Gempa Jepang Tewaskan 1 Orang, Puluhan Lain Terjebak di Pusat Perbelanjaan

 


Satu orang tewas ketika sebuah rumah roboh akibat gempa di wilayah barat daya Jepang pada hari Selasa (28/7/2026). Pusat gempa berkekuatan M 7,1 ini berada sekitar 20 kilometer di selatan Kumamoto, kota terbesar di pulau Kyushu tengah dengan populasi sekitar 700.000 jiwa. Dikutip dari Kyodo News, sekitar 20-30 orang, termasuk pekerja kemungkinan terjebak di dalam gedung pusat perbelanjaan usai adanya ledakan di Prefektur Kumamoto sesaat setelah gempa. Pasukan Bela Diri Jepang melancarkan operasi penyelamatan di Aeon Mall Kumamoto, dengan 3.600 personel terlibat dalam upaya bantuan di seluruh wilayah yang terkena bencana.

Mal alami kerusakan Menurut dinas kebakaran setempat, setidaknya empat orang dibawa ke rumah sakit dari kompleks tersebut. Pihak operator Aeon Mall Co menjelaskan, ledakan itu terjadi setelah sekitar 200 karyawan dan pelanggan dievakuasi dari pusat perbelanjaan setelah gempa. Langit-langit dan dinding di Aeon Mall Kumamoto runtuh, memperlihatkan kerangka baja bangunan, sementara puing-puing berserakan di sekitar kompleks. Seorang pria berusia 44 tahun yang mengelola salon rambut di dekat lokasi mengaku mendengar suara keras yang terdengar seperti kendaraan besar bertabrakan dengan sesuatu. "Saya melihat kepulan asap putih tepat setelah (ledakan)," katanya.

Bangunan terbakar Beberapa bangunan dilaporkan terbakar atau sebagian runtuh, menurut rekaman dari NHK. Sementara, retakan besar muncul di jalan-jalan utama, termasuk jalan layang. Layanan kereta api dihentikan dan penerbangan dibatalkan. TSMC, produsen chip kontrak terbesar di dunia, mengevakuasi para pekerja dari pabriknya di daerah tersebut sebagai tindakan pencegahan, dikutip dari Reuters. Staf Sony dan Fujifilm juga dievakuasi dari pabrik mereka di daerah tersebut. 

Setidaknya 50 orang dilarikan ke RS

Laporan tersebut juga menyebutkan 12 rumah runtuh, dengan empat kasus di mana orang-orang terjebak di dalamnya.  "Kami masih menilai seberapa besar cedera dan kerusakan properti, tetapi saya telah diberitahu bahwa sudah ada beberapa korban luka," kata Perdana Menteri Jepang, Sanae Takaichi, dikutip dari Channel News Asia. "Pemadaman listrik dan kebakaran terjadi di beberapa daerah, jalan serta jembatan telah rusak dan bangunan runtuh," sambungnya. Tidak ada anomali langsung yang tercatat di pembangkit listrik tenaga nuklir.

45.000 rumah alami pemadaman listrik Sementara, perusahaan listrik setempat, Kyushu Electric Power menuturkan, sekitar 45.000 rumah tangga dan fasilitas di wilayah Kumamoto mengalami pemadaman.

Perusahaan tersebut menambahkan, tiga reaktor nuklir yang beroperasi pada saat itu di wilayah tersebut terus melanjutkan operasi normal mereka. Sekitar setengah jam setelah gempa, seorang staf NHK setempat yang mengenakan helm melaporkan secara langsung di siaran bahwa guncangan masih berlanjut. Ruang redaksi berguncang begitu hebat sehingga sulit untuk tetap berdiri.

"Getaran masih terasa saat saya berbicara. Termasuk saya sendiri, mungkin ada beberapa orang yang merasakan jantung mereka berdebar kencang," katanya. "Saat gempa terjadi, guncangannya begitu kuat sehingga saya tidak bisa berdiri. Harap waspada terhadap kemungkinan guncangan akan berlanjut setelah ini," tambahnya.


SPREI FATA 120 T25 FALLON

SUMBERhttps://www.kompas.com/global/read/2026/07/28/210316570/gempa-jepang-tewaskan-1-orang-puluhan-lain-terjebak-di-pusat-perbelanjaan?page=2

BEDCOVER FATA 120 T25 CALENDRA

Gempa Jepang Tewaskan 1 Orang, Puluhan Lain Terjebak di Pusat Perbelanjaan Gempa Jepang Tewaskan 1 Orang, Puluhan Lain Terjebak di Pusat Perbelanjaan  Reviewed by wongpasar grosir on 08.52 Rating: 5

Tidak ada komentar:

Diberdayakan oleh Blogger.