This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Rabu, 25 Oktober 2023

Betah Nongkrong 9 Jam, Kakek Batu Usia 52 Hobi Main PS di Warnet Jadi Sorotan, Santai Sambil Ngopi

 


Kuat main sampai sembilan jam, kisah kakek berusia 52 tahun yang hobi main PS di warnet ini viral di media sosial (medsos).

Video yang menampilkan seorang kakek berusia 52 tahun hobi main PS di warnet ini mendadak viral di media sosial.

Bahkan ia tampak santai nongkrong berjam-jam sembari ngopi dan merokok alias ngudut.

Bagaimana kejadian selengkapnya?

Usia hanyalah angka, ungkapan itulah yang seakan tersirat dari kakek berusia 52 tahun ini.

Kakek asal Kota Batu, Jawa Timur, ini masih menggeluti hobinya yakni bermain PS di usianya yang sudah mulai senja.

Bahkan ia mengaku sudah memiliki tiga cucu dan masih sanggup bermain PS hingga sembilan jam lamanya.

Belakangan momen saat seorang kakek berusia 52 tahun tersebut tengah asyik main PS ini viral dibagikan akun TikTok @ferrypratondo.

Dalam video berdurasi 47 detik tersebut, awalnya Ferry Pratondo sedang mengunjungi sebuah rental permainan PlayStation (PS) di lokasi tersebut.

Namun perhatian kamera langsung tertuju pada seorang kakek yang tengah santai bermain game.

Kakek ini terlihat sedang menikmati permainan PS4 yang merupakan salah satu hobi kesukaannya.

Dia dikelilingi oleh pelanggan lain yang sebagian besar adalah anak muda.

Tempat bermain PS ini terletak di depan Jatim Park 2 di Kota Batu, Jawa Timur.


KUNJUNGI JUGA : 

Panci listrik serbaguna Elektrik Cooker Multifungsi Panci Kukus Elektrik 

Free Dus Packaging Pet Opeadia 17 Inch Big Tas Kucing Astrounot Travel Bag Nyaman dan Cat

Fabrica Kawat Nyamuk Magnet Kasa Anti Serangga Miniflex Aluminium Custom DIY seharga Rp2.334 - Rp3.507.

-  DASTER FLOW SATIN IMPORT REALPICT-GESER/DASTER SATIN PART 1/DASTER TANPA LENGAN seharga Rp21.032 - Rp26.631


Ketika Ferry Pratondo dan pengelola rental PS mendekatinya, kakek tersebut sedang asyik bermain PS4 sambil menyeruput secangkir kopi dan merokok kretek.

Menurut pengakuan sang kakek, usianya saat ini sudah 52 tahun dan dia sudah memiliki tiga cucu.

"Saya (umur) 52, cucu saya tiga," kata kakek tersebut.

Karena cintanya pada PS sangat besar, kakek ini dikenal sebagai pelanggan setia di warnet tersebut.

Bahkan yang menarik, ia pernah memecahkan rekor bermain selama sembilan jam dalam sehari.

"Sembilan jam," imbuh kakek tersebut.

Padahal bermain selama sembilan jam adalah durasi yang cukup lama, terutama untuk seorang pelanggan yang sudah tidak lagi muda.

Namun pemilik rental mengakui bahwa pria paruh baya ini adalah pelanggan setianya.

Selama bermain, kakek penggemar game ini biasanya menyiapkan secangkir kopi dan rokok.

Kedua hal ini sebagai jamuan khusus untuk membantu sang kakek fokus dalam bermain.

Video ini kemudian dibagikan kembali oleh akun Instagram @undercover.id.

Kisah sang kakek itu pun telah banyak ditonton netizen hingga dibanjiri ratusan komentar.

Tak sedikit netizen yang dibuat heran dengan kebiasaan kakek tersebut yang terbilang unik dibanding orang seusianya.

"Keliatan bapaknya ga punya utang,jd ga punya beban hidup di masa tua," tulis @jenisaneva.

"Mungkin waktu PS lg booming beliau lebih sibuk kerja sehat2 yaa pak, dr pada masa tua aneh2 yaa kan," tulis @t1wiiii05.

"Emang seenak itu main skyrim randomnya banyak, emberin muka orang, nyopet baju pakaian, mamoth terbang," tulis @yosei_sama.

