Edisi Digital Terkini | Berita Aktual & Terpercaya

Recent Posts

KUCING BRITISH SHORTHAIR





British Shorthair

British Shorthair dikenal sebagai inspirasi bagi Kucing Cheshire dalam kisah “Alice in Wonderland” karya Lewis Carroll.

Tentang British Shorthair

British Shorthair adalah kucing yang pintar, penuh kasih sayang, dan tanpa sisi temperamental. Kucing ini toleran terhadap anak-anak dan anjing, yang menjadikannya kucing keluarga yang istimewa.

Meskipun senang berada di dekat pemiliknya, kucing ini lebih suka berjalan sendiri dan tidak merasa nyaman saat digendong. Kucing ini merasa cukup nyaman sendirian, dan dapat menghibur diri jika ditinggalkan sendiri di rumah.

Sumber: fakta dan karakteristik utama yang bersumber dari World Cat Congress (WCC)

Khusus ras

  • Negara : Inggris Raya
  • Rambut : Lapisan rambut pendek
  • Kategori ukuran : Sedang
  • Harapan hidup rata-rata : 14–20 tahun
  • Setia / Penuh kasih sayang / Diam / Pintar


Fakta penting
Membutuhkan perawatan sedang
Cocok untuk hidup di dalam & luar ruangan
Perawatan minimum

Asal ras

British Shorthair diyakini sebagai keturunan kucing Romawi yang dibawa ke Kepulauan Inggris oleh orang Romawi. Kucing ini mungkin telah kawin silang dengan kucing asli di pulau itu dan terus menjadi hewan peliharaan rumahan yang berguna karena kemampuan mereka menangkap tikus.

Selama abad ke-19 di Inggris, minat pada kucing keturunan berkembang dan peternak berusaha agar kucing domestik mereka diakui dengan keistimewaannya sendiri. Kucing-kucing ini pertama kali diperlihatkan di Crystal Palace, London, pada tahun 1871. Pada saat itu, mereka juga dikawinkan dengan Persia.

#kucing #kucinglucu #cat #cats #kucingpersia #catlovers #catsofinstagram #kucingindonesia #catlover #pecintakucing #kucingku #kitten #of #catstagram #kucinganggora #kucinglovers #kucingimut #kucingcomel #kucingjakarta #petshop #kucingkampung #anjing #kucingbandung #pet #kucingmanja #kucingkesayangan #instacat #kucingcantik #instagram


KUCING SIAMESE


kucing siamese

Sejarah

Kucing berbulu terang dengan topeng muka, telinga, cakar, dan ekor berwarna hitam ini telah dikenal di Thailand (sebelumya Siam) selama berabad-abad. Manuskrip kuno sudah menggambarkan kucing ini, tetapi mereka baru muncul di dunia Barat pada akhir abad ke-19 ketika mereka dipamerkan di ajang Crystal Palace Cat Show di London. Tidak semua orang menyukai penampilan yang tidak biasa ini, tetapi mereka dengan cepat menjadi hewan peliharaan yang modis.

Mereka juga menjadi populer di Amerika Serikat. Presiden AS kala itu, Rutherford B. Hayes (1877-1881), dan istrinya Lucy,mendapatkan seekor kucing Siam yang dikirim kepada mereka oleh David B. Sickels, seorang diplomat AS yang ditempatkan di konsulat di Thailand,pada tahun 1878. Sepucuk surat kiriman Sickels yang merinci pemberian tersebut kini disimpan di Rutherford B. Hayes Presidential Center di Fremont, Ohio.

Pada awalnya, hanya yang memiliki motif seal point (hitam kecokelatan gelap) yang dipamerkan, tetapi warna biru, cokelat, dan lilac-point juga segera berkembang dan diterima luas di arena pameran.

Saat ini, kucing ini memiliki banyak warna dan pola yang berbeda, termasuk pola tabby dan smoke. Kucing Siam sendiri adalah trah alami, yang artinya pola pointed aslinya adalah hasil dari mutasi genetik. Ras ini telah berkontribusi besar pada penciptaan banyak trah lainnya, termasuk ras kucing Bali, oriental, Himalaya Persia, Tonkinese,serta Havana Brown.

Kepribadian, Karakteristik Kucing Siam

Salah satu hal penting yang perlu diketahui dari kucing Siam adalah betapa vokalnya mereka. mereka akan memberi tahu Anda apa yang mereka pikirkan dengan suara keras dan parau. Mereka juga mengharapkan Anda memperhatikan dan menimpali ocehan mereka.

Kucing Siam sangat menyukai empunya. Mereka suka “membantu” dan senantiasa akan mengekor di belakang Anda dan mengawasi setiap gerakan Anda. Ketika Anda duduk, langsung akan melompat ke pangkuan Anda, lalu pada malam hari mereka akan meringkuk di ranjang bersama Anda

Jangan memelihara kucing ini jika Anda enggan hidup dengan kucing yang berisik. Sebaliknya, jika Anda menyukai hewan peliharaan yang bisa diajak omong di sepanjang hari, Siam bisa menjadi sahabat terbaik Anda. Pastikan Anda memiliki cukup waktu untuk diluangkan bersama kucing yang supel ini. Kucing Siam tidak suka ditinggal sendirian untuk waktu yang lama. Jika Anda bekerja di siang hari, sebaiknya peliharalah dua ekor kucing Siam agar mereka bisa saling menemani.





Perawatan

Bulu kucing Siam yang pendek mudah dirawat dengan cara disisir mingguan untuk menghilangkan rambut mati dan menyebarkan minyak kulit. Sikatlah giginya untuk mencegah penyakit periodontal. Merawat gigi harian adalah yang terbaik, tetapi setidaknya menyikat gigi seminggu sekali lebih baik daripada tidak sama sekali.

Sebaiknya pelihara sebagai kucing indoor saja untuk melindunginya dari penyakit yang ditularkan kucing lain, serangan anjing, dan bahaya lain seperti ditabrak kendaraan. Kucing Siam yang sering keluar rumah juga beresiko dicuri oleh orang yang tidak bertanggungjawab.

Warna bulu dan grooming
Penampilan kucing Siam tergantung pada standar ras masing-masing organisasi. Kebanyakan asosiasi kucing mensyaratkan agar memiliki tubuh langsing tetapi berotot dengan garis panjang. Kepalanya berbentuk baji panjang dan runcing dari titik sempit hidung sampai ke ujung telinga, membentuk segitiga. Telinganya besar lebar di pangkal, meruncing ke ujung, sehingga membentuk segitiga yang sama dengan kepala.

Mata berbentuk almond, berukuran sedang, dan selalu berwarna biru tua. Tubuhnya sering digambarkan berbentuk tubular dan ditopang kaki-kaki yang panjang dan ramping, di mana kaki belakangnya sedikit lebih tinggi dari kaki depan. Kucing ini memiliki cakar yang kecil, mungil, lonjong, dan suka mengibaskan ekornya yang panjang dan tipis, yang mengecil ke ujung.





KUCING SPHYNX

KUCING SPHINX


Sphynx adalah satu-satunya jenis kucing yang dikenal tidak berbulu di Australia. Kucing-kucing botak telah dikenal di Mexico,Perancis dan Kanada. Dulu, Sphynx dikembangbiakan dari seekor kucing yang tidak berbulu yang muncul dari mutasi di Ontario, Kanada, pada 1966. Kenyataannya, kucing ini memiliki bulu, tapi sangat pendek, hampir seperti kulit. Bulu yang ada di wajahnya digambarkan mirip dengan beludru dan terasa seperti lumut. Mereka adalah kucing bertubuh ramping dengan telinga berbentuk segitiga, dengan kulit keningnya yang berkerut dan dadanya yang kuat. Ekornya yang panjang dan kecil juga runcing, dan tidak semua jenis kucing ini memiliki kumis. Sphynx adalah hewan yang penuh kasih sayang dan berkembang di dalam rumah yang dipenuhi oleh orang-orang dan hewan lainnya. Mereka juga satu-satunya kucing yang memiliki kelenjar keringat, sehingga kamu tidak perlu menjaga mereka agar tetap sejuk. Dan karena adanya kelenjar keringat ini, kulit mereka akan mengelupas yang mengakibatkan penghitaman pada kulit, jadi kamu harus memandikannya secara rutin untuk menjaga bulunya agar tetap sehat. Tubuh kucing ini sebenarnya berukuran sedang, tapi sangat berat untuk ukurannya. Bentuk kepalanya sama seperti baji dengan tulang pipi yang menonjol dan kumis yang memberikan kesan wajah yang kotak. Tubuhnya yang hangat dan lembut untuk disentuh. Mereka memiliki watak yang baik, lincah, pandai dan mudah untuk ditangani. Kucing Sphynx juga dapat dilatih, tapi mereka senang dibuat sibuk dan dengan berada di dalam rumah yang baik, dia akan merasa berada di tempat yang benar.





