This is default featured slide 1 title
Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.
This is default featured slide 2 title
Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.
This is default featured slide 3 title
Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.
This is default featured slide 4 title
Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.
This is default featured slide 5 title
Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.
Senin, 13 November 2023
STOK PRODUK WONGPASAR GROSIR MALANG 13/11/2023
Angka Kekerasan Anak di Kota Malang Tinggi, Telah Mencapai 13 Kasus
SURYAMALANG.COM, MALANG - Fenomena kekerasan terhadap anak, masih sering ditemui di wilayah Kota Malang ini. Seperti halnya kasus yang dialami bocah laki-laki berinisial D (7), yang menjadi korban penganiayaan ayah kandung serta ibu tiri dan keluarga tirinya pada beberapa waktu lalu.
Kepala Unit Pelayanan Perempuan dan Anak (UPPA) Polresta Malang Kota, AKP Tri Nawangsari mengatakan, bahwa selama tahun 2023 ini jumlah kasus kekerasan anak di Kota Malang cenderung meningkat.
Tercatat sejak Januari hingga September 2023, ada sebanyak 13 kasus kekerasan anak yang terlaporkan.
Sedangkan di kurun waktu yang sama pada tahun 2022 lalu, UPPA Polresta Malang Kota mencatat ada sebanyak delapan kasus kekerasan terhadap anak.
"Dalam hal ini, kekerasan terhadap anak adalah kekerasan fisik. Sebagian besar dilakukan oleh orang terdekat, seperti keluarga atau orang tua. Namun, ada juga yang dilakukan oleh tetangga maupun orang tidak dikenal yang lebih tua," ujarnya kepada TribunJatim.com, Senin (13/11/2023).
Dirinya menjelaskan, faktor utama yang menjadikan tindak pidana itu, dikarenakan kurangnya harmonisasi dalam rumah tangga.
Selain itu, faktor ekonomi juga sangat berpengaruh terhadap munculnya tindakan kekerasan terhadap keluarga khususnya anak.
Namun tentunya, dalam proses penyelesaian kasus kekerasan terhadap anak, tidak semua dilanjutkan ke ranah hukum. Dikarenakan, ada sistem diversi atau mediasi.
"Kami juga memperhatikan dampak dari kekerasan dan psikis korbannya. Selain itu, adanya penyelesaian perkara di luar persidangan atau restorative justice (RJ)," tambahnya.
Dirinya juga menerangkan, apabila pelaku kekerasan merupakan anak, maka berlaku Sistem Peradilan Pidana Anak sesuai UU Nomor 11 tahun 2012. Sehingga selain melewati tahapan diversi, setiap tingkatan proses hukum akan didampingi oleh petugas.
"Kalau pelakunya anak, kami memastikan akan melakukan diversi terlebih dahulu. Karena pelaku anak juga harus dilindungi," terangnya.
Sementara itu, untuk hukumannya mengacu sesuai UU Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak.
"Sesuai tingkatan luka, yang dilakukan visum oleh dokter. Seperti luka ringan, bisa dipidana 3 tahun penjara, luka berat 5 tahun penjara dan meninggal dunia 15 tahun penjara," pungkasnya.
![]() |
| BEDCOVER CALIFORNIA NATA |
Jember Gempar, Warga Temukan Mayat Perempuan Bersimbah Darah, Ada Luka Gorok di Bagian Leher
SURYAMALANG.COM, JEMBER - Warga Desa Keting, Kecamatan Jombang, Jember, digegerkan oleh penemuan jenazah perempuan yang bersimbah darah, Senin (13/11/2023).
Mayat perempuan tanpa identitas ini, ditemukan oleh warga yang hendak pergi ke sawah di Dusun Krajan, Desa Keting sekitar pukul 06.00 WIB.
Korban ditemukan dalam kondisi tubuh telungkup. Sementara leher perempuan ini terbungkus kerudung warna cokelat.
Sugiarto, warga Desa Keting mengatakan, kabar penemuan mayar tersebut cepat menyebar.
Sehingga banyak orang yang langsung mendatangi Tempat Kejadian Perkara (TKP).
"Saya datang sudah ramai, saya ingin melihat apakah warga sini atau bukan."
"Tapi kalau dilihat dari ciri-cirinya bukan orang sini."
"Kami juga kesulitan mengenalinya, karena wajah korban penuh darah," katanya.
Sementara, Kanit Reskrim Polsek Jombang, Aiptu AminSyahril mengaku masih melakukan olah TKP bersama Tim Inafis Polres Jember, serta meminta keterangan para saksi.
