Presiden Prabowo Subianto memiliki sejumlah target untuk tahun 2027 sebagaimana yang dia sampaikan di nota keuangan. Apa saja? Target-target tersebut disampaikannya dalam pemaparan RAPBN dan Nota Keuangan 2027 di Kompleks DPR/MPR RI, Senayan, Jakarta Pusat, Sabtu (15/8/2026). Turunkan angka kemiskinan dan pengangguran Salah satu target yang disebut Kepala Negara adalah menurunkan angka kemiskinan.
Dalam RAPBN, pemerintah menargetkan tingkat kemiskinan turun di rentang 6,0-6,5 persen pada 2027. Angka itu jauh lebih rendah dibandingkan dengan target 6,5-7,5 persen dalam APBN 2026. "Dengan pertumbuhan yang lebih kuat dan APBN yang efektif, kemiskinan di tahun 2027 ditargetkan turun ke rentang 6,0 sampai 6,5 persen dari target APBN 2026, 6,5 sampai 7,5 persen," kata Prabowo, Jumat (14/8/2026).
Bukan cuma kemiskinan, target serupa diterapkan untuk angka pengangguran. Pemerintah menargetkan tingkat pengangguran terbuka (TPT) turun ke rentang 4,30 sampai 4,87 persen di tahun 2027. Angka ini pun lebih rendah dari target APBN 2026, yang sebesar 4,44 sampai 4,96 persen di tahun 2026. Sementara itu, rasio gini ditargetkan membaik menjadi 0,362 sampai 0,367 dari target tahun ini dirtentang 0,377 sampai 0,380. "Dan indeks modal manusia meningkat menjadi 0,575," ucap Prabowo.
Pertumbuhan ekspansif Target selanjutnya adalah pertumbuhan ekonomi. Eks Menteri Pertahanan itu menargetkan ekonomi Indonesia dapat tumbuh sebesar 6 persen di tahun depan. Karena target itu, arsitektur RAPBN 2027 didesain tetap ekspansif. Desain tersebut turut berpijak pada capaian semester I tahun 2026. Hingga akhir Juli 2026, pendapatan negara tumbuh tinggi sebesar 21,3 persen (YoY) hingga akhir Juli 2026. Sementara itu, belanja negara tumbuh kuat 18,2 persen (YoY).
Nantinya, sinergi kebijakan fiskal, moneter, sektor keuangan dan danantara harus bekerja sinergis dan semakin solid.
"Transformasi ekonomi pada aktivitas ekonomi yang bernilai tambah tinggi harus terus diperkuat. Program-program unggulan harus berjalan efektif. Program perlindungan sosial harus andal," ucap Prabowo.
Kemudian, pemberdayaan bagi UMKM harus terus digairahkan. Begitu pula dukungan untuk petani nelayan, guru, dan tenaga kerja yang rentan juga harus diperkuat. "Harmonisasi kebijakan pusat dan daerah harus semakin baik dan semakin kokoh. Pemberantasan korupsi dan penegakan hukum harus terus ditegakkan tanpa pandang bulu," jelasnya.
Renovasi sekolah Prabowo juga menargetkan renovasi 100.000 sekolah pada tahun 2027.
Seturut rencana, seluruh sekolah di Indonesia akan selesai direnovasi pada 2029. "Tahun depan target kita 100.000; tahun