"Mungkin Di tahun 2040+, banyak bapak2 kelahiran angkatan 90 an... Pasti banyak bapak bapak gamers di tahun ini...," tulis @sedulurbola.id.

"Emang doi ngarti ya cara maennya.. Gw aja kaga faham2 cara maen ps klo misi2 gitu , taunya muter2 aja jalan2," tulis @fauzi_papaunna.

"Beuh, mainnya Red Dead Redemption 2 lagi. Bisa nostalgian waktu tinggal di kampung naik kuda nembakin maling ya Kek?," tulis @bimo.gt.

Sebelumnya potret cucu bawa kakek ke kampus juga viral di media sosial.

Ada alasan tersendiri mahasiswa tersebut membonceng kakeknya untuk ikut ke kampus.

Sosok mahasiswa bawa kakek ke kampus itupun menjadi perhatian.

Lantas siapakah dia?

Diketahui video viral mahasiswa bawa kakek ke kampus tersebut diunggah salah satunya oleh akun TikTok @callmeedayy_.

Dalam video viral tersebut, tampak seorang mahasiswa membonceng kakeknya menuju kampus.

Mahasiswa tersebut mengendarai motor matic hitam.

Sang kakek mengenakan kaos pendek dan celana hitam.

Terungkap bahwa mahasiswa tersebut membawa kakeknya untuk ikut ke kampus supaya tak sendirian di rumah.

Mahasiswa viral tersebut lalu menuju ke parkiran kampusnya.

Sedangkan video tersebut direkam oleh teman si mahasiswa dari belakang.

"Saking na sayangnya kakeknya na bawa ke kampus karna tdk ada na temani di rumahnya," tulis keterangan dalam video, seperti dikutip dari Tribun Jateng, Kamis (12/10/2023).

Video ini pun mendapat banyak komentar dari para netizen.

@coklatenaktau: fix warisan buat abang itu semuwaa

@woro: beruntung kakek ada cucu yg memperhatikan dan sayang.

@ANIZA: itu kakeknya ikut masuk kelas atau ke manaa lucu banget pliss

@beb: semoga kampus menyediakan ruang tunggu buat lansia biar yg bawa kake Nene bisa kumpul sekalian reunian

@raja pangestu: temanku yang janda juga pernah bawa anaknya dikampus umur 1 tahun. dijaga sama anak jurusan arsitek. karna dia anak sipil lagi masuk

Dilansir dari sejumlah sumber, sosok mahasiswa viral bawa kakeknya tersebut bernama Rifqi.

Rifqi adalah mahasiswa di Universitas Muslim Indonesia (UMI) Makassar, Sulawesi Selatan.

Rifqi sengaja membawa sang kakek karena tak tega meninggakan kakeknya sendirian di rumah.

















SUMBER : https://jatim.tribunnews.com/2023/10/24/betah-nongkrong-9-jam-kakek-batu-usia-52-hobi-main-ps-di-warnet-jadi-sorotan-santai-sambil-ngopi?page=4



SPREI FATA POLOS TAPENADE


Selasa, 24 Oktober 2023

5 Tukang Joget Sound Sytem Keroyok Penonton di Desa Demuk Kecamatan Pucanglaban, Tulungagung

 


TULUNGAGUNG>- Sedikitnya 5 pria tukang joget saat pawai sound system bertindak brutal mengeroyok penonton umur 17 tahun berinisial ARS di Desa Demuk Kecamatan Pucanglaban, Tulungagung.

Remaja nahas ini mendapat kekerasan fisik saat menyaksikan karnaval di Desa Demuk, pada Senin (16/10/2023) malam.

Kasi Humas Polres Tulungagung, Iptu Mujiatno, mengatakan saat itu korban berbaur dengan warga lain menyaksikan karnaval.

“Di tengah karnaval itu korban hendak membeli makanan. Dia berjalan di jalur yang dipakai karnaval,” terang Mujiatno, Senin (23/10/2023).

Saat itu korban berpapasan dengan rombongan pawai sound system, dengan sejumlah laki-laki yang berjoget mengikuti musik dari pengeras suara.

Mereka lalu mendorong ARS agar minggir dari jalan yang mereka lalui.