"Untuk posisi korban dalam keadaan telungkup, kemudian kami balik untuk mencari identitas korban."
"Untuk ciri-ciri korban memakai baju biru, celana pendek warna pink, kerudung warna cokelat."
"Sementara usianya perkiraan antara 40 tahunan," tanggapnya.
Amin mengaku masih mendalami kasus ini, untuk mengungkap identitas korban.
Sebab terdapat beberapa barang bukti yang bisa jadi petunjuk penyelidikan.
"Kami masih mendalami kasus ini dan mencari identitas korban."
"Karena barang-barang berharga korban seperti anting dan jam masih ada," urainya.
Hasil olah TKP sementara, kata Amin, tubuh korban terdapat luka lebam di bagian kepala.
Bahkan di leher jasad perempuan ini, juga ada bekas gorokan.
"Korban ada luka lebam di kepala dan luka gorok di leher."
"Sidik jari korban sudah kami salin untuk di laboratorium-kan agar terungkap identitas korban."
"Kami masih mendalami kasus ini apakah murni pembunuhan atau ada motif lain," ungkapnya. (Imam Nawawi)
Sabtu, 11 November 2023
STOK PRODUK WONGPASAR GROSIR MALANG 11/11/2023
Ready Stok Sprei Fata Polos 160 X 200
Ready Stok Sprei Fata 90 X 200
Ready Stok Selimut Fata 200 X 220
Ready Stok Sprei Fata 120 X 200
Ready Stok Sprei Fata Rumbai 180 X 200
SAJADAH ARBAIN PRAYER RUG
Ready Stok Sprei Fata Rumbai 160 X 200
Ready Stok Bedcover Fata 180 X 200 Sprei Flat
Ready Stok Sprei Kintakun D'luxe Rumbai 180 X 200
Ready Stok Sprei Kintakun D'luxe Rumbai 160 X 200
Ready Stok Bedcover Kintakun D'luxe 180 X 200 Sprei Rumbai
Ready Stok Sprei Lady Rose 180 X 200
Ready Stok Bedcover Bonita 180 X 200 Sprei Flat
Ready Stok Sprei My Love Rumbai 180 X 200
Ready Stok Sprei My Love Rumbai 160 X 200
Ready Stok Sprei California Rumbai 180 X 200
Ready Stok Sprei California Rumbai 160 X 200
Ready Stok Sprei California 140 X 200
Ready Stok Sprei Lady Rose 160 X 200
Ready Stok Selimut Lady Rose 160 X 200
Ready Stok Selimut Bonita Premier 160 X 200
Ready Stok Selimut Vallery Quincy 160 X 200
Ready Stok Selimut Rosana Jumbo 210 X 240
Ready Stok Bedcover My Love 180 X 200 Sprei Flat
Ready Stok Sprei Akiko 140 X 200
Ready Stok Sprei Lady Rose Rumbai 180 X 200
Ready Stok Bedcover My Love 160 X 200 Sprei Flat
Ready Stok Bedcover My Love 160 X 200 Sprei Rumbai
Ready Stok Bedcover My Love 180 X 200 Sprei Flat
Ready Stok Bedcover My Love 180 X 200 Sprei Rumbai
MAU IKUT GABUNG GROUP.... SILAHKAN KLIK GAMBAR DI BAWAH INI !!
ikuti juga Info Produk kami di Line / Facebook / Telegram / Instagram / Twitter
KONTAK KAMI UNTUK PENDAFTARAN RESELLER
KAMI HANYA DI MALANG, TIDAK MEMILIKI CABANG DIMANAPUNKECUALI PERWAKILAN AGEN AGEN, RESELLER, DROPSHIP DISETIAP DAERAH.
@ Pengiriman via JNE, JNT, WAHANA, POS INDONESIA, SAKURA, DAKOTA, DOT CARGO, KGP (Kerta Gaya Pusaka). dll.@ Welcome Reseller & Customer
Saiman dari Sidoarjo Bawa Kambing Merah Putih Keliling Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya
SURYAMALANG.COM, SURABAYA - Samian sudah umur 62 tahun namun nekat berangkat dari Tulangan, Sidoarjo menuju Stadion Gelora Bung Tomo (GBT), Surabaya, Jumat (10/11/2023).
Dia cuma bawa uang Rp 70 ribu, lalu kambingnya usia 10 bulan diwarnai merah putih.
Ia ingin menyaksikan Piala Dunia U-17 Timnas Indonesia melawan Ekuador.
