda empat tidak dikenal lewat secara mendadak," ungkap Arum.
Hal tersebut membuat sopir truk ini gugup dan hilang kendali. Selanjutnya, kendaraan besar ini menabrak pick up yang terparkir di bahu jalan raya Jember-Lumajang .
"Dan bodi Truk sebelah kiri menyerempet badan pengemudi dan pick up Mitsubishi L300," kata Arum.
Kemudian, lanjut Arum, truk oleng ke kiri dan masuk sungai Bondoyudo di Desa Pondokdalem Kecamatan Semboro, Jember.
"Sedangkan pick up terhenti setelah menabrak pohon di bahu jalan, sedangkan sopirnya terpental dan jatuh di bahu jalan," jlentrehnya.
Aksi Cerdas Pemotor Kabur dari Tilang Polisi Karena Tak Pakai Helm, Langsung Ngumpet Naik ke Bus
SURYAMALANG.COM - Aksi cerdas pemotor kabur dari tilang polisi karena tidak pakai helm viral di media sosial.
Melihat ada sosok polisi yang hendak menilang dirinya lantaran tak pakai helm, ia langsung gerak cepat bersembunyi.
Untung saja ada bus yang juga tengah berhenti di lampu merah di samping motornya sehingga dirinya langsung ngumpet naik ke bus.
Kejadian ini diketahui terjadi di Kendal, Jawa Tengaj.
Video tersebut viral setelah diunggah oleh akun Tiktok @_rumaisback_ pada Jumat (8/9/2023).
Tampaknya video tersebut tak sengaja direkam oleh pengendara mobil yang ada di belakang pemotor itu.
Dalam video itu tampak kendaraan berhenti di persimpangan karena lampu traffic light merah menyala.
Dua pemuda tampak berboncengan juga ikut berhenti. Pemuda yang membonceng terlihat tak mengenakan helm.
Seorang polisi dari sisi kanan tampak berjalan cepat karena melihat seorang pria yang membonceng tak mengenakan helm.
Kebetulan di samping pemotor itu ada sebuah bus.
Pemuda yang membonceng tanpa mengenakan helm itu langsung bergegas turun dari motor. Lalu naik ke bus di sampingnya.
Sedangkan rekannya yang menyetir motor terlihat tenang seperti tak terjadi apa-apa.
Saat sampai di lokasi, polisi itu berusaha mencari keberadaan pemuda yang tak memakai helm tersebut.
Namun ia tak menemukan pemotor yang ia cari. Sedangkan pengendara di lokasi juga kompak tak memberi tahu si polisi.
Video ini pun mendapat banyak komentar dari para netizen.
Banyak yang menulis jika video itu direkam di simpang Kaliwungu, Kendal, Jawa Tengah.
Hal itu diperkuat dengan papan penanda arah yang ada di lokasi.
@hadehh "bangjo arteri kaliwungu wehh"
@ria "dan orang sekitar ga ada yg cepu"
@ultramenhitam "polisi: tadi prasaan ada yang boncengan gak pake helm lakok ilang"
@Yippie "Bisa bisanya polisi jd bingung kok yg ga pake helm jd ga ada hahahaa"
@Mahmud majakir "panik polisi,,dalam hati nya apa aku yg haluu iy"
@Rassya "POV warga Kendal saling bekerjasama, untung ak orak lewat kono"
Namun sampai berita ini ditulis belum diketahui pasti nasib akhir dari pemuda itu.
Sebelumnya juga sempat viral seorang sopir truk menangis lantaran mobilnya diderek petugas.
Meski tahu salah, sosok sopir truk itu terpaksa parki di bahu jalan untuk bantu temannya yang mengalami kecelakaan di area yang sama.
Meski sudah memohon-mohon kepada petugas Dinas Perhubungan lantaran menolong temnnya yang kecelakaan, namun truk milik sopir itu teta diderek.
Kejadian ini pun menjadi viral dan banyak warganet mendoakan sang sopir truk dengan doa-doa baik serta memuji sikapnya saat menolong teman kecelakaan meski berujung truknya diderek petugas.
Sopir truk malang yang mobilnya diderek saat menolong teman yang kecelakaan itu bernama Ajum.
Ajum memang terpaksa memparkirkan truknya di bahu jalan saat hendak menolong rekannya yang mengalami kecelakaan.
Video Ajum ini vira di media sosial, dan diunggah oleh akun @Heraloebss, Senin (4/9/2023).
Dalam keterangan video, Ajum terkena razia parkir liar di kawasan Kebon Kacang, Tanah Abang, Jakarta Pusat.
Ajum terus-menerus meminta belas kasihan agar truknya dilepaskan.
Namun petugas tetap menderek truk milik Ajum karena parkir di bahu jalan.
Ajum mengaku hanya parkir sesaat di lokasi tersebut karena menolong rekannya yang kecelakaan di seberang jalan.
Meski begitu Ajum sebenarnya tahu tindakannya melanggar peraturan.
Namun demi menolong teman, Ajum terpaksa menghentikan mobilnya dan lebih dulu menolong temannya.
"Itu temen saya kecelakaan di situ, sebentar doang baru saja belum lama," kata Ajum dalam video.
"Tapi abang tahu di sini tidak boleh parkir?," tanya seseorang kepada Ajum.
"Enggak boleh makanya saya ke situ muter doang, dia belum datang saya ke sini, itu doang," jawab Ajum.
"Tadinya mau nganter (kerja) lihat teman lagi sakit di situ," imbuhnya.
Ajum meminta kebijaksanaan dari petugas untuk melepaskan truknya.
Namun petugas tetap menderek truk Ajum.
"Ya saya minta kebijaksanaan aja kan."
"Sebentar banget teman saya lagi jalan," kata Ajum.
















