KUNJUNGI JUGA : 

Panci listrik serbaguna Elektrik Cooker Multifungsi Panci Kukus Elektrik 

Free Dus Packaging Pet Opeadia 17 Inch Big Tas Kucing Astrounot Travel Bag Nyaman dan Cat

Fabrica Kawat Nyamuk Magnet Kasa Anti Serangga Miniflex Aluminium Custom DIY seharga Rp2.334 - Rp3.507.

-  DASTER FLOW SATIN IMPORT REALPICT-GESER/DASTER SATIN PART 1/DASTER TANPA LENGAN seharga Rp21.032 - Rp26.631


Karena didorong cukup keras, ARS komplain dan meminta mereka tidak usah mendorong seperti itu.

“Korban hanya bilang, tidak usah mendorong. Tapi salah satu penari malah memukulnya,” sambung Mujiatno.

Halaman selanjutnya 

Setelah satu orang memukul ARS, teman-temannya datang ikut memukul.

Akibat dipukul beramai-ramai, ARS jatuh tak berdaya dan mengalami luka memar di mata sebelah kiri.

ARS lalu dibawa ke RSUD dr Iskak Tulungagung untuk menjalani observasi.

“Hasil pemeriksaan medis, korban saat itu mengalami sejumlah luka lebam, tapi diperkenankan rawat jalan,” ungkap Mujiatno.

Keesokan harinya, Selasa (17/10/2023) orang tua ARS melaporkan para pengeroyok anaknya ke Polsek Pucanglaban.

Polisi yang menerima laporan itu segera melakukan penyelidikan.

Namun belum sampai ada proses penangkapan, lima orang menyerahkan diri ke Mapolsek Pucanglaban, Kamis (19/10/2023) pukul 21.30 WIB.

Mereka mengaku kepada penyidik Unit Reskrim Polsek Pucanglaban sebagai pengeroyok ARS.

Empat orang sudah berusia dewasa, yaitu S (40), YRN (23), FE (19) dan DH (18), semuanya warga Desa Demuk.

Sedangkan satu terduga pelaku lainnya masih di bawah umur.

“Mereka semua sudah kami tetapkan sebagai tersangka dan kami tahan. Kecuali yang masih anak-anak tidak kami tahan, tapi wajib lapor,” papar Mujiatno.  

Para tersangka akan dijerat dengan pasal 76C ayat (19) Undang-undang Perlindungan Anak, dengan ancaman pidana penjara selama 3 tahun 6 bulan, dan denda Rp 72 juta.

Penyidik kepolisian juga menggunakan pasal 170 KUHPidana ayat (1) dan (2) tentang pengeroyokan, dengan ancaman pidana penjara selama 5 tahun 6 bulan dan 9 tahun. 















SUMBER : https://suryamalang.tribunnews.com/2023/10/24/5-tukang-joget-sound-sytem-keroyok-penonton-di-desa-demuk-kecamatan-pucanglaban-tulungagung?page=3

Kemarau Panjang di Kediri, Desa Ponggok Dilanda Kekeringan Ekstrem Akibat Sumber Air Mengering

 


SURYAMALANG.COM, KEDIRI - Kemarau panjang menyebabkan kekeringan di beberapa wilayah di Kabupaten Kediri.

Wilayah paling terdampak adalah Desa Ponggok, Kecamatan Mojo, Kabupaten Kediri.

Sumur warga di daerah tersebut banyak yang tak keluar air, hingga terjadi kekeringan ekstrem.

Karena kekeringan ekstrem tersebut, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kediri melakukan dropping air bersih untuk membantu warga.

"Kalau wilayah yang terdampak (kemarau panjang) sampai kering itu di Kecamatan Mojo."

"Ada satu desa namanya Ponggok," kata Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Kabupaten Kediri, Stefanus Djoko Sukrisno, saat dihubungi SURYAMALANG.COM, Senin (23/10/2023).

Keringnya sumur di wilayah Desa Ponggok, membuat para penduduk kesulitan memperoleh air bersih untuk kebutuhan sehari-hari.

Padahal air merupakan salah satu kebutuhan pokok masyarakat.

Mayoritas warga di Desa Ponggok sendiri masih menggunakan sumber air dari sumur.