Sejak pagi sekira pukul 8.00 WIB, Samian sibuk mendandani seekor kambingnya yang baru usia 10 bulan. Kambing yang dinamai Rocky itu sengaja diwarnai merah putih.
Lepas Dhuhur Samian berangkat ke Stadion GBT dengan sepeda motor Crypton. Cara bapak satu anak ini membawa Rocky layaknya membonceng anak kecil. Ditaruh di depannya lalu tubuh Rocky dicancang menggunakan selendang.
Bapak satu anak ini sejak dari rumah sadar dirinya tak bisa masuk Stadion GBT karena tidak memiliki tiket. Dia pun tak memaksa untuk masuk. Baginya jalan-jalan di sekitaran lokasi pertandingan bersama kambingnya itu sambil mendoakan Timnas Indonesia U-17 mendapat hasil terbaik sudah membuat hatinya bungah.
Sampai di lokasi niat itu benar-benar dilakukan. Samian dan kambingnya keliling sekitaran Stadion GBT. Yang membuat sejumlah orang terkekeh meskipun kambing Rocky tak dipasangi tali, tapi selalu mengikuti kemanapun Saminan berjalan.
Tak ayal, tingkah Samian dan kambingnya hari itu mencuri perhatian. Banyak suporter ketika berjalan masuk menuju Stadion GBT berhenti sejenak mendekati Samian dan kambingnya. Orang-orang tertarik memfoto mereka.
"Saya sampai capek diajak foto orang-orang, tapi gak papa yang penting bisa senang," ucapnya seraya tertawa.
Samian mengaku sebenarnya punya rencana yang lebih sangar. Dia sudah ancang-ancang meletakkan piala di punggung kambingnya. Piala itu sudah dibuat. Namun, sialnya dia salah memperhatikan kalender.
"Saya kira tanggal 10 jatuh pada Hari Sabtu, ternyata Jumat. Karena pialanya belum jadi, akhirnya saya cuma mewarnai merah putih," ujar bapak satu anak ini.
Samian memiliki alasan tersendiri mendandani kambingnya dengan warna merah putih. Itu adalah cara dia menyiasati kekurangannya. Dia tak memiliki uang yang cukup kalau musti membeli jersey ataupun atribut Timnas Indonesia.
Aksi Kejam di Desa Nogosari Kecamatan Rambipuji, Jember, Maling 2 Tabung LPG Akhirnya Tewas
SURYAMALANG.COM, JEMBER - Hanya gara-gara mencuri 2 tabung LPG, pria berinisial HS asal Desa Nogosari Kecamatan Rambipuji, Jember, dihajar hingga meninggal dunia di Rumah Sakit Umum Daerah (RSD) Balung, Jember, Jumat (10/11/2023).
Pria itu menjalani perawatan di rumah sakit tersebut sejak 30 Oktober 2023.
Humas RSD Balung Jember, Rangga A Ekananta, mengemukakan, pasien tersebut dirawat inap selama sepuluh hari. Kondisinya sempat membaik, tetapi dua hari kesehatannya memburuk.
"Kondisinya memburuk, sampai akhirnya meninggal dunia dan baru keluar dari Rumah Sakit Balung pukul 15.30 WIB," ujarnya melalui WhatsApp Voice.
Menurutnya, pasien ini mengalami cidera berat di bagian kepala. Kata dia, itu akibat pukulan warga.
"Meninggal dunianya karena cidera berat di kepalanya," kata Rangga.
Rangga mengungkapkan, jenazah pasien dibawa pulang oleh aparat kepolisian. Karena kabarnya, sempat terjadi penolakan dari warga ketika, maling ini keluar dari rumah sakit.
"Juga koordinasi dengan lintas sektor, termasuk pihak Pemerintah Desa ketika jenazah pasien mau dipulangkan," imbuhnya.
Sementara itu, Kapolsek Rambipuji IPTU Eko Yulianto belum bisa dimintai keterangan soal kasus ini.
Pra malang itu tepergok tetangganya seusai mencuri dua tabung gas LPG pada 30 Oktober 2023 sekira pukul 22.00 WIB.
Saat maling ini diinterogasi oleh warga, kabar pencurian tersebut cepat menyebar di seluruh desa.
Akhirnya, masyarakat pun mendatangi pencuri hingga sebagian dari mereka langsung meluncurkan pukulan bertubi-tubi.























