Kucing Sphynx termasuk jenis ras yang sehat, lincah dan kuat. Rata-rata usia harapan hidup kucing Sphynx antara 8 hingga 14 tahun. Meskipun demikian, ada beberapa masalah kesehatan yang muncul karena ketiadaan bulu tebal yang menutupi tubuhnya. 

Masalah kesehatan juga sering muncul pada anak kucing Sphynx yang baru lahir. Mereka dapat terserang infeksi saluran pernapasan karena kedinginan, dan juga memiliki sistem pencernaan yang sangat sensitif. Oleh sebab itu, kucing Sphynx wajib diberi imunisasi ketika masih kecil untuk menghindari berbagai penyakit yang parah. 

KUCING KAMPUNG HENSEM

kucing kampung hensem

Pertama mengenai jenis kucing domestik (sering disingkat dome) atau kucing kampung.
Saya pernah membaca salah satu artikel, diartikel tersebut dikatakan sebenarnya kucing yang biasa kita lihat dijalan aslinya bukan asli Indonesia.

Jenis atau ciri-ciri kucing dome yaitu: memiliki bentuk wajah yang lonjong. Pundak leher yang kecil (beda hal iya dengan yang obesitas atau gemuk. Karena obesitas tentunya juga membesar). Memiliki bulu short hair absolute.

Pertama mengenai jenis kucing domestik (sering disingkat dome) atau kucing kampung.
Saya pernah membaca salah satu artikel, diartikel tersebut dikatakan sebenarnya kucing yang biasa kita lihat dijalan aslinya bukan asli Indonesia.

Jenis atau ciri-ciri kucing dome yaitu: memiliki bentuk wajah yang lonjong. Pundak leher yang kecil (beda hal iya dengan yang obesitas atau gemuk. Karena obesitas tentunya juga membesar). Memiliki bulu short hair absolute.

Pertama mengenai jenis kucing domestik (sering disingkat dome) atau kucing kampung.
Saya pernah membaca salah satu artikel, diartikel tersebut dikatakan sebenarnya kucing yang biasa kita lihat dijalan aslinya bukan asli Indonesia.

Jenis atau ciri-ciri kucing dome yaitu: memiliki bentuk wajah yang lonjong. Pundak leher yang kecil (beda hal iya dengan yang obesitas atau gemuk. Karena obesitas tentunya juga membesar). Memiliki bulu short hair absolute.

KUCING RAGDOLL

kucing ragdoll

 Ragdoll adalah kucing berbadan besar, dada yang lebar, dan panggul yang besar, dengan berat badan jantan sekitar 12-20 pon (5.4-9 kg) dan betina 10-15 pon (5.4-6.8 kg). Bulu Ragdoll panjangnya sedang, dengan tekstur seperti bulu pada kelinci.  

sejarah

Sejarah Ragdoll dimulai di California pada tahun 1963. Ann Baker, seorang pembiak kucing persia mempunyai kebiasaan meminjam kucing jantan hitam (bernama blackie) dari tetangganya (Mrs. Pennels). Blackie mempunyai fisik seperti kucing persia hitam yang dihasilkan dari induk berwarna putih yang bernama Josephine. Josephine adalah kucing dengan fisik seperti angora yang mempunyai panjang bulu medium.

Pada suatu ketika josephine tertabrak mobil dan terbaring di jalanan selama beberapa hari. Setalah ditemukan ia di bawa ke rumah sakit hewan dari perguruan tinggi setempat untuk diobati. Josephine kembali sehat tetapi kehilangan sebelah matanya. Setelah kembali ke rumah Mrs. Pennel Josephine kembali bunting dan menghasilkan anak, tetapi sifatnya berubah, menjadi lebih tenang dan lebih tahan sakit. Hal ini membuat Ann baker semakin tertarik pada Josephine.

Josephine juga mempunyai anak jantan lain dari ayah yang berbeda yang diberi nama Daddy Warbucks. Ann Baker juga sering meminjam kucing ini. Dari perkawinan silang ketiga kucing inilah (Blackie, Josephine & Daddy Warbucks) Ann Baker memperoleh Ras Ragdoll.





Ciri Fisik & Sifat


Ada enam macam warna yang terdapat pada Ragdoll tetapi hanya empat warna yang diakui oleh kebanyakan asoasiasi penggemar kucing yaitu : seal , blue, chocolate dan, lilac sedangkan warna red dan cream tidak diakui oleh beberapa asosiasi. Semua warna tersebut membentuk 4 pola warna yang digolongkan menjadi : bi-color, van *, mitted dan point (solid, lynx, tortie). (* oleh beberapa asosiasi tidak diakui)

 Badan kucing yang besar didukung oleh badan berat, dada lebar serta bagian panggul yang besar. Seperti kucing berbadan besar lainnya, ragdoll dewasa pada umur tiga tahun. Betina biasanya lebih kecil dari jantan dengan berat rata-rata 5-7,5 kg, sedangkan jantan bisa mencapai berat 6-10 Kg atau lebih.

Ragdoll termasuk kucing berbadan besar dan jinak, mempunyai bulu medium-panjang dengan tekstur seperti bulu kelinci. Ragdoll akrab dengan manusia dan mudah beradaptasi. Dibandingkan Persia, ragdoll tidak memerlukan penyisiran bulu setiap hari.

Seperti ras Himalaya & Siam, Ragdoll adalah kucing dengan gen warna “point". Pada saat lahir anak Ragdoll lahir berwarna putih, lalu perlahan-lahan warna-warna lain mulai muncul. Semakin dewasa kucing, warnanya akan semakin pekat. (drh. Neno WS)

KUCING MUNCHKIN


KUCING MUNCHKIN

Kucing munchkin adalah salah satu ras kucing berkaki pendek yang terbentuk karena mutasi genetik alami. Ras ini baru mulai dikembangbiakkan sekitar tahun 1980-an di Amerika Serikat, negara asalnya.[1] Karena kakinya yang pendek, munchkin menjadi salah satu ras kucing terkecil di dunia.[2]

Munchkin ada yang berbulu panjang dan pendek. Karena keunikan ras kucing ini, munchkin sering dipersilangkan denga ras lain. Munchkin adalah nenek moyang dari beberapa ras kucing berkaki pendek baru, yaitu nenek moyang ras skookum (persilangan dengan ras laperm), ras minskin dan bambino (persilangan dengan ras sfinks), ras lambkin (persilangan dengan ras rex selkirk), ras genetta (persilangan dengan ras bengal), dan ras napoleon (persilangan dengan ras persia, himalaya, dan eksotis)

Sejarah

Pada tahun 1944, ada seorang dokter hewan yang bernama H.E. Williams, yang telah mendeskripsikan empat generasi ras kucing dengan ciri khas kaki pendek yang hidup liar di Inggris. Semua kucing tersebut hidup dengan kondisi sehat dan gerakannya seperti seekor musang. Namun, kucing-kucing kaki pendek ini hilang pada saat Perang Dunia II.[1]

Selanjutnya pada tahun 1953, seorang berkebangsaan Jerman bernama Max Von Egon Thiel telah memberitahu bahwa, Max melihat seekor kucing dengan kaki pendek di kota Stalingrad (sekarang Volgograd), Rusia. Kemudian, kucing ini selama 30 tahun tidak terdengar kabarnya lagi.[1]

Baru pada tahun 1983, seorang guru musik dari Louisiana, Amerika Serikat bernama Sandra Hochenedel, menemukan dua ekor kucing betina yang unik dengan kaki pendek pada saat kedua kucing tersebut sedang terjebak di bawah truk, karena sedang dikejar oleh anjing. Kedua kucing tersebut ternyata sedang hamil. Seekor kucing berwarna abu-abu, dan satunya berwarna hitam. Setelah Sandra menyelamatkan kedua kucing tersebut, kucing-kucing itu diberi nama Blueberry dan Blackberry. Beberapa anak Blackberry memiliki kaki pendek seperti ibunya. Kemudian, salah satu anak dari Blackberry dikirimkan ke seorang temannya bernama Kay LaFrance, yang akhirnya kucing tersebut diberinya nama Toulouse. Kay kemudian mengembangbiakkan Toulouse dan menghasilkan banyak kucing berkaki pendek.[1] Toulouse dibiarkan berkeliaran bebas di luar rumah dan tidak dikebiri oleh Kay. Pada saat itulah, populasi kucing jalanan berkaki pendek sudah banyak. Toulouse dan Blackberry sering disebut-sebut sebagai pendahulu dari lahirnya ras munchkin ini.[3] Kemudian ras ini diberi nama munchkin, yang namanya diambil dari sebuah karakter bernama "Munchkins", yang merupakan karakter orang kerdil pada film The Wizard of Oz, ketika film ini populer.