Ketika sumur mengering, otomatis mereka kehilangan sumber air satu-satunya yang biasa diandalkan.

Kemarau panjang ditambah cuaca panas ekstrem ini menambah penderitaan warga.

Debit air sumur menurun drastis dan memaksa warga mencari sumber air lain.

"Kami mendapatkan informasi ini langsung bertindak untuk melakukan dropping air bersih untuk warga Ponggok," paparnya.

Pengiriman air bersih ini dimaksudkan supaya warga Desa Ponggok tetap memiliki air untuk kebutuhan harian mereka.

Tak hanya di wilayah Mojo, pihak BPBD Kabupaten Kediri juga melakukan pemantauan di wilayah Kediri lain, terutama dataran tinggi dan kawasan selatan.

Ancaman kekeringan saat kemarau panjang ini mungkin saja terjadi di wilayah lain. Untuk itu BPBD mengupayakan pencegahan dan penanggulangan yang efektif.

Menurut Stefanus, potensi kekeringan ekstrem di wilayah Kabupaten Kediri baru akan selesai ketika hujan turun.

"Dropping air bersih sudah kami lakukan, selanjutnya akan kami pantau terus beberapa wilayah untuk memastikan tidak ada kawasan yang warganya kesulitan air bersih," ujarnya.
















SUMBER : https://suryamalang.tribunnews.com/2023/10/23/kemarau-panjang-di-kediri-desa-ponggok-dilanda-kekeringan-ekstrem-akibat-sumber-air-mengering



SPREI KINTAKUN WIRA


Senin, 23 Oktober 2023

Devi Athok Pastikan Golput, Juga Ratusan Keluarga Korban Tragedi Kanjuruhan

 


SURYAMALANG.COM, MALANG - Keluarga korban dan korban luka-luka Tragedi Kanjuruhan memastikan tidk memilih partai, politisi maupun calon presiden pada Pemilu 2024.

Pernyataan ini dinyatakan secara tegas oleh salah satu keluarga Tragedi Kanjuruh, Devi Athok .

Devi mengaku atas tragedi yang menewaskan 135 korban belum menemukan keadilan hingga saat ini. Maka pihaknya memastikan tak menyumbang suara di Pemilu 2024.

"Saya pasti golput, kita sebagai rakyat memilih wakil rakyat. Tapi kenapa rakyat kita tidak membela? Kita ini cuma dibohongi saja, cuma janji. Sama sekali belum ada kejelasan perkara ini pun sama sekali belum ada titik terang," tegas ayah mendiang Natasya Deby (16) dan Naila Deby (13).

Devi juga menyinggung, para wakil rakyat yang saat ini duduk di kursi DPRD juga tidak berpihak kepada keluarga korban.

"Para dewan kenapa tidak membantu dalam proses keadilannya? Mereka hanya mencari suara, tapi waktu rakyat membutuhkan pembelaan kenapa mereka tidak hadir di pendampingan keluarga korban untuk mencari keadilan hukum," serunya.

Ia memperkirakan, akan ada ratusan suara yang turut golput. Golput ini ditujukan atas kekecawaan keluarga korban hingga Aremania.

Untuk keluarga korban meninggal yang masih menuntut keadilan, Devi memastikan ada sebanyak 52 orang.

"Kalau ini keluarga yang meninggal yang masih berseru mencari keadilan, ada sekitar 52 orang yang bisa pastikan. Tapi kan yang luka luka juga banyak, ada ratusan. Mereka juga menyerukan untuk golput, karena itu (alasannya) para calon calon tidak menyentuh keluarga dan korban korban yang luka," paparnya.

Tak hanya ratusan saja, ia juga memperkirakan ada ribuan suara yang menyatakan golput.

Karena masih banyak yang masih berjuang untuk keadilan kanjuruhan mereka menyatakan golput.

"Kami akan golput. Selama masalah tragedi kanjuruhan ini masih belum diusut, saya pribadi sebagai ayah korban dipastikan golput," tukasnya.

Sama halnya dengan keluarga koeban Tragedi Kanjuruhan lainnya, Rizal Putra Pratama, ia menyatakan dengan tegas bahwa dirinya akan golput di Pemilu 2024. 

"Kalau saya atas nama pribadi memilih golput. Percuma saja untuk memilih wakil rakyat, tapu mereka tidak mendengar suara dan membela keluarga korban Kanjuruhan," serunya.

