Recent Posts

Labels

Follow us on facebook

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Contact Us

Blog Archive

Arsip Koran

Labels

Labels

Blogroll

Find Us

Diduga Malu Diketahui Keluarga, Siswi di Magetan Diduga Tinggalkan Bayi di Bawah Pohon Randu

Sabtu, 05 September 2026

 


Bayi laki-laki lahir prematur ditinggalkan oleh ibunya di bawah pohon randu di sebuah kebun belakang rumah warga Desa Sumbersawit, Kecamatan Sidorejo, Kabupaten Magetan, Jawa Timur. Ibu kandung bayi tersebut diduga merupakan siswi yang masih duduk di kelas X salah satu sekolah menengah setingkat SMA. Kasi Humas Polres Magetan Iptu Indra Suprihatin mengatakan, kasus tersebut terungkap setelah ibu bayi datang ke Puskesmas Sidorejo dalam kondisi mengalami pendarahan setelah melahirkan. Petugas puskesmas kemudian menanyakan keberadaan bayi yang baru dilahirkannya.

“Ternyata bayi yang dilahirkan tadi ditinggal di kebun. Dari petugas Puskesmas menyampaikan ke orang tua atau bapak dari ibu bayi atau perempuan tadi. Bayinya di kebun, tolong dilihat. Seperti itu. Akhirnya ditemukan di kebun,” ujarnya ditemui di ruang kerjanya Jumat (4/9/2026).

Indra menambahkan, siswi tersebut melahirkan seorang diri sebelum meninggalkan bayinya di kawasan kebun tersebut. Orangtua siswi yang melahirkan bayi prematur akhirnya menemukan bayi sekitar pukul 05:30 WIB dalam keadaan hidup. “Sekitar 30 menit dari pukul 05:00 WIB bapak ibu bayi menemukan,” imbuhnya.

Bayi dan ibunya saat ini menjalani perawatan di rumah sakit. Dari hasil pemeriksaan awal bayi lahir prematur dengan usia kandungan diperkirakan sekitar enam bulan. Diduga ibu bayi melahirkan seorang diri. Polisi belum menemukan indikasi adanya upaya aborsi. “Sementara hasil penyelidikan kami tidak ada yang membantu. Ibu bayi melahirkan sendiri.,” kata Indra.

Polisi belum bisa memastikan kronologi siswi kelas X tersebut melakukan persalinan seorang diri hingga bayinya ditemukan di bawah pohon randu. Sebab, ibu bayi tersebut masih menjalani perawatan. “Kita belum mendalami keterangan dari ibunya. Jadi kita masih pendalaman nanti setelah ibunya bisa dimintai keterangan,” ujarnya. Meski begitu, polisi menduga, bayi itu sengaja ditinggalkan karena ibunya merasa malu telah melakukan hubungan terlarang tanpa sepengetahuan keluarga. “Yang jelas mereka berdua malu. Ibunya tadi itu merasa malu dari hasil hubungan mereka,” katanya. "Jadi dari dilahirkan terus ditaruh di kebun,” pungkas Indra.

Polisi saat ini masih mendalami hubungan ibu bayi dengan pria berinisial N yang diduga menjadi ayah bayi untuk dimintai keterangan. “Yang pelajar itu ibu bayinya, kalau N atau bapaknya bukan. Ini masih didalami untuk hubungannya berdua itu seperti apa,” Pungkas Indra.

KARMUT CALIFORNIA 150 ADELIO


SUMBERhttps://surabaya.kompas.com/read/2026/09/05/084436878/diduga-malu-diketahui-keluarga-siswi-di-magetan-diduga-tinggalkan-bayi-di


SPREI AKIKO POLOS 90 MARON

Baca Juga :



Tidak ada komentar:

Posting Komentar