Kaki pendek

Kaki pendek ras munchkin disebabkan oleh mutasi genetik alami. Biasanya, kucing berkaki pendek akan mengalami gangguan pada tulang punggung, tetapi munchkin tidak, sehingga mutasi genetiknya termasuk berhasil. Menurut seorang ahli genetik dari TICA, Dr. Solveig Pflueger, menyatakan bahwa, kaki pendek pada ras munchkin disebabkan oleh mutasi gen autosom dominant. Karena pada saat penelitian selama 7 tahun, pada ras ini tidak pernah ditemukan gangguan tulang pada anak kucing munchkin yang dapat menyebabkan cacat atau kematian.[2]

Tempramen dan kesehatan

Munchkin adalah ras kucing yang sangat suka bermain dan mudah beradaptasi. Munchkin sangat sering sekali duduk dengan posisi seperti kelinci sedang duduk.[2] Munchkin jantan beratnya dapat mencapai sekitar 3–4 kg dan lebih besar dari betinanya. Kaki bagian belakang akan terlihat lebih panjang daripada kaki bagian depan, sehingga munchkin dapat terlihat seperti membungkuk. Namun, jika terlalu membungkuk, munchkin dapat didiskualifikasi dalam sebuah kontes kucing.[3]

Pada awalnya, banyak yang mengira kalau munchkin akan memiliki masalah pada tulang belakang, seperti yang sering terdapat pada anjing berkaki pendek. Namun, ternyata hal itu tidak terbukti pada munchkin. Karena pada tahun 1995, beberapa peternak kucing munchkin melakukan röntgen dan tidak menemukan masalah pada sendi dan tulang pada ras ini. Tetapi, munchkin juga dapat terkena lordosis, yaitu tulang belakang yang melengkung berlebihan, dan pektus ekskavatum, yaitu dada yang berlubang.

KUCING SCOTTISH FOLD


KUCING SCOTTISH FOLD

Kucing telinga lipat skotlandia (bahasa Inggris: Scottish Fold cat; dahulu bernama flops) adalah salah satu ras kucing alami yang berasal dari Skotlandia. Ciri khas dan keunikannya adalah terdapat pada telingnya yang melipat, sehingga ras ini disebut dengan kucing berwajah burung hantu atau kucing coupari. Namun, beberapa kucing telinga lipat skotlandia ada yang lahir dengan telinga yang tidak terlipat, yaitu telinga yang tegak dan meruncing seperti kucing biasanya.

Sejarah

Kucing telinga lipat skotlandia pertama kali adalah bernama Susie, yang merupakan kucing berbulu putih dan juga memiliki penampilan dengan telinga yang melipat. Pada tahun 1961, Susie ditemukan di area pertanian di Perthshire, Skotlandia oleh seorang petani. Ketika itu Susie sedang hamil, dan kemudian ia melahirkan anak-anak kucing yang memiliki bentuk telinga yang sama dengan Susie. Kemudian, salah satu anaknya Susie diadopsi oleh William Ross dan istrinya yang bernama Mary, yang merupakan tetangga petani tersebut yang juga merupakan seorang pencinta kucing.

Awalnya ras ini diberi nama "flops" yang merupakan singkatan dari "floppy ears", dan berubah nama pada tahun 1966 dengan nama "scottish fold". Pada tahun 1966 juga di Inggris, Ross mendaftarkan ras kucing ini kepada Governing Council of the Cat Fancy (GCCF), dan memulai untuk mengembangkan ras telinga lipat skotlandia dengan bantuan seorang ahli genetik bernama Pat Turner. Pada tahun 1969, program pengembangan tersebut telah melahirkan 76 ekor anak kucing telinga lipat skotlandia, dengan 42 ekor bertelinga melipat dan 34 ekor bertelinga meruncing, sehingga dapat disimpulkan bahwa gen telinga melipat lebih dominan.[3]

Dalam program pembiakan tersebut, Susie hanya melahirkan seekor anak kucing bertelinga melipat dengan nama Snooks yang segera dikebiri setelah dilahirkan. Setelah Snooks berusia 3 bulan, Susie mati tertabrak mobil. Akhirnya, Susie telah ditetapkan sebagai nenek moyang dari ras telinga lipat skotlandia.[3]

Pada tahun 1971, GCCF kemudian menghapus ras telinga lipat skotlandia dari daftarnya dengan alasan gen yang belum stabil. Selanjutnya, kucing telinga lipat skotlandia diekspor ke Amerika Serikat dan program pengembangannya berlanjutk di sana. Di Amerika Serikat, kucing ini dipersilangkan lagi dengan ras bulu pendek britania raya dan ras bulu pendek amerika. Dan akhirnya ras ini sudah memiliki gen yang stabil.[3]

Karakteristik

Kucing telinga lipat skotlandia adalah kucing berbadan sedang, dengan berat badan jantan sekitar 4–6 kg dan betina sekitar 2.7–4 kg. Kucing telinga lipat skotlandia memiliki kepala yang bulat, mata yang besar dan bulat, hidung yang pesek, serta leher dan kakinya pendek. Ras ini juga terdapat 2 versi, yaitu bulu panjang dan bulu pendek.[1]

Temperamen

Kucing telinga lipat skotlandia adalah kucing yang baik, ramah, tenang, dan senang. Kucing telinga lipat skotlandia juga merupakan kucing yang bersahabat, senang bermain, cukup cerdas, memiliki suara yang lembut, dan mudah beradaptasi. Keunikan lainnya dari Kucing telinga lipat skotlandia adalah kucing ini tidak dapat mendengkur, dapat tidur terlentang, serta senang duduk dengan dua kaki belakang yang lurus dan dua kaki depan yang berada di perut.[1]

Kesehatan

Kucing telinga lipat skotlandia adalah kucing yang rentan terhadap penyakit, seperti penyakit penyakit ginjal polikistik (pertumbuhan kista pada ginjal) dan kardiomiopati (kelainan jantung). Harapan hidup kucing ini dapat mencapai sekitar 15 tahun.[1]

Referensi

^ a b c d Mengenal Kucing Scottish Fold, kucing dengan daun telinga mengatup (23 Desember 2012). Diakses 14 Mei 2014.
^ Kucing Scottish Fold. Diakses 14 Mei 2014.

KUCING RUSSIAN BLUE


kucing russian blue

Kucing russian blue adalah salah satu ras kucing yang memiliki bulu berwarna abu – abu kebiruan
Kucing ini sangat cerdas dan lucu, tetapi cenderung pemalu di sekitar orang asing. Namun kucing ini juga dapat beradaptasi dengan baik.

Jika sudah akrab dengan manusia maka kucing ini akan setia selamanya kepada sang pemilik.

Russian blue ini sangat sering dicari banyak orang karena memiliki kepribadian dan warna bulu yang indah nan menawan.

Untuk lebih jelasnya mengenai kucing russian blue ini dapat kamu simak artikel dibawah ini secara seksama

sejarah

Russian blue atau sering disebut juga sebagai kucing arkhangelsk biru. Disebut demikian karena asal kucing ini adalah dari pelabuhan Arkhangelsk di Rusia.Russian ini merupakan ras kucing alami yang diadopsi ke Inggris dan Eropa Utara pada tahun 1860-an.Kucing ini dikembangkan terutama di Rusia dan negara – negara Skandinavia sampai setelah Perang Dunia II.

Bahkan di Amerika banyak peternak kucing yang menciptakan russian blue modern.

Dengan cara menggabungkan jalur keturunan dari russian blue Skandinavia dan russian blue Inggris.
Kucing ini juga digunakan untuk menciptakan ras kucing lain, seperti kucing Havana Brown atau mengubah ras kucing yang telah ada, seperti kucing nebelung.Kucing ini merupakan kucing berbulu pendek berwarna abu – abu kebiruan yang biasanya bermata hijau.

