Suze Lopez tak pernah membayangkan bahwa benjolan di perutnya menyimpan kondisi medis yang sangat tidak biasa. Bayi laki-lakinya, Ryu, lahir dari salah satu jenis kehamilan paling langka dan berisiko tinggi dalam dunia medis. Janin tersebut berkembang di luar rahim, tersembunyi di balik kista ovarium raksasa seberat hampir 10 kilogram. Sumber: https://www.kompas.com/tren/read/2025/12/25/210000265/mengira-kista-perempuan-41-tahun-ini-ternyata-hamil-janin-berkembang-di. Membership: https://kmp.im/plus6 Download aplikasi: https://kmp.im/app6
Kasus ini begitu jarang hingga tim dokter berencana mendokumentasikannya dalam jurnal kedokteran.
Secara medis, hanya sekitar satu dari 30.000 kehamilan yang terjadi di rongga perut, bukan di rahim. Kondisi ini dikenal sebagai kehamilan abdominal. Kehamilan jenis ini yang mampu bertahan hingga waktu persalinan hampir tidak pernah terjadi.
“Keberhasilan seperti ini luar biasa langka, bahkan jauh lebih kecil dari satu banding satu juta,” ujar Dr. John Ozimek, Direktur Medis Persalinan di Cedars-Sinai, Los Angeles, dikutip dari Associated Press, Kamis (25/12/2025).
Tak menyadari kehamilan hingga jelang operasi Lopez, perawat berusia 41 tahun asal Bakersfield, California, sama sekali tidak menyadari dirinya tengah mengandung anak kedua. Pembesaran perut yang dialaminya sejak awal tahun ia kira sebagai kista ovarium lama yang memang telah dipantau dokter sejak usia 20-an. Ia pun tidak merasakan tanda-tanda kehamilan pada umumnya, seperti mual atau gerakan janin.
Siklus menstruasi yang tidak teratur semakin menutupi kemungkinan tersebut. Selama berbulan-bulan, Lopez dan suaminya, Andrew, menjalani aktivitas normal, bahkan sempat bepergian ke luar negeri. Namun, rasa nyeri dan tekanan di perutnya kian parah hingga ia dijadwalkan menjalani operasi pengangkatan kista. Sebelum CT scan dilakukan, Lopez harus menjalani tes kehamilan. Hasilnya positif—temuan yang mengejutkan semua pihak.
Lopez menyampaikan kabar kehamilan itu kepada suaminya dengan cara tak biasa. Ia memberikannya saat menonton pertandingan bisbol Los Angeles Dodgers pada Agustus, melalui bingkisan berisi catatan dan pakaian bayi. Tak lama berselang, kondisi Lopez memburuk dan ia dirujuk ke Cedars-Sinai. Pemeriksaan lanjutan menemukan tekanan darahnya sangat tinggi. Hasil USG dan MRI menunjukkan fakta mengejutkan: rahim Lopez kosong. Janin yang hampir cukup bulan justru berada di dalam kantung amnion di rongga perut, dekat jantungnya.
Lopez menyampaikan kabar kehamilan itu kepada suaminya dengan cara tak biasa. Ia memberikannya saat menonton pertandingan bisbol Los Angeles Dodgers pada Agustus, melalui bingkisan berisi catatan dan pakaian bayi. Tak lama berselang, kondisi Lopez memburuk dan ia dirujuk ke Cedars-Sinai. Pemeriksaan lanjutan menemukan tekanan darahnya sangat tinggi. Hasil USG dan MRI menunjukkan fakta mengejutkan: rahim Lopez kosong. Janin yang hampir cukup bulan justru berada di dalam kantung amnion di rongga perut, dekat jantungnya.
Berisiko tinggi, namun Lopez dan bayinya selamat Sebagian besar kehamilan ektopik atau kehamilan di luar rahim berakhir dengan pendarahan hebat jika tidak segera ditangani. Kondisi ini dapat mengancam nyawa ibu. Menurut laporan yang dipublikasikan dalam jurnal NIH pada Maret 2023, angka kematian janin pada kehamilan abdominal dapat mencapai 90 persen. Bahkan, sekitar satu dari lima bayi yang selamat berisiko mengalami cacat lahir. Namun, Lopez dan bayinya berhasil melewati semua rintangan. Pada 18 Agustus 2025, tim medis melakukan operasi besar untuk menyelamatkan Ryu sekaligus mengangkat kista ovarium. Lopez kehilangan hampir seluruh darahnya dan membutuhkan transfusi besar-besaran, tetapi nyawanya berhasil diselamatkan. “Di luar mungkin saya tampak tenang, tapi di dalam hati saya hanya berdoa,” kata Andrew Lopez, mengenang momen menegangkan saat dokter terus memperbarui kondisi istrinya.
Anugerah jelang Natal Kini, ibu dan bayi itu pulih dengan baik. Ryu lahir dengan berat 3,6 kilogram dan tumbuh sehat. Namanya terinspirasi dari pemain bisbol serta tokoh gim Street Fighter. Kehadirannya melengkapi keluarga Lopez dan menjadi adik bagi kakak perempuannya yang berusia 18 tahun.
Menjelang Natal 2025, Suze Lopez menyebut putranya sebagai anugerah tak ternilai. “Aku percaya pada mukjizat. Tuhan memberi kami hadiah ini, hadiah terbaik yang pernah ada,” katanya sambil menggendong Ryu.







0 komentar:
Posting Komentar