This is default featured slide 1 title
Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.
This is default featured slide 2 title
Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.
This is default featured slide 3 title
Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.
This is default featured slide 4 title
Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.
This is default featured slide 5 title
Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.
Jumat, 03 April 2026
STOK PRODUK WONGPASAR GROSIR MALANG 3/04/2026
Gurun Arab Saudi Berubah Hijau Setelah Diguyur Hujan, Warga Ramai Menikmati
Hujan musim semi yang melanda Arab Saudi telah mengubah gurun yang kering menjadi hamparan hijau dan memenuhi lembah pegunungan dengan kabut serta air terjun. Fenomena ini menarik banyak orang untuk menikmati pemandangan langka tersebut, menurut laporan Saudi Press Agency (SPA) pada Senin (30/3/2026), yang mendokumentasikan dampak hujan di berbagai wilayah. Di Al-Baha bagian barat daya, hujan membasahi pegunungan dan hutan yang tertutup kabut, membuat air terjun deras mengalir di tebing-tebing berbatu saat suhu turun di bawah 10 derajat Celcius.
Curah hujan ini berhasil menyuburkan vegetasi dan meningkatkan daya tarik kawasan sebagai destinasi wisata musim panas.
Disambut warga Para pengunjung, termasuk fotografer, memanfaatkan libur Idul Fitri 2026 kemarin untuk mengabadikan pemandangan puncak gunung yang tertutup awan dan hamparan hijau pasca-hujan.
Di wilayah Qassim bagian tengah, hujan membuat gundukan pasir menjadi padat dan membentuk kolam dangkal, menciptakan kondisi ideal untuk aktivitas off-road, berkemah, dan kegiatan alam terbuka lainnya. Dekat Buraidah, kelompok anak muda memadati gurun, berkumpul di sekitar api unggun di udara malam yang lebih sejuk. Di Rafha, bagian utara, hujan telah mengubah padang rumput di sekitar desa bersejarah Zubala menjadi area piknik hijau, menarik keluarga yang ingin menikmati cuaca sejuk dan ruang terbuka.
Sementara itu, di wilayah Hail, hujan sporadis menarik pengunjung ke kawasan gurun dan pegunungan, termasuk Pegunungan Aja dan Salma, di mana kamp musim semi mulai bermunculan. Dikutip dari Arab News, Pusat Meteorologi Nasional Arab Saudi memperingatkan kemungkinan hujan lebih lanjut.
Pihak berwenang mengimbau masyarakat waspada di daerah rawan banjir dan bekerja mengatur lalu lintas serta keselamatan publik. Meski singkat, hujan musim semi ini menjadi pengingat yang menakjubkan akan lanskap yang berubah di Kerajaan Arab Saudi, sekaligus menjadi kesempatan yang menyenangkan bagi masyarakat untuk berkumpul dan menikmati udara yang lebih sejuk.
Usai Buron 10 Hari, Pelaku Penyebab Ledakan Petasan di Kediri Ditangkap
Polres Kediri telah menangkap pria berinisial MN (22), terduga pelaku yang mengakibatkan ledakan petasan saat malam takbir Idul Fitri 2026 di Kecamatan Badas, Kabupaten Kediri, Jawa Timur. Peristiwa ledakan tersebut terjadi di area kebun bambu Dusun Pulorejo, Desa Krecek, pada Jumat (20/3/2026) malam. Akibatnya, tiga korban masing-masing berinisial MZA (20), AD (18), dan AR (26) mengalami luka serius dan harus menjalani perawatan di rumah sakit.
Kasat Reskrim Polres Kediri, Joshua Peter Krisnawan mengatakan, MN, warga Desa Krecek, Kecamatan Badas, diduga sebagai pemilik sekaligus perakit petasan yang digunakan dalam kejadian tersebut.
"Satreskrim Polres Kediri berhasil mengungkap kasus penyalahgunaan bahan peledak yang terjadi pada malam takbir. Dalam kejadian itu terdapat tiga korban luka berat, termasuk satu korban yang masih di bawah umur," jelasnya, Kamis (2/4/2026), dikutip dari TribunJatim.