Dan ia pun percaya, tak hanya keluarga korban saja yang akan golput, melainkan suporter, Aremania, hingga sebagian warga Malang akan menyuarakan kekecawaan mereka terhadap pemerintah dan aparat penegak hukum yang tidak segera menuntaskan Tragedi Kanjuruhan.

"Kalau dari keluarga korban lain semua sepakat golput, bukan hanya keluarga korban saja, mungkin suporter lain, Aremania, bahkan ada juga warga Malang," sebutnya.

Rizal menyatakan, bahwa ia sebagai rakyat hanya menuntut keadilan. Menurutnya, pasca satu tahun Tragedi Kanjuruhan belum mendapat keadilan dan titik terang. 

Dikatakannya, hal ini berkaitan dengan ratusan nyawa. Maka, sudah seharusnya tragedi diusut secara tuntas. 

"Keadilan bagi kita aja belum didapatkan, lantas kita memilih golput," tukasnya.
















SUMBER : https://suryamalang.tribunnews.com/2023/10/22/devi-athok-pastikan-golput-juga-ratusan-keluarga-korban-tragedi-kanjuruhan?page=2

Alasan Polisi Larang Sepeda Listrik di Jalan Raya Kota Malang Meski Pakai Helm SNI

 


SURYAMALANG.COM, MALANG - Polres Malang Kota mengingatkan lagi larangan sepeda listrik di jalan raya karena di wilayah Kota Malang mulai marak.

Meskipun memakai helm dan alat berkendara lainnya, tetap saja mengendarai sepeda listrik di jalan raya tidak diperbolehkan.

Kasatlantas Polres Malang Kota, Kompol Akhmad Fani Rakhim mengatakan, sepeda listrik bukanlah sepeda motor listrik.

Perbedaan itu telah tertuang dalam Peraturan Menteri Perhubungan (Permenhub) RI Nomor PM 45 Tahun 2020 tentang Kendaraan Tertentu Dengan Menggunakan Penggerak Motor Listrik.

Sesuai aturan tersebut, sepeda listrik dirancang hanya digunakan di rute-rute pendek, terbatas dan dibatasi kecepatannya maksimum 25 kilometer per jam. Selain itu, sepeda listrik hanya dilengkapi lampu utama, lampu belakang dan reflektor.

Lalu di dalam Pasal 5 ayat (1) Permenhub tersebut, disebutkan bahwa sepeda listrik dapat dioperasikan pada lajur khusus dan / atau kawasan tertentu.


KUNJUNGI JUGA : 

Panci listrik serbaguna Elektrik Cooker Multifungsi Panci Kukus Elektrik 

Free Dus Packaging Pet Opeadia 17 Inch Big Tas Kucing Astrounot Travel Bag Nyaman dan Cat

Fabrica Kawat Nyamuk Magnet Kasa Anti Serangga Miniflex Aluminium Custom DIY seharga Rp2.334 - Rp3.507.

-  DASTER FLOW SATIN IMPORT REALPICT-GESER/DASTER SATIN PART 1/DASTER TANPA LENGAN seharga Rp21.032 - Rp26.631

PREMIUM Timbangan Digital 10kg Premium Kitchen Scale High Quality seharga Rp55.000 - Rp67.000


Pada Pasal 5 ayat (3) Permenhub itu juga disebutkan bahwa kawasan tertentu yang dimaksud adalah permukiman, jalan yang ditetapkan untuk hari bebas kendaraan, kawasan wisata, area sekitar sarana angkutan umum massal sebagai bagian dari Kendaraan Tertentu dengan Menggunakan Penggerak Motor Listrik yang terintegrasi, area kawasan perkantoran, dan area di luar jalan.

Untuk menandai perbedaan keduanya, sepeda listrik tidak dilengkapi dengan nomor polisi. Sementara, sepeda motor listrik wajib melengkapi dengan surat-surat hingga nomor polisi.

"Oleh sebab itu, kami terus menggencarkan edukasi kepada masyarakat agar tidak sampai terjadi hal yang tidak diinginkan di jalan raya. Sementara untuk tindakan tilang, masih belum diberlakukan dan diganti dengan teguran dan edukasi," ujarnya kepada TribunJatim.com, Minggu (22/10/2023).

