Recent Posts

Labels

Follow us on facebook

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Contact Us

Blog Archive

Arsip Koran

Labels

Labels

Blogroll

Find Us

Ini Manfaat Menyebarkan Tepung di Halaman Rumah, Salah Satunya Pengusir Hama

Kamis, 03 September 2026

                                                                             


                                               

Tepung ternyata tak hanya digunakan sebagai bahan untuk membuat makanan. Salah seorang pakar menyebutkan manfaat dari menaburkan tepung di tanah atau halaman rumah. Tak hanya itu, menurutnya tepung juga bermanfaat untuk ditaburkan di taman serta tumbuhan.  Lantas, apa manfaat menaburkan tepung di tanah, taman, dan di halaman rumah?

Tepung sebagai pengusir hama Ahli lanskap sekaligus CEO Ibis Coastal Landscape, Kate Schneider, mengatakan tepung bukanlah bahan pembasmi hama yang paling efektif. Namun, sebagian orang menggunakannya sebagai pengusir hama alami untuk mengatasi kutu daun dan tungau laba-laba.

"Gagasannya adalah tepung dapat membuat bagian mulut serangga menjadi lengket sehingga mereka kesulitan memakan tanaman. Tepung juga dapat dicampurkan ke dalam semprotan dengan menambahkan air dan sabun," jelas Schneider, dilansir dari The Spruce, Jumat (14/8/2026). Secara teori, tepung yang digunakan untuk mengusir hama dapat membentuk lapisan lengket yang mengering pada tubuh serangga. Lapisan tersebut diyakini dapat menghambat pernapasan sekaligus pergerakan serangga. Namun, Schneider tidak sepenuhnya yakin dengan efektivitas metode tersebut. "Meski beberapa pekebun melaporkan bahwa metode ini berhasil, saya tidak menganggapnya sebagai pilihan terbaik," kata Schneider.

Tepung bisa menjadi nutrisi bagi tanah Meski kurang meyakinkan sebagai pengusir hama, tepung ternyata memiliki manfaat lain ketika digunakan di taman. Schneider mengatakan dirinya sesekali menggunakan tepung sebagai bahan tambahan untuk tanah. "Saya sesekali menggunakan tepung sebagai bahan tambahan untuk tanah. Bayangkan taburan tipis tepung sebagai suplemen nutrisi bagi mikroorganisme bermanfaat yang hidup di dalam tanah," kata Schneider.

Ketika ditambahkan ke tanah, tepung menyediakan karbohidrat bagi mikroorganisme.

Karbohidrat tersebut kemudian dapat diubah menjadi energi untuk membantu mikroorganisme menguraikan kompos dan bahan organik lainnya.

Menurut Schneider, jenis tepung yang digunakan dapat memengaruhi aktivitas mikroorganisme dan kecepatan perbaikan kondisi tanah. "Tiga jenis tepung yang paling umum digunakan sebagai bahan tambahan tanah adalah tepung gandum, tepung beras, dan tepung jagung," kata Schneider. 1. Tepung gandum Schneider mengibaratkan tepung gandum sebagai minuman sebelum berolahraga. "Tepung gandum cepat terurai sehingga memberikan dorongan energi langsung bagi mikroorganisme tanah dan menghasilkan perubahan yang lebih cepat," kata Schneider.

2. Tepung beras Sementara itu, tepung beras disebut Schneider seperti makanan seimbang untuk taman. "Tepung beras terurai lebih lambat sehingga menyediakan sumber makanan yang lebih stabil bagi mikroorganisme dari waktu ke waktu," katanya. Tepung beras dinilai cocok digunakan di kebun sayur, area persemaian, atau tanah yang sudah kehilangan kesuburannya. 3. Tepung jagung Adapun tepung jagung disebut Schneider sebagai "pelari maraton" di antara ketiga jenis tepung tersebut. "Karena terurai paling lambat, tepung jagung menyediakan sumber makanan yang lebih tahan lama bagi mikroorganisme tanah," katanya.

Jangan menaburkan tepung terlalu banyak Schneider mengingatkan agar tepung digunakan dalam jumlah secukupnya. "Jangan pernah mengubur tepung terlalu dalam atau menumpuknya dalam jumlah banyak," katanya. Hal ini karena mikroorganisme bermanfaat yang menjadi target pemberian tepung merupakan organisme aerob, yang membutuhkan oksigen untuk bertahan hidup. Tumpukan tepung dalam jumlah besar dapat menghambat sirkulasi udara dan memperlambat proses penguraian. Penggunaan tepung secara berlebihan juga justru dapat menarik hama yang tidak diinginkan. "Sebaliknya, cukup taburkan tepung tipis-tipis di permukaan tanah setiap beberapa minggu, kemudian siram hingga merata. Pemberian dalam jumlah kecil tetapi konsisten akan membantu menutrisi mikroorganisme tanah tanpa menyebabkan tepung menggumpal atau mengundang serangga," kata Schneider.

4 bahan dapur lain yang bisa dimanfaatkan di taman Selain tepung, terdapat sejumlah bahan dapur lain yang menurut Schneider dapat dimanfaatkan untuk merawat taman. Berikut beberapa di antaranya: Bawang putih: Bawang putih segar dapat digunakan sebagai pengusir semut alami. Soda kue: Soda kue yang dicampur dengan gula bubuk dapat membantu mengusir semut dan kecoak. Ampas kopi: Asap dari pembakaran ampas kopi dapat menjadi pengusir alami bagi serangga terbang Sabun Castile: Sabun Castile cair tanpa pewangi dan tanpa bahan tambahan dapat dicampurkan dengan air dan digunakan sebagai sabun pembasmi serangga. Namun, jangan menggunakan deterjen pencuci piring biasa untuk tujuan tersebut.

SPREI AKIKO POLOS 90 MARON


SUMBERhttps://www.kompas.com/tren/read/2026/09/02/210000465/ini-manfaat-menyebarkan-tepung-di-halaman-rumah-salah-satunya-pengusir-hama?page=2


SELIMUT JOVANKA POLOS 160 BLUE DENIM

Baca Juga :

Tidak ada komentar:

Posting Komentar