Selain itu, kucing ini juga ada yang berwarna putih solid atau dapat disebut dengan ras kucing putih rusia

Kucing putih rusia diciptakan oleh peternak kucing Australia bernama Mavis Jones melalui penyilangan russian blue dengan kucing putih domestik.

Pada tahun 1875, kucing russian blue ini mengikuti kontes untuk pertama kalinya di luar Rusia tepatnya di Crystal Palace di Inggris, dengan nama kucing arkhangelsk.

ciri-ciri kucing russian blue

Kucing biru rusia ini memiliki beberapa ciri – ciri, diantaranya adalah sebagai berikut ini :

1.Berbulu pendek yang tebal dan sangat lembut jika disentuh, biasanya memiliki warna abu – abu kebiruan.
2.Berstruktur wajah berbentuk segitiga.
3.Bermata hijau cerah dan bulat.
4.Bertulang pipi yang terlihat tegas.
5.Moncong yang maju sehingga garis mulutnya terlihat seperti tersenyum.
6.Berleher pendek.
7.Bertubuh panjang, ramping, dan elegan.
8.Berat badan sekitar 3,5 – 7 kg dengan tinggi bahu sepanjang 25,4 cm.
9.Sifat yang cerdas, setia, penasaran namun tenang, ramah, tapi juga pemalu pada orang yang asing baginya, dapat beradaptasi dengan baik, dan sensitif terhadap emosi manusia.
10.Dapat bertahan hidup rata – rata sekitar 15 – 20 tahun, bahkan ada yang sampai 25 tahun jika dirawat dengan baik.
11.Rentan terhadap penyakit.
12.Russian blue jantan lebih besar dibandingkan dengan russian blue betina.
13.Beberapa russian blue ini memiliki kupalan kecil pada bulu di bagian atas kedua matanya yang miring sedikit ke bawah untuk memberikan perasaan bahwa kucing ini merasa kesal.

fakta-fakta:

Kucing russian blue memiliki beberapa fakta unik yang wajib kamu ketahui, diantaranya adalah sebagai berikut bini :

1. Ukuran Tubuh yang Menipu
Russian Blue memiliki bulu yang sangat tebal dan mewah. Bulu tersebut terdiri dari 2 lapis dan lebih tebal dari ukuran bulu kucing biasa. Sehingga menjadikannya terlihat lebih besar.

2. Warna yang Tidak Biasa
Warna dari kucing ini cukup berbeda dengan kucing – kucing lainnya. Mereka memiliki bulu berwarna abu – abu kebiruan dengan mata berwarna hijau.

Warna itu dapat menjadi kamuflase sempurna karena russian blue dapat bercampur dengan warna yang gelap di tempat – tempat yang minim dengan cahaya.

3. Rajin Menjaga Kebersihan Diri
Tidak seperti kucing pada umumnya, russian blue merupakan tipe kucing yang bisa menjaga kebersihan diri tanpa harus menjilati sekujur tubuhnya secara rutin.

4. Suka Berjemur
Russian Blue adalah kucing yang sangat suka berjemur. Biasanya mereka akan duduk di dekat jendela yang hangat.

Dengan berjemur warna bulu mereka akan terlihat semakin mengkilap dan elegan jika terkena cahaya yang terang.

5. Kalem dan Pemalu
Russian Blue adalah tipe kucing yang kalem dan bahkan pemalu jika bertemu dengan orang asing. Namun kucing ini juga dapat beradaptasi dengan cepat.

6. Hampir Punah
Russian Blue sempat hampir mengalami kepunahan pada masa perang dunia II. Beruntungnya, mereka dapat kembali dilestarikan setelah perang dunia II berakhir.

7. Punya Visual Unrealistic
Russian Blue ini sangat sering muncul di iklan – iklan karena penampilannya yang menawan mirip dengan model.

Mereka memiliki bulu yang sangat halus, mengkilap, dan licin, lengan yang elegan dan panjang, serta mata berwarna hijau yang akan semakin terang seiring dengan pertambahan usianya.

8. Harga yang Fantastis
Harga 1 ekor russian blue dapat mencapai puluhan juta rupiah. Pasalnya kucing ini memiliki fitur yang sangat mewah dan berkelas.

KUCING SAVANNAH


KUCING SAVVANNAH


Savannah adalah salah satu ras kucing hibrida yang merupakan hasil persilangan dari kucing liar Serval dari Afrika dengan kucing domestik ras Siamese, Bengal, dan Egyptian Mau.[1][2][3][4] Savannah telah dinobatkan oleh Guinness World Records sebagai ras kucing terpanjang di dunia, dengan panjang 17,1 inci atau sekitar 44 cm.[3][5] Savannah adalah kucing terpopuler di Amerika Serikat.[4] Harga ras ini termasuk sangat mahal sekali, yaitu dapat mencapai sekitar $4.000-$35.000 atau sekitar 126-343 juta rupiah.[2][5] Namun, harga jual ras ini di Indonesia hanya sekitar 35 juta rupiah saja.

Sejarah

Pencipta kucing Savannah adalah seeorang peternak kucing ras Bengal dari Amerika Serikat yang bernama Judee Frank, yang ingin menciptakan ras kucing baru. Kemudian, Judee melakukan persilangan ras Siamese betina dengan Serval jantan milik seseorang bernama Suzi Woods.[2][3][6]

Pada 7 April 1986, lahirlah ras kucing yang baru, yang kemudian diberi nama ras "Savannah".[3][6] Nama ras kucing ini berasal dari kata "savanna" yang artinya sabana (padang rumput), yang merupakan habitat asli kucing Serval di Afrika.[4] Kelahiran ras kucing baru ini telah menarik perhatian dan minat Patrick Kelley, yang kemudian pada tahun 1989, Patrick membeli salah satu anak dari ras Savannah. Karena hal tersebut, Patrick menjadi penggemar yang pertama pada ras Savannah. Patrick juga banyak membantu pada ras baru ini dengan melakukan pengembiakkan.[3][6]

Selanjutnya, Patrick meminta bantuan kepada Joyce Sroufe, untuk bekerja sama agar ras baru ini diakui oleh beberapa organisasi pendaftaran kucing. Pada tahun 1996, Patrick dan Joyce telah berhasil menuliskan versi asli dari ketentuan standar perkembangbiakkan ras Savannah. Kemudian, tulisan tersebut digunakan untuk mempresentasikan kepada TICA (The International Cat Association). Akhirnya pada tahun 2001, Savannah terdaftar dan diterima oleh TICA sebagai ras perkembangbiakkan era baru.[3][6] Pada akhir tahun 1990-an, ras Savannah menjadi sangat populer di kalangan para pencinta dan peternak kucing.

Generasi

Generasi persilangan ras Savannah yang pertama disebut dengan F1 yang memiliki 50% genetik kucing Serval. Generasi kedua disebut dengan F2 yang memiliki 25% genetik kucing serval. Generasi ketiga yang disebut dengan F3 yang memiliki 12,5% genetik kucing serval. Generasi keempat disebut dengan F4 yang memiliki 6,25% genetik kucing Serval. Dan yang terakhir adalah generasi kelima yang disebut dengan F5 yang memiliki 3,12 genetik kucing serval.

Karakteristik

Savannah adalah kucing yang berpenampilan seperti liar dan buas yang tetapi, ras ini adalah kucing yang baik dan ramah. Savanah memiliki bulu yang tebal. Tubuhnya besar, tinggi, ramping, dan lentur. Telinganya berbentuk segitiga. Kakinya panjang.

Generasi awal dari ras Savannah memiliki warna bulu dengan beberapa bercak gelap. Warna standar yang telah ditetapkan TICA adalah warna cokelat tabby tutul, perak tabby tutul, hitam tutul, dan hitam asap tutul.

Kepribadian
Savannah merupakan kucing yang memiliki kecerdasan yang tinggi, rasa ingin tahu yang tinggi, senang diperhatikan, dan selalu waspada pada keadaan sekitar. Selain itu, Savannah juga sangat ramah, baik, senang bersosialisasi, mudah dilatih, penurut, tidak agresif (tetapi tidak juga pemalujuga pemalu), serta sangat setia kepada pemiliknya, seperti kesetian pada anjing. Savannah juga sangat senang sekali belajar bagaimana cara membuka pintu, lemari, dan hal lainnya

Savannah terkenal sebagai kucing dapat melompat tinggi, yaitu dapat setinggi 2,5 meter. Savannah tidak takut dengan air, yang sifatnya sama dengan ras Bengal. Yang unik dari Savannah adalah pada saat Savannah merasa senang sekali, sehingga ras ini akan mengibaskan ekornya. Savannah ternyata juga dapat mendesis seperti Serval.


