This is default featured slide 1 title
Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.
This is default featured slide 2 title
Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.
This is default featured slide 3 title
Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.
This is default featured slide 4 title
Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.
This is default featured slide 5 title
Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.
Selasa, 19 September 2023
STOK PRODUK WONGPASAR GROSIR MALANG 19/09/2023
Pria dan Wanita Gasak Tas Berharga yang Tertinggal di Toko Roti Jalan Ahmad Yani No 241, Surabaya
SURYAMALANG.COM, SURABAYA - Sepasang pria dan wanita terekam CCTV saat membawa kabur dompet pengunjung yang tertinggal di dekat meja kasir toko roti Jalan Ahmad Yani No 241, Wonocolo, Surabaya, Minggu (10/9/2023).
Video berdurasi 3 menit 21 detik itu menunjukkan, si wanita berbusana merah muda, bercelana hitam, bersepatu putih dan bermasker putih.
Ia tampak baru berbelanja keliling etalase toko seraya menenteng keranjang warna merah berisi barang belanjaannya. Kemudian berjalan menuju ke meja kasir.
Dan, di belakang si wanita, ada seorang pria yang diduga pasangannya. Pria itu tampak mengenakan jaket warna cokelat, bercelana biru gelap, bersepatu abu-abu, bertopi krem, dan bermasker putih.
Keduanya tampak membayar belanjaan ke meja kasir. Kemudian, si pria tampak menemukan sebuah tas kecil warna hitam teronggok di atas tumpukan dagangan yang dipajang dekat meja kasir.
Si pria yang mengetahui benda tersebut bukan miliknya, lantas menentengnya seraya menunggu si wanita membayar barang belanjaan.
Setelah rampung membayar, si pria lantas memasukkan tas hitam kecil itu, ke dalam salat satu tas barang dagangan.
Korban Nurhaniyah asal Tulungagung mengatakan, tas hitam yang dibawa oleh dua orang tersebut merupakan miliknya yang kebetulan tak sengaja tertinggal usai berbelanja di toko tersebut pada hari yang sama.
Dalam tas hitam tersebut berisi sejumlah benda berharga senilai total sekitar Rp 7,4 juta.
Mulai dari perhiasan, seperti kalung lima gram, gelang dua biji, seberat 2,5 gram dan 1,5 gram, liontin satu gram, dua cincin 2,5 gram
Kemudian, dompet berisi uang tunai sekitar Rp 900 ribu. Kartu belanja minimarket berisi saldo sekitar Rp 500 ribu.
"Sebagian perhiasan lengkap dengan suratnya. Ada juga KTP dan ATM, surat berharga," ujarnya saat dihubungi TribunJatim.com, Senin (18/9/2023).
Nurhaniyah mengaku baru menyadari dompetnya hilang dan disadari tertinggal di toko roti tersebut saat telah keluar dari toko dan hendak membeli minuman di tengah perjalanan menuju rumahnya kawasan Kecamatan Semampir, Surabaya.
Ia meminta bantuan kepada pihak manajemen toko roti untuk memeriksa rekaman CCTV. Dan ternyata memang benar bahwa tas kecil berisi dompet, perhiasan dan surat berharga miliknya tertinggal, di dekat meja kasir.
"Menurut pengakuan pegawai toko mereka gak ngtau kalau ada dompet tertinggal. Pelaku seusia saya 30-an kalau menurut saya, yang mungkin bekisar 40-an gitu. (Sarana kendaraan kedua pelaku) Motor vixion kalau gak salah," jelasnya.
Ia mengaku sudah berupaya membuat laporan kepolisian di markas kepolisian setempat. Namun, dirinya masih harus melengkapi sejumlah berkas yang mengharuskan dirinya ke tempat tinggalnya di Kabupaten Tulungagung.
Nurhaniyah berdomisili di Tulungagung. Pada hari itu, memang sedang pulang ke kampung halaman di Kecamatan Semampir, Kota Surabaya, dan memanfaatkannya untuk berbelanja.
"Saya sudah menunjukkan bukti tapi Polisi bilang pelaku pakai masker nggak bisa dikenali, andai ada bukti yang menunjukkan plat nomernya kemungkinan akan diproses. Makanya terus saya putuskan balik ke Tulungagung tanpa membuat laporan ulang," pungkasnya.
SUMBER : https://suryamalang.tribunnews.com/2023/09/18/pria-dan-wanita-gasak-tas-berharga-yang-tertinggal-di-toko-roti-jalan-ahmad-yani-no-241-surabaya
Berpakaian Minim, Satpol PP Tegur Cewek-cewek Penjaga Warkop di Gresik
SURYAMALANG.COM, GRESIK - Pramusaji berpakaian minim ditegur Satpol PP Gresik. Petugas mendatangi para penjaga warung kopi di sepanjang Jalan Fatimah Binti Maimun, Gresik.
Petugas datang dan memberikan teguran secara langsung saat melakukan patroli di lokasi tersebut pada Senin (18/9/2023).
Selain berpakaian minim, Satpol PP juga mendapat informasi bahwa, mereka juga bertindak kurang sopan.
"Teguran kita lakukan karena wanita yang menjaga warung tersebut berpakaian minim, sebelumnya ada beberapa kiriman foto dari masyarakat yang menunjukkan bahwa di lokasi tersebut dijaga banyak wanita berpakaian minim dan berperilaku kurang sopan," ujar Kabid Tibumtram Satpol PP Gresik, Hidayat, Selasa (19/8/2023).