Dia menjelaskan, risiko keselamatan dalam berkendara sangat tinggi apabila ada masyarakat yang tetap memaksakan menggunakan sepeda listrik di jalan raya.

Pasalnya, hal tersebut membahayakan keselamatan pengendara sepeda listrik serta pengguna jalan lainnya.

"Kami kembali mengimbau masyarakat untuk tidak lagi menggunakan sepeda listrik di jalan raya. Karena membahayakan pengendara itu sendiri, dan pengguna jalan lainnya, meskipun mengenakan helm berstandar SNI sekalipun," pungkasnya.

Kasatlantas Polres Malang Kota, Kompol Akhmad Fani Rakhim.

















SUMBER : https://suryamalang.tribunnews.com/2023/10/22/alasan-polisi-larang-sepeda-listrik-di-jalan-raya-kota-malang-meski-pakai-helm-sni


Sabtu, 21 Oktober 2023

Kronologi Bocah di Malang Hanyut Terseret Arus Sungai Brantas, Berawal dari Terpeleset saat Bermain



Laporan Wartawan TribunJatim.com, Kukuh Kurniawan

TRIBUNJATIM.COM, MALANG - Bocah laki-laki bernama Dava (6), warga Jalan Muharto Gang 5 RT 6 RW 6 Kecamatan Kedungkandang Kota Malang hanyut terseret arus Sungai Brantas, Kamis (19/10/2023) siang.

Ketua RW setempat, Muhammad Tamin (54) menjelaskan kronologi tersebut. "Jadi, awalnya korban bersama kedua temannya yaitu Nando dan Rehan bermain di pinggir sungai sekitar pukul 13.00 WIB. Kemudian, korban ini terpeleset lalu terseret derasnya arus sungai, dan salah satu temannya berusaha menolong dengan cara memegangi tangan korban," ujarnya kepada TribunJatim.com, Kamis (19/10/2023).

Karena tidak kuat, pegangan itu pun terlepas dan korban pun hanyut terbawa arus sungai.


KUNJUNGI JUGA : 

Panci listrik serbaguna Elektrik Cooker Multifungsi Panci Kukus Elektrik 

Free Dus Packaging Pet Opeadia 17 Inch Big Tas Kucing Astrounot Travel Bag Nyaman dan Cat

Fabrica Kawat Nyamuk Magnet Kasa Anti Serangga Miniflex Aluminium Custom DIY seharga Rp2.334 - Rp3.507.

-  DASTER FLOW SATIN IMPORT REALPICT-GESER/DASTER SATIN PART 1/DASTER TANPA LENGAN seharga Rp21.032 - Rp26.631

PREMIUM Timbangan Digital 10kg Premium Kitchen Scale High Quality seharga Rp55.000 - Rp67.000

BEDCOVER LADY ROSE 180 X 200 {sprei rumbai} seharga Rp395.000.

Weyon Official Kipas Angin Standing Fan Penyejuk Ruangan Kipas Air Circulation fan Air Cooler seharga Rp179.000


"Kedua teman korban itu langsung laporan ke warga, dan saya menerima laporan tersebut sekitar pukul 14.00 WIB. Paman korban juga langsung melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Kedungkandang," jelasnya

Tidak lama berselang, petugas gabungan dari Polsek Kedungkandang bersama PMK Kota Malang, PMI Kota Malang dan relawan tiba di lokasi dan langsung melakukan proses evakuasi.

Arus deras ditambah licinnya bebatuan Sungai Brantas, menjadi kendala dalam proses pencarian korban. Dan hingga berita ini diturunkan, petugas gabungan bersama warga terus melakukan pencarian.

Sementara itu, salah seorang warga sekitar, Fadli (40) mengungkapkan, bahwa Sungai Brantas yang menjadi lokasi hanyutnya korban cukup dalam.

"Jadi, kondisi Sungai Brantas ini banyak cerukan dan palung. Dan kedalamannya lumayan dalam, sekitar 3 meter," pungkasnya.










SUMBER https://jatim.tribunnews.com/2023/10/19/kronologi-bocah-di-malang-hanyut-terseret-arus-sungai-brantas-berawal-dari-terpeleset-saat-bermain