KUCING NORWEGIAN FOREST CAT


Norwegian Forest Cat


Anda juga bisa ikut ambil peran dalam penyebaran pengetahuan bebas. Mari bergabung dengan sukarelawan Wikipedia bahasa Indonesia!
Tutup.Kucing hutan norwegia.Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Loncat ke navigasiLoncat ke pencarian Hutan norwegia.NorwegianForest.jpg
Nama lain kucing norway Skogkatt

Asal Bendera Norwegia Norway, Norwegia
Standar ras
TICA standar
FIFe standar
CFA standar
ACF standar
CCA standar
AACE standar
ACFA/CAA standar

Kucing domestik (Felis catus)
Kucing hutan norwegia (bahasa Inggris: Norwegian Forest cat) adalah salah satu ras kucing alami yang berasal dari daerah yang bernama Norway. Nenek moyang dari ras kucing ini diduga berasal dari hutan-hutan di daerah Norwegia dan Skandinavia. Keunikan dari kucing hutan norwegia adalah pada bulunya. Bulunya akan menjadi panjang dan tebal ketika musim dingin tiba, dan akan rontok atau menipis ketika musim semi tiba. Kucing hutan norwegia dengan bulu warna yang gelap akan cenderung mempunyai bulu yang lebih pendek daripada bulu yang berwarna terang.

Kucing hutan norwegia dapat terserang penyakit ginjal dan hati. Harapan hidup kucing hutan norwegia dapat mencapai sekitar 14-16 tahun atau lebih. Kucing hutan norwegia dihargai di Amerika Serikat sekitar $550-$800.

Sejarah

Kucing hutan norwegia diketahui telah muncul dari hutan sekitar 4000 tahun yang lalu, yang juga diperkirakan bahwa nenek monyangnya adalah kucing dari Eropa Selatan yang memiliki bulu pendek yang kemudian berimigrasi ke Norwegia pada zaman prasejarah. Kucing hutan norwegia sering muncul dalam sebuah dongeng-dongeng Norwegia. Dalam dongeng tersebut, kucing hutan norwegia dikatakan sebagai hewan peliharaan yang sering dipelihara oleh bangsa Viking. Kucing hutan norwegia disebut sebagai "kucing peri". Pada awal abad ke-16, kucing hutan norwegia digambarkan sebagai kucing yang berbadan besar dengan kaki yang panjang, bulu ekor yang tebal, serta memiliki bulu pada ujung telinga, sehingga seperti antena. Nenek moyangnya adalah kucing yang pintar menangkap ikan, dan senang bermain air.

Pada tahun 1930-an, ada sebuah asosiasi yang didirikan dengan tujuan memelihara ras kucing hutan norwegia. Pada saat terjadinya Perang Dunia II, asosiasi tersebut kemudian dibubarkan dan tidak diwujudkan sampai tahun 1970. Pada Desember 1975, sekelompok peternak kucing Norwegia membentuk sebuah klub dengan nama Norwegian Forest Cat, dengan tujuan menyelamatkan keturunan dan membentuk program pembiakan ras kucing hutan norwegia. Pada tahun 1976, barulah dilakukan pencatatan ras kucing hutan norwegia menggunakan garis keturunan dengan status "provisional". Kemudian pada tahun 1977, kucing hutan norwegia diterima untuk boleh mengikuti kontes kucing. Pada saat itulah sampai tahun 1990, para peternak kucing selalu bekerja dengan tekun untuk menemukan contoh yang bukan merupakan keturunan dari kucing hutan norwegia dan melakukan pendaftaran sertifikasi oleh suatu panel yang terdiri dari beberapa juri.

Kucing hutan norwegia telah dibantu oleh klub kucing bernama Carl-Fredrik Nordane untuk pendaftaran dan pengakuan. Akhrinya pada tahun 1970-an, kucing hutan norwegia pertama kali diakui oleh organisasi pendaftaran kucing bernama European Fédération Internationale Féline. Selanjutnya pada tahun 1993, kucing hutan norwegia diakui lagi oleh Cat Fanciers' Association.


Karakteristik


Kucing hutan norwegia dengan warna tabi.
Kucing hutan norwegia adalah kucing berbadan besar. Badannya juga kuat dengan kaki yang panjang dan ekor yang mengembang. Ras kucing ini memiliki cakar yang kuat, sehingga kucing hutan norwegia mudah untuk memanjat. Ras kucing ini memiliki semua pola warna, kecuali point.

Kucing hutan norwegia adalah kucing yang pendiam dan jarang mengeluarkan suara. Kucing ini dapat mengeluarkan suara yang keras jika tinggal bersamaan dengan anjing. Kucing hutan norwegia merupakan kucing yang baik, ramah, dan juga cerdas. Selain itu, kucing ini adalah kucing yang senang diperhatikan, senang berada di luar, mudah beradaptasi, dan dapat memburu dengan baik.




KUCING TURKISH ANGORA


TURKISH ANGORA


Anggora turki (bahasa Turki: Ankara kedisi, 'kucing ankara') adalah salah satu ras kucing domestik alami tertua. Ras ini berasal dari Ankara, Turki.Kucing ini sangat populer dan terkenal di Indonesia. Secara sederhana, ras kucing ini juga dikenal sebagai anggora atau kucing ankara.

Sejarah


Anggora yang berada di Ankara Zoo (Januari 2012).
Asal usul
Anggora adalah ras kucing alami yang sangat tua dan salah satu ras yang tertua di dunia. Berabad-abad lamanya kucing anggora mengalami seleksi alam di daerah pegunungan Ankara. Iklimnya yang sedemikian rupa membuat tubuhnya kuat dan bulunya berkembang menjadi panjang.

Anggora adalah ras kucing yang tidak diketahui dari mana asal terbentuknya. Namun, beberapa teori mengatakan bahwa anggora berasal dari seekor kucing liar dari Asia, yaitu kucing pallas. Akan tetapi, teori ini diragukan karena kucing pallas memiliki sifat yang berbanding terbalik dengan anggora.

Teori lainnya mengatakan anggora berasal dari kucing liar afrika yang dijinakkan oleh suku Tatar. Keturunan kucing liar afrika dipercaya dibawa ke Turki oleh para pedagang Mesir pada zaman peradaban Mesir Kuno. Dari kucing-kucing tersebutlah, anggora berkembangbiak melalui seleksi alam dan perkawinan sedarah di daerah pegunungan yang tertutup.

Legenda

Kucing ini di Turki sering dikaitkan dengan beberapa mitos dan legenda.

Salah satu legenda yang amat populer adalah kucing anggora milik Nabi Muhammad SAW. Dikisahkan, Muezza sedang tertidur lelap di atas jubahnya. Ketika nabi akan bergegas untuk salat, beliau tidak ingin mengganggu kucingnya, sehingga kemudian memotong sebagian jubahnya.

Legenda lainnya mempercayai bahwa kucing-kucing dapat membawa harapan. Jika seseorang memiliki keinginan yang kuat, dia harus memangku seekor kucing dan membisikkan keinginannya ke telinga si kucing. Kemudian, dia harus membelai kucing itu dan jika kucing itu menyukainya, maka keinginannya akan segera terwujud.

Beberapa orang Turki juga mempercayai bahwa Mustafa Kemal Atatürk, pendiri Republik Turki, akan dilahirkan kembali suatu hari dalam bentuk seekor anggora putih dengan satu warna biru dan satu mata emas. Itulah alasannya mengapa kucing dengan bermata ganjil sangat dihormati di Turki.

Kepopuleran

Kemungkinan anggora telah ada di Eropa sejak zaman Perang Salib. Pada saat itu, tentara-tentara Perang Salib pernah membawa kucing berbulu panjang ketika kembali ke Eropa. Pada abad ke-15, kucing-kucing anggora pernah dibawa dari Turki ke Eropa oleh beberapa wisatawan untuk dikembangbiakkan di Prancis dan Inggris, sehingga kucing anggora cukup populer pada abad Renaisans.