![]() |
| SERENA - Sprei Bonita t25 180 X 200 |
Pelaku Sempat Kabur, Ditangkap 10 Hari Kemudian Berdasarkan hasil penyelidikan, pelaku diketahui sempat berpindah-pindah tempat untuk menghindari pengejaran petugas.
Tim gabungan dari Unit Reskrim Polsek Pare bersama Resmob Satreskrim Polres Kediri kemudian berhasil melacak keberadaan pelaku hingga akhirnya diamankan di Jombang. "Yang bersangkutan kami amankan di wilayah Jombang. Ada indikasi upaya melarikan diri, namun berhasil kami tangkap sekitar 10 hari setelah kejadian," terang Joshua. Bahan Peledak Dibeli Secara Daring Dari hasil penangkapan, polisi menyita sejumlah barang bukti berupa petasan, selongsong, serta peralatan yang digunakan untuk meracik bahan peledak. Penyelidikan sementara mengungkap, bahan-bahan tersebut diperoleh pelaku melalui pembelian secara online. Baca juga: Dua Ledakan Petasan Hancurkan Rumah di Kediri Selain itu, bahan peledak, baik yang masih mentah maupun yang telah dirakit, disimpan di kebun belakang rumah pelaku. "Dari keterangan pelaku, bahan diperoleh melalui toko online dan disimpan di kebun belakang rumah karena dianggap lebih aman," imbuhnya.
Polisi Dalami Kemungkinan Pelaku Lain Saat ini, pelaku masih menjalani pemeriksaan intensif di Mapolres Kediri. Penyidik terus mendalami motif serta kemungkinan keterlibatan pihak lain dalam kasus tersebut. Polisi memastikan proses penyelidikan akan terus dikembangkan untuk mengungkap secara menyeluruh peristiwa ledakan tersebut.
![]() |
| Greenland - Bedcover Akiko 160 X 200 (sprei flat) |
Kamis, 02 April 2026
STOK PRODUK WONGPASAR GROSIR MALANG 2/04/2026
Ready Stok Bedcover Fata 160 X 200 Tinggi 30 Sprei Flat
MAU IKUT GABUNG GROUP.... SILAHKAN KLIK GAMBAR DI BAWAH INI !!
Whatsapp admin 1 : 08-1945-155-144Whatsapp admin 2 : 0812-9393-9474Whatsapp admin 3 : 0818-0408-1983
SHOPEE
SHOPEE
Shopee : https://shopee.co.id/grosirpspreiShopee : https://shopee.co.id/tokowongpasarShopee : https://shopee.co.id/wongpasargrosir
ikuti juga Info Produk kami di Line / Facebook / Telegram / Instagram / Twitter
ikuti juga Info Produk kami di Line / Facebook / Telegram / Instagram / TwitterFollow WP : https://twitter.com/TokoWongpasarWP Instagram : https://www.instagram.com/wongpasarbesar/
MORE CHAT ► Telegram : https://t.me/tokowongpasar
MORE BLOG ►
KONTAK KAMI UNTUK PENDAFTARAN RESELLER
Cara Menghadapi Anak yang Sedang Rewel Tanpa Membentak
Menghadapi anak yang sedang rewel kerap memancing emosi. Meski secara teori orangtua ingin selalu merespons dengan kepala dingin dan nada bicara yang lembut, realitas pengasuhan harian selalu menguji kesabaran. "Sebagian besar orang tua berteriak. Namun, ketika teriakan itu terus-menerus, tidak ada yang baik-baik saja," kata psikolog klinis Emily Edlynn, PhD, dalam tulisannya di Parents, Rabu (1/4/2026). Orangtua dan anak pasti merasa tidak nyaman setelah lepas kendali. Terlebih lagi, merespons dengan amarah justru berisiko memicu anak bertindak agresif. Siklus negatif ini akan terus berulang jika tidak diputus. Sebagai orang dewasa kita butuh langkah strategis untuk kembali menenangkan diri.
Cara menghadapi anak yang sedang rewel tanpa membentak Mencari sumber masalah Tingkah laku anak sebenarnya hanyalah lapisan permukaan dari dinamika emosional yang sedang mereka alami.
Menurut Edlynn, ini sangat relevan terutama pada anak usia dini, mengingat mereka masih dalam tahap perkembangan untuk mengenali emosi dan mengekspresikan berbagai perasaan dengan cara yang dapat diterima.
Kondisi tersebut menuntut orangtua untuk lebih peka. Jika orangtua mampu mengidentifikasi masalah yang memicu perilaku buruk tersebut dan langsung mengatasinya, hasilnya akan jauh lebih memuaskan. "Hal ini lebih baik daripada terus-menerus memarahi mereka tanpa memberikan solusi, yang berisiko memperburuk keadaan," ucap Edlynn. "Biasakan untuk mengajukan berbagai pertanyaan yang memancing mereka bercerita. Gali informasi lebih dalam dan dengarkan dengan saksama, karena pasti ada alasan di balik kemunculan perilaku tersebut," sambung dia.
Pentingnya evaluasi diri orangtua Sebelum berusaha mengubah sikap anak, hal pertama yang wajib dilakukan adalah mengevaluasi kondisi emosional diri sendiri. Niat untuk merespons dengan lebih sabar memang terdengar mudah, tetapi pada praktiknya membutuhkan kejernihan pikiran yang utuh.
Oleh karena itu, cobalah merenung dan tanyakan pada diri sendiri mengenai tingkat stres yang sedang dihadapi hari ini. Evaluasi seluruh beban pikiran, baik yang berkaitan dengan pengasuhan anak maupun beban kehidupan lain yang diam-diam menguras kesabaran kita. "Berhentilah dan lakukan penilaian pribadi secara menyeluruh. Tuliskan faktor-faktor penyebab stres, keinginan, dan kebutuhan kamu, lalu lihat apa yang dapat kamu delegasikan kepada orang lain," saran Edlynn. Mengenali batas kemampuan adalah langkah krusial agar orangtua tidak kehabisan energi. Temukan cara untuk mundur sejenak dan bernapas.
Mengambil kembali kendali saat krisis Faktanya, ayah atau ibu tidak bisa berharap anak akan tiba-tiba memiliki kesadaran diri untuk memperbaiki sikapnya secara mandiri. Kesejahteraan mental orangtua memegang peranan penting dalam memutus pola komunikasi yang buruk.
Tantangan selanjutnya adalah menemukan cara efektif untuk kembali menguasai keadaan saat emosi mulai memuncak, karena membentak tidak pernah menyelesaikan masalah. Saat kejadian berlangsung, langkah pertama adalah mengidentifikasi pemicu. Sebagai contoh, mungkin kita marah karena takut anak akan melukai dirinya sendiri atau saudaranya. "Berhenti, jeda, dan tarik napas dalam-dalam. Kemudian, ketika kamu siap, gunakan suara yang tenang untuk campur tangan. Ketenanganmu tidak hanya membantu mencegah situasi memburuk, tetapi juga membantumu merasa lebih terkendali," ujar Edlynn.
Ketenangan yang diperlihatkan akan menular, membantu anak-anak merasa lebih aman. Terapkan teknik ini di setiap momen krisis untuk melatih kepercayaan diri orangtua. Fokus pada manajemen stres jangka panjang Dari kacamata yang lebih luas, masalah ini merupakan peringatan agar orangtua proaktif memprioritaskan manajemen stres pribadi.
"Cari tahu apa yang menenangkan dan membuat rileks, seperti mandi air hangat, membaca untuk melepaskan penat, jalan-jalan, dan masukkan ini ke dalam daftar tugas dengan prioritas yang sama seperti mencuci pakaian," papar Edlynn.
Susunlah rencana untuk memberikan waktu istirahat bagi diri sendiri dan lakukanlah secara konsisten. Jika muncul perasaan bersalah, ingatkan diri bahwa merawat kesehatan mental adalah demi kebaikan anak-anak. "Sebagai orang tua, kamu adalah jangkar utama bagi anak-anak. Jika fondasi mental tidak kokoh, mereka pun akan goyah. Semakin kamu merawat diri, semakin mudah bagi kamu untuk meredam badai emosi anak dengan tenang," ujarnya.











.png)