Hidayat mengatakan pemberian teguran dilakukan sebagai upaya untuk mencegah adanya aktivitas yang meresahkan. Dikhawatirkan menimbulkan situasi yang tidak kondusif di kabupaten Gresik.
"Kami berharap agar penjaga warung bisa menjaga ketertiban, tidak melanggar norma kesusilaan sehingga tidak menimbulkan keresahan masyarakat, mari kita jaga situasi dan kondisi di kabupaten Gresik tetap kondusif," imbuhnya.
Senin, 18 September 2023
STOK PRODUK WONGPASAR GROSIR MALANG 18/09/2023
MAU IKUT GABUNG GROUP.... SILAHKAN KLIK GAMBAR DI BAWAH INI !!
ikuti juga Info Produk kami di Line / Facebook / Telegram / Instagram / Twitter
KONTAK KAMI UNTUK PENDAFTARAN RESELLER
KAMI HANYA DI MALANG, TIDAK MEMILIKI CABANG DIMANAPUNKECUALI PERWAKILAN AGEN AGEN, RESELLER, DROPSHIP DISETIAP DAERAH.
@ Pengiriman via JNE, JNT, WAHANA, POS INDONESIA, SAKURA, DAKOTA, DOT CARGO, KGP (Kerta Gaya Pusaka). dll.@ Welcome Reseller & Customer
Polres Gresik Lakukan Penyidikan Kasus Siswi SD Buta Akibat Matanya Dicolok Tusuk Pentol
SURYAMALANG.COM, GRESIK - Satreskrim Polres Gresik menyita Digital Video Recorder (DVR) CCTV yang ada di sekolah terkait kasus siswi SD buta lantaran matanya dicolok tusuk pentol oleh kakak kelasnya.
DVR tersebut akan mengungkap kasus siswi kelas 2 SD yang mengalami kebutaan usai dicolok tusuk pentol di lingkungan sekolah pada 7 Agustus lalu.
DVR CCTV merupakan alat untuk memonitor dan merekam objek gambar yang nampak oleh CCTV.
"Kami menyita barang bukti DVR CCTV, siang ini kami bawa ke laboratorium," kata Kasatreskrim Polres Gresik, AKP Aldhino Prima Wirdhan, Senin (18/9/2023).
Barang bukti yang yang diamankan DVR CCTV dari rekaman CCTV yang terpasang di lingkungan sekolah. Kemudian baju korban.
Sebanyak tujuh orang telah diperiksa sebagai saksi. Terdiri dari guru, kepala sekolah, dan keluarga korban.
"Rekaman CCTV ada, kami belum bisa memastikan penghapusan rekaman CCTV karena itu nanti DVR dibawa ke Laboratorium hari ini," ungkapnya.
Kasus siswi kelas 2 SD mengalami kebutaan saat ini sudah naik ke tahap penyidikan.
Pihaknya juga membentuk tim khusus. Satreskrim Polres Gresik sudah bentuk tim khusus berjumlah 35 orang.
"Tim khusus berisi 35 orang untuk mempercepat perkara ini karena banyak saksi diperiksa," tambahnya.
Ratusan Orangtua Harus ke Markas Polisi, Anak-anak Mereka Terjaring Razia Balap Liar di Surabaya
SURYAMALANG.COM, SURABAYA - Ratusan orangtua di Surabaya harus memenuhi panggilan ke markas polisi gara-gara anak mereka jerjaring razia balap liar.
Satlantas Polrestabes Surabaya dalam rangkain Operasi Zebra Semeru 2023 menggelar obrakan balap liar di Jalan Ahmad Yani, Gubernur Suryo, dan Adityawarman, Surabaya. Hasilnya, 110 sepeda motor kena angkut polisi.
Ratusan sepeda motor itu sekarang terparkir di halaman Satlantas Polrestabes Surabaya. Rata-rata ratusan sepeda motor itu kondisi protolan. Seperti misalnya berknalpot brong dan modifikasi racing.
Kasatlantas AKBP Arif Fazlurrahman mengatakan, ada hal yang membuat geleng-geleng kepala pada hasil razia tersebut. Sekitar 50 sepeda motor ternyata pemiliknya masih usia remaja. Mereka-mereka itu belum saatnya bisa mengendarai kendaraan bermotor.
"Seluruh kendaraan kami sita dan kami amankan ke Mapolrestabes Surabaya," tegas Arif.
Penindakan tegas ini dilakukan untuk menghindarkan kecelakaan yang menyebabkan fatalitas. Arif memberi syarat agar kendaraan dapat diambil. Sepeda motor harus dikembalikan sesuai standar pabrikan.
"Kami akan hadirkan orang tua dan berkoordinasi dengan pihak sekolah mereka. Setelah sepeda motor diambil kami larang mereka mengendarai sepeda motor sebelum mempunyai SIM," tandas Arif.
Arif berharap dengan treatment tersebut pihak sekolah dan orang tua bisa lebih peduli dan memperhatikan anak-anak muda. Sebagai langkah preventif pihaknya bakal tetap rutin menggelar razia. Dengan begitu, harapannya, tidak ada generasi muda bangsa mengalami kecelakaan di jalan raya.
"Ini sebagai penutupan Operasi Zebra Semeru 2023, namun bukan berarti kegiatan akan berhenti. Kami terus lakukan kegiatan yang sama untuk menjaga Surabaya tetap aman dan kondusif," pungkas Arif.











