Pada abad ke-16, seorang sarjana Prancis, Nicolas-Claude Fabri de Peiresc membawa beberapa ekor anggora bersamanya dari Ankara ke Prancis. Dia kemudian mulai mengembangbiakkan kucing tersebut dan memberikan anak-anak kucingnya kepada para bangsawan sebagai hadiah dan kehormatan, salah satunya kepada Kardinal Richelieu. Pada abad itu juga, anggora pertama kalinya dijual kepada orang-orang kaya di Prancis dan Inggris oleh Sultan Turki. Anggora semakin dikenal di Eropa ketika raja Louis XV dan Maria Antonia memelihara seekor anggora Ada sebuah kisah yang menceritakan bahwa Maria Antonia sangat mencintai kucing anggoranya, sehingga ia mengirim kucingnya melalui sebuah kapal—yang juga digunakannya untuk pelariannya—ke Amerika Serikat pada masa Revolusi Prancis.

Pada tahun 1620, seorang penjelajah Asia berkebangsaan Italia, Pietro della Valle mendarat di Turki dan kemudian kembali ke Roma dengan membawa 7 pasang kucing anggora. Ia kemudian memberikan kucing-kucing tersebut kepada para bangsawan Romawi.

Pada abad ke-18, banyak orang yang salah mengenai kucing anggora. Ketika itu, setiap kucing berbulu panjang di Persia disebut sebagai ras kucing anggora. Padahal kucing-kucing tersebut merupakan kucing ras persia. Pada waktu itu, banyak sekali kucing berbulu panjang di sekitar kota Angora (sekarang Ankara) dan sekitar daerah Persia (sekarang Iran). Pada waktu itu juga, tidak ada sama sekali perbedaan antara kucing berbulu panjang yang hidup di Angora dengan yang di Persia.

Ketika banyak pedagang Eropa yang berbisnis di timur tengah, kucing-kucing yang berasal dari Turki dan Persia semakin banyak di impor ke Eropa. Kelompok kucing berbulu panjang sangat populer ketika kontes kucing mulai diadakan di Inggris pada tahun 1870. Sejak adanya kontes kucing itu, sifat-sifat genetik antara ras persia dengan ras anggora mulai berkembang menjadi lebih murni dan spesifik.

Pada tahun 1917, pemerintahan Turki bekerja sama dengan Kebun Binatang Ankara (atau Ankara Zoo) untuk melakukan program pengembangbiakan terhadap kucing anggora. Tujuan dari program ini adalah untuk melindungi dan melestarikan kucing ras anggora putih murni dengan mata ganjil. Program tersebut hingga saat ini masih berjalan.

Pada tahun 1954, anggora pertama kalinya dijual ke Amerika Serikat dan mulai dikembangkan dengan pesat pada tahun 1960-an di Amerika Serikat[13], Skandinavia, dan Britania Raya.[2]

Orang-orang Turki sangat menghargai kucing anggora, sehingga ketika itu untuk mendapatkan seekor anggora saja dari Kebun Binatang Ankara sangat sulit. Namun pada tahun 1962, seorang istri dari Kolonel Angkatan Darat Walter Hibah yang tinggal di Turki bernama Liesa F. Grant berhasil mengimpor sepasang anggora dari kebun binatang tersebut ke Amerika Serikat.

Pengakuan internasional

Anggora dengan warna bulu putih pertama kali diakui pada tahun 1968 oleh organisasi pendaftar kucing bernama Cat Fanciers' Association (CFA). Karena sudah diakui, maka sejak tahun 1970 telah diselenggarakan sebuah kontes kucing anggora tahunan. Selanjutnya pada tahun 1976, anggora mendapatkan kelas baru di CFA, yaitu kelas kejuaraan. Namun pada tahun 1978, hanya anggora berwarna putih murni saja yang diakui.[8][9] Anggora juga telah diakui oleh FIFe pada tahun 1993 dan hingga kini telah diakui oleh banyak organisasi pendaftar kucing.

Deskripsi


Anggora dengan mata ganjil.
Karakteristik
Anggora adalah kucing dengan ciri khas berbulu panjang yang indah.[2] Anggora memiliki tubuh yang sedang dengan badan berotot[2] yang panjang, ramping, langsing dan elegan. Anggora memiliki hidung yang panjang, kepala yang berbentuk segitiga, serta telinga yang panjang, lebar, dan berbentuk segitiga. Kakinya panjang dan tinggi serta ekornya panjang serta mengembang.

Anggora yang paling disukai adalah anggora putih dengan ciri khas warna matanya yang ganjil.

Warna

Semua warna pada anggora diakui oleh LOOF (Livre Officiel des Origines Félines) dan juga FIFe, kecuali warna ungu, kayu manis, titik warna, cokelat, sepia, dan cerpelai. Beberapa pendaftaran kucing juga ada yang mengakui titik warna.




KUCING SIBERIAN CAT


SIBERIAN CAT


Kucing siberia.Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Loncat ke navigasiLoncat ke pencarian
Siberia.Nama lain Kucing hutan siberi kucing bulu setengah panjang moskwa
Neva masquerade (versi titik warna).Asal Bendera Rusia Siberia, Rusia standar,ras
TIC standar,FIFe standar,WCFstandar,CFA standar,FFEstandar,ACF standar,AACE standar,ACFA/CA standar.
Kucing domestik (Felis catus).Kucing siberia (atau kucing bulu setengah panjang moskwa) adalah salah satu ras kucing domestik alami[1] yang berasal dari Siberia, Rusia.[2] Kucing siberia memiliki nama lengkap kucing hutan siberia.[1][3] Beberapa organisasi pendaftaran kucing menyebut kucing siberia titik warna dengan sebutan neva masquerade, termasuk Fédération Internationale Féline (FIFé).

Kucing ini masih merupakan kerabat dekat ras maine coon dan kucing hutan norwegia. Kucing siberia diperkirakan sudah ada sejak 1000 tahun SM dan sudah pernah mengikuti kontes kucing di Inggris pada tahun 1871.

Karakteristik

Kucing siberia merupakan ras kucing bertubuh pendek dengan bulu sedang.Kucing ini memiliki daun telinga yang ujungnya meruncing dengan ukuran mata yang kecil jika dibandingkan dengan ukuran kepalanya.[1] Kucing siberia memiliki ekor yang mengembang.

Kepribadian

Kucing siberia adalah kucing yang ramah, baik, cerdas, giat, kuat, dan lincah. Kucing ini akan mengeong dengan suara khasnya ketika menyambut pemiliknya. Kucing siberia sangat suka air dan mereka sering menjatuhkan mainan ke dalam air. Kucing ini bukanlah kucing hipoalergenik. Kucing siberia senang bermain dan berjelajah keluar rumah.



KUCING BIRMAN


KUCING BIRMAN

SEJARAH

Kucing Birman mempunyai rekam jejak yang panjang, seperti halnya kucing Persia. Meskipun bernama Birman kucing ini lebih dikenal sebagai kucing alami asal Perancis.

Hanya saja orang Birma sering mengaitkan kucing jenis ini dengan legenda atau mitos yang berkembang di masyarakat.

Kucing ras ini seringkali dikenal sebagai sahabat para biksu atau pendeta di Myanmar, bahkan beberapa orang mempercayainya sebagai kucing yang suci.

Konon kucing ini adalah teman seorang pendeta bernama Mun Ha asal Birma saat bersemedi di kuil Lao Tsun. Ciri fisiknya berwarna putih dan bernama Sinh.

Ia bahkan dipercaya bisa berubah warna menjadi kuning keemasan dan bola mata yang awalnya kuning menjadi biru.

Hal itu terjadi setelah pendeta temannya bertapa tersebut meninggal pasca serangan sekelompok perampok.
Sejarah kucing ini berawal dari kunjungan dua orang Perancis ke sebuah kuil pada tahun 1919.Pengunjung tersebut telah membantu seorang pendeta di kuil tersebut, sehingga mereka dihadiahi sepasang kucing ras Birma.Kemudian dibawa pulang oleh keduanya dan kucing betina melahirkan, sementara jantan mati dalam perjalanan.
Dari situlah kemudian kucing ras Birman berkembang biak cukup pesat. Sayangnya, mereka pernah hampir punah saat meletusnya perang dunia kedua.
Diketahui hanya ada seekor kucing betina saja yang masih bertahan hingga kemudian bisa diselamatkan.

Ciri Ciri Kucing Birman

Secara fisik kucing ras ini memiliki ciri-ciri diantaranya:

>Mempunyai tubuh sedang
>Berbulu sedang serta halus
>Warna bulunya yang umum adalah seal point dan blue poin,Beberapa juga terdapat varian warna berupa titik pada bagian ekor, wajah, telinga, dan kaki.
>Kucing ini tampak berotot
>Kaki kucing ini relatif kuat
>Kepalanya tampak bulat dan lebar dengan hidung yang melekuk
>Matanya juga bulat serta berwarna biru
>Leher dan ekornya ditumbuhi oleh bulu yang lebih panjang serta lebat, sehingga tampak lucu dan menggemaskan.Begitu pula Karena kesetiannya, Birman tak segan untuk menunggu pemiliknya saat pulang ke rumah setelah pergi dari luar.

Selain itu ia juga suka menjelajahi lingkungan sekitarnya karena naluri keingintahuannya yang tinggi.

Ia bahkan bisa keluar dari rumah atau kandangnya tanpa sepengetahuan pemiliknya hanya sekedar jalan-jalan. Karena itu, sebaiknya pantau kucing Birmanmu sesekali.

CARA PERAWATAN

Kucing Birman membutuhkan perawatan secara maksimal untuk menjaga tubuhnya tetap sehat serta bugar. Hal itu meliputi pemberian makanan dan minuman, memandikannya, hingga tempat tinggal yang nyaman.

Soal makanan dan minuman, kucing ini terbilang fleksibel, sebab ia bisa makan apa saja sebagaimana kucing biasa.
Begitu pula dengan tempat tinggal Kamu hanya perlu menyiapkan kandang atau ruangan kecil khusus untuk privasinya termasuk pula beberapa kebutuhan lain seperti tempat istirahat dan area bermain agar mereka lebih nyaman.

Namun yang paling penting dalam merawatnya adalah membersihkan tubuhnya. Untuk itu perhatikan beberapa tips dan cara berikut ini:

1. Memandikan kucing
2. Sisir dan potong kuku kucing
3. Gunakan air hangat untuk memandikan kucing
4. Bersihkan bagian muka.

KUCING HIMALAYAN


KUCING HIMALAYAN

Kucing himalaya atau kucing persia himalaya (dahulu bernama kucing persia warna poin) adalah salah satu ras kucing domestik yang merupakan hasil persilangan antara kucing persia dengan kucing siam. Persilangan tersebut bertujuan untuk mendapatkan ras kucing dengan tipe badan yang sama seperti kucing persia, tetapi dengan pola warna seperti kucing siam. Kucing himalaya sangat identik dengan mata yang berwarna biru dan pola warna poin.

Sejarah

Kucing himalaya adalah kucing yang sebenarnya sudah ada sejak ratusan tahun yang lalu. Akan tetapi, kucing himalaya baru diperkenalkan di Eropa pada tahun 1950-an dengan nama yang berbeda, yaitu kucing persia warna poin. Pada tahun 1957, kucing ini terdaftar sebagai ras kucing yang berbeda dengan kucing persia dan diberi nama kucing himalaya. Namun, beberapa pendaftaran kucing memasukkan kucing himalaya ke dalam variasi warna kucing persia karena pola dan karakternya yang sama.

Pada saat ini, kucing himalaya sudah dimasukkan ke dalam ras yang berbeda dengan kucing persia oleh The International Cat Association (TICA), tetapi masih dimasukkan dalam kelompok yang sama dengan kucing persia dan kucing eksotis, yaitu kelompok "Standar Kelompok Ras Persia". Menurut beberapa peternak kucing, kucing himalaya masih dianggap sebagai versi warna lain dari kucing persia sehingga tidak dianggap sebagai ras terpisah.

Karakteristik

Kucing himalaya adalah kucing yang bertubuh gemuk, besar, dan bulat dengan kaki yang pendek seperti kucing persia. Hal tersebut membuat mereka sulit untuk melompat. Namun, beberapa ras kucing ini ada yang memiliki tubuh seperti kucing siam, yaitu tubuh yang langsing, ramping, dan anggun.

Kucing himalaya dibagi menjadi dua jenis berdasarkan bentuk wajahnya, yaitu kucing himalaya wajah boneka dan kucing himalaya wajah datar. Kucing himalaya wajah boneka memiliki wajah yang sedikit pesek jika dilihat dari samping, sementara kucing himalaya wajah datar memiliki wajah yang sangat pesek jika dilihat dari samping sehingga terlihat seperti datar.

Kucing himalaya memiliki bulu warna poin yang panjang pada telinga, wajah, kaki dan ekornya. Bulunya hadir dengan gabungan pola tabi, links, atau torti dengan warna anjing laut, biru, ungu, merah, krem, atau cokelat.

Kepribadian

Seperti kucing siam, kucing himalaya adalah kucing yang aktif, senang bermain, dan tidak senang bermalas-malasan. Kucing ini adalah kucing yang cerdas, tenang, lembut, komunikatif, dan manis seperti kucing persia. Kucing himalaya adalah kucing yang senang dibelah. Mereka merupakan kucing yang setia dan sangat bersahabat.

Kesehatan

Pada umumnya, kucing himalaya merupakan ras kucing yang cukup bagus dari segi kesehatan dan tidak mudah terserang penyakit. Tetapi, kucing himalaya memiliki penyakit turunan yang berasal dari kucing persia, yaitu PKD (Penyakit Ginjal Polikistik; kista pada ginjal).

KUCING EUROPEAN SHORTHAIR


EUROPEAN SHORTHAIR


Kucing bulu pendek eropa (bahasa Inggris: European Shorthair cat; disebut juga kucing bulu pendek kelt)[3] adalah ras kucing berbulu pendek yang berasal dari Swedia.[4] Ras ini adalah ras kucing yang baru sedikit diakui oleh beberapa organisasi pendaftaran kucing. Ras ini dikembangbiakan untuk melestarikan kucing alami yang telah tinggal di desa-desa dan kota-kota di Eropa selama berabad-abad. Banyak orang yang salah mengacu pada kucing liar sebagai kucing ras bulu pendek eropa.

Sejarah

Kucing bulu pendek eropa adalah kucing yang masih merupakan kerabat dekat ras kucing bulu pendek britania raya dan kucing bulu pendek amerika. Kucing bulu pendek eropa pertama kali dikembangkan pada tahun 1980. Ras kucing ini dihasilkan dari persilangan ras bulu pendek britania raya dengan ras persia dengan pembiakan yang selektif agar tercipta kucing dengan badan pendek dengan moncong yang pendek dan bulu yang tebal.

Kepopuleran

Ras kucing ini tidak terlalu populer di luar Skandinavia karena masih ada banyak kucing yang tidak memiliki tempat tinggal yang serupa tampak di Eropa.

Karakteristik

Kucing bulu pendek eropa adalah kucing berbadan sedang dengan berat sekitar 15 pon atau sekitar 6,8 kg, yang berarti beratnya lebih berat 3 pon (1,3 kg) dari rata-rata berat ras kucing lainnya.[5] Badan kucing ini berotot dan memiliki dada yang luas. Kakinya kuat dan sesuai dengan tubuhnya dengan panjang yang sedang. Cakarnya berbentuk bulat. Ekornya relatif panjang, tebal pada bagian pangkal, dan ujungnya meruncing. Kepalanya besar dan sedikit bulat. Telinganya berukuran sedang. Matanya berbentuk bulat dengan warna yang sesuai dengan warna bulunya. Warna matanya bisa berwarna kuning, jingga, hijau, dan biru.

Kucing bulu pendek eropa memiliki bulu yang tebal, lembut, licin, dan pendek. Bulunya terdapat 3 pola, yaitu dua warna, tabby, dan van, dengan warna hitam, biru, krim, merah, perak, putih, dan tempurung kura-kura.

Temperamen dan kepribadian

Kucing bulu pendek eropa memiliki temperamen yang sangat berbeda dengan kucing lainnya. Beberapa kucing bulu pendek eropa memiliki temperamen yang tenang dan juga ada yang sangat energik dan menghibur (lucu). Kucing bulu pendek eropa juga ada yang sangat penyayang dan sering berkenalan dengan orang sementara lainnya ada juga yang senang menghabiskan waktunya di luar rumah. Kucing bulu pendek eropa adalah kucing yang ramah dan dapat mudah tinggal bersama hewan peliharaan lainnya dan juga anak-anak.[6] Selain itu, kucing ini juga adalah kucing yang aktif, tangkas, lincah dan cerdas.

