Melihat seseorang tiba-tiba mengalami wajah mencong, bicara pelo, atau kelemahan pada salah satu sisi tubuh tentu dapat membuat orang di sekitarnya panik. Dalam situasi seperti ini, waktu menjadi hal yang sangat penting. Stroke merupakan kondisi yang membutuhkan penanganan medis segera karena gangguan pada aliran darah di otak dapat menyebabkan kerusakan fungsi otak. Lalu, apa yang sebaiknya dilakukan ketika melihat seseorang mengalami tanda-tanda stroke?
Dokter Spesialis Bedah Saraf dari RS Fatmawati, dr. Mohamad Tiya Romli, Sp.B.S, mengatakan bahwa langkah utama yang perlu dilakukan adalah segera membawa pasien ke rumah sakit. Apa yang harus dilakukan saat melihat orang terkena stroke? Segera bawa pasien ke rumah sakit Menurut dr. Tiya, seseorang yang mengalami gejala stroke sebaiknya tidak menunggu hingga kondisinya memburuk. Pasien perlu segera dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan pemeriksaan dan penanganan yang sesuai.
"Jadi intinya segera dibawa ke rumah sakit dengan ambulans ataupun dengan kendaraan," kata dr. Tiya dikutip dari program Sehat Negeriku Kementerian Kesehatan, Selasa (1/9/2026). Jika memungkinkan, pasien dapat dibawa menggunakan ambulans. Namun, kendaraan lain juga dapat digunakan untuk segera membawa pasien mendapatkan pertolongan medis. Selama perjalanan, posisi pasien juga perlu diperhatikan. Dokter Tiya menyarankan agar pasien berada dalam posisi yang memungkinkan tubuhnya tetap nyaman dan jalan napasnya tidak terganggu.
Pastikan jalan napas pasien tetap terbuka Hal penting lain yang perlu diperhatikan saat membawa pasien adalah memastikan jalan napasnya tetap bebas. Jangan sampai posisi leher pasien justru membuatnya kesulitan bernapas. "Yang perlu dijaga yaitu jalan napasnya," ujar dr. Tiya.
Apabila pasien mengalami muntah, muntahan perlu segera dibersihkan agar tidak mengganggu jalan napas. Langkah tersebut penting untuk membantu menjaga pasien tetap dapat bernapas dengan baik selama perjalanan menuju rumah sakit. Jangan menunda karena gejala terlihat ringan Terkadang, gejala stroke dapat terlihat ringan atau bahkan menghilang setelah beberapa waktu.
Namun, kondisi tersebut bukan berarti bisa diabaikan. Dokter Tiya menjelaskan bahwa ada kondisi yang disebut transient ischemic attack atau TIA, ketika seseorang mengalami gejala yang menyerupai stroke dalam waktu singkat, kemudian gejalanya menghilang. Misalnya, seseorang sempat mengalami kelemahan pada salah satu sisi tubuh, tetapi beberapa saat kemudian kembali dapat bergerak seperti biasa.
Meski demikian, orang tersebut tetap perlu mendapatkan pemeriksaan medis. Gejala yang muncul sementara dapat menjadi tanda adanya gangguan pada pembuluh darah dan perlu dievaluasi untuk mengetahui risiko stroke. Pilih rumah sakit dengan fasilitas yang memadai Selain membawa pasien secepat mungkin, dr. Tiya menyarankan keluarga mempertimbangkan fasilitas yang tersedia di rumah sakit tujuan.
Setidaknya, rumah sakit yang dituju memiliki fasilitas pemeriksaan seperti CT scan kepala untuk membantu dokter mengetahui kondisi yang dialami pasien. Pemeriksaan tersebut penting untuk membantu membedakan jenis stroke, termasuk stroke akibat sumbatan pembuluh darah dan stroke akibat perdarahan. "Kalau bisa tentunya di IGD yang ada pemeriksaan setidaknya CT scan kepala," kata dr. Tiya. Menurut dia, membawa pasien ke rumah sakit yang fasilitasnya tidak memadai dapat membuat proses penanganan menjadi lebih lama apabila pasien akhirnya harus dirujuk ke rumah sakit lain.
Mengapa pasien stroke harus ditangani dengan cepat? Dalam penanganan stroke dikenal istilah time is brain. Artinya, waktu memiliki peran penting dalam menentukan penanganan pasien. Semakin lama gangguan aliran darah atau perdarahan di otak tidak ditangani, semakin besar pula risiko terjadinya kerusakan pada fungsi otak. Dokter Tiya menjelaskan bahwa terdapat periode emas sekitar 4,5 jam untuk penanganan tertentu pada pasien stroke.
Karena itu, ketika seseorang menunjukkan tanda-tanda seperti wajah mencong, kelemahan pada salah satu sisi tubuh, bicara pelo, gangguan penglihatan, atau sakit kepala hebat yang muncul secara mendadak, jangan menunggu kondisi tersebut membaik sendiri. Segera cari pertolongan medis dan bawa pasien ke rumah sakit. Mengenali gejala stroke dan bertindak cepat dapat menjadi langkah penting agar pasien memperoleh penanganan sedini mungkin.
| BEDCOVER AKIKO 180 FLAT SALVATOR |
| KARMUT CALIFORNIA 150 ADELIO Baca Juga : |
Tidak ada komentar:
Posting Komentar