Kesehatan

Kucing bulu pendek eropa adalah kucing yang kuat dan tidak memiliki masalah kesehatan tertentu.

Harapan hidup

Informasi lebih lanjut: Umur kucing
Harapan hidup kucing ini tergantung pada apakah kucing itu tinggal di luar ruangan atau tidak. Kucing yang tinggal di luar ruangan memiliki harapan hidup dari 5 sampai 12 tahun, sedangkan kucing yang tinggal di dalam ruangan dapat hidup sampai 22 tahun.

KUCING EXOTIC SHORTHAIR


EXOTIC SHORTHAIR


Kucing Exotic Shorthair adalah salah satu jenis kucing memang dikembangan menjadi kucing ras Persia denga versi ukuran bulu yang pendek, sehingga disebut shorthair.
Sekilas jenis kucing satu ini memiliki bentuk kemiripan dengan Kucing Persia.
Bahkan hingga ke bagian tempramen serta fisiknya. Yang membedakan adalah bentuk bulunya yang pendek.
Mengenai bentuk bulunya lebih mengikuti bentuk bulu pada kucing American Shorthair.
Untuk Kamu yang ingin memelihara kucing namun tidak mau repot mengurus bagian bulunya, maka jenis kucing satu ini merupakan jenis kucing yang tepat untuk dijadikan pilihan.

sejarah

Pertama kali kucing Persia dan kucing American Shorthair dikawinkan pada tahun 1950.
Dari perkawainan tersebut menghasilkan kucing dengan warna perak serta memiliki mata hijau.
Sangat mirip dengan kucing Persia. Bukan hanya itu saja, hasil perkawinan silang antar keduanya juha menghasilkan jenis kcuing yang memiliki wajah lucu serta bulu pendek.
Bukan hanya kucing Persia dan kucing American Shorthair saja yang melakukan perkawinan silang.
Akan tetapi juga ada perkawainan silang antara jenis kucing Burmese dengan Persia serta Russian Blue dengan British Shorthair.
Namun peraturan di tahun 1987 menyebutkan jika tidak diizinkannya perkawinan di antara beberapa jenis kucing.
Yang dibolehkan hanya kucing Persia dengan American Shorthair saja.
Pertama kali kucing ini diakui oleh cat Fanciers? Assosiatian (CFA) di tahun 1977.
Di Indonesia sendiri, Exotic Shorthair pertama kali diperkenalkan di tahun 2005. Ketika awal mula hanya beberapa yang minat.Pada waktu ini beberapa pecinta kucing menyamakan jenis kucing ini sama halnya dengan kucing kampung karena memiliki bulu pendek.
Akan tetapi, beberapa waktu kemudian beberapa pecinta kucing merasa repot ketika memelihara jenis kucing Persia karena memiliki bentuk bulu yang panjang.Sebagian dari mereka kemudian memilih kucing Exotic Shorthair untuk dipelihara.Hingga saat ini, sudah banyak sekali pecinta kucing jenis ini. Selain itu disebutkan juga termasuk dalam kucing yang paling terpopuler kedua di Indonesia.

ciri-ciri:

>Memiliki ciri fisik yang mirip dengan kucing Persia, akan tetapi ukuran bulunya lebih pendek dari kucing Persia.
>Bentuk hidungnya pesek, memiliki bulu yang pendek, dahi berukuran lebar serta memiliki mata yang bulat serta besar.
>Pada bagian matanya memiliki beberapa warna, seperti warna kuning, biru, tembaga serta kemasan.
.Kucing Exotic Shorthair memiliki berat badan yang tidak terlalu berat, seperi 4 sampai 6 kg untuk kucing berukuran dewasa.
>Bentuk tubuhnya juga mirip dengan kucing persia dengan ukuran pendek serta bagian kaki serta lehernya.
>Tampilannya sangat ekstrim yaitu dengan wajah yang lebirh rata serta memiliki pola cincin. Karena hidungnya tidak mancung, kucing ini juga cenderung memiliki masalah pernapasan.
>Kucing Exotix Shorthair hadir dengan pola warna stripped atau garis yang nampak jelas. Mengenai bulunya juga memiliki beberapa variasi warna seperi putih, hitam, biru, cokelat, krem serta lilac. Selain itu, terdapat juga warna perak serta warna emas seperti biru keperkaan atau emas. Selain itu ada juga warna biru chincilla, biru keperakan atau emas.
>Kucing Exotic Shorthair memiliki pola warna dengan efek spesial smoked serta shaded. Bukan hanya itu saja, kucing jenis ini juga memiliki beberapa varian bulu seperi calico, particolor serta bicolor.

cara perawatan

1. Konsultasikan jika bulu kusut
Ketika bagian bulunya sudah nampak kusam sertra kusut, Kamu bisa melakukan konsultasi kepada orang yang lebih ahli dalam menangani bulu kucing.
Pasalnya bulu kusut tersebut akan menyakitkan serta menjadikan kulit kucing tertarik sehingga kucing menjadi terluka.

2. Rutin sisir bulu jika tebal

Jika kucing exotic shorthair bulunya sudah tebal kamu harus rajin menyisir sedikitnya 2 kali sehari dengan menggunakan sisir logam agar bulunya senantiasa bersih dan terjaga.

3. Perhatikan nutrisi dan vitamin pada makanan kucing

Perhatikan juga bagian makannya. Pemberian nutrisi serta vitamin yang cukup juga memiliki dampak yang cukup baik serta menjadikan kucing senantiasa nampak sehat dan juga bugar. Bukan hanya itu saja, bulunya akan senantiasa terjaga.

4. Ajak kucing bermain

Luangkan waktu yang cukup untuk mengajak kucing bermain atau sekedar bercanda. Hal ini memiliki tujuan supaya kucing menjadi jinak serta mematuhi perintak Kamu.
Kamu bisa melakukannya secara rutin meskipun hanya sebentar saja.

5. Masalah saluran air mata pada kucing
Beberapa kucing exotic shorthair ini mengalami masalah di bagian saluran air mata.
Ketika hal tersebut terjadi, kucing biasanya akan lebih banyak mengeluarkan air mata.
Sebagai pemilik, Kamu bisa membeli tisu yang memang khusus membersihkan bagian area maya serta hidung.

6. Bersihkan kandang
Bersihkan kandang setiap hari supaya kebersihannya senantiasa terjaga. Selain itu, usahakan untuk membuat kandang senantiasa bersih serta nyaman.

7. Jemur kucing
Biasakan untuk menjemur kucing setiap pagi. Perlu Kamu ketahui, panas saat pagi hari memiliki manfaat yang cukup baik untuk kesehatan.

8. Jangan bentak kucing
Hindari melakukan kesehatan serta membentak kucing, hal ini bisa membuat kucing menjadi stress.

9. Bersihkan bulu kucing
Kamu juga bisa membersihkan bulu kucing dengan menggunakan tisu bayi. Penggunaan tisu bayi bisa membuat kucing tetap wang. Lebih dari itu, dengan menggunakan tisu bayi, bisa menjadikan kucing terbebas dari alergi.

KUCING CHARTREUX


CHARTREUX


Chartreux

Chartreux memiliki karakter yang sangat seimbang. Kucing ini ramah, tenang, dan pendiam, tetapi selalu hadir.

Tentang Chartreux

Chartreux dapat bergaul dengan kucing lain, anjing, dan anak-anak. Ras ini tidak perlu perhatian terus-menerus, tetapi sangat puas jika bisa berada di samping pemiliknya. Kucing ini akan mengikuti pemiliknya ke mana pun di dalam rumah, tetapi tetap menjaga jarak.

Kucing ini sangat berhati-hati. Chartreux suka memanjat dan memiliki reputasi sebagai pemburu hebat – aspek kepribadiannya ini mungkin secara langsung berkaitan dengan peran sebelumnya sebagai predator.

Khusus ras

Negara
Prancis
Rambut
Bulu sedang
Kategori ukuran
Sedang
Harapan hidup rata-rata
12–15 tahun

Fakta penting

Membutuhkan sedikit perawatan
Perawatan minimum
Sangat cocok untuk hidup di dalam ruangan.

Follow us on facebook

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Contact Us

Blog Archive

Cari Blog Ini

Arsip Koran



Labels

Labels

Recent Posts

Social Media

About

BTemplates.com

Blogroll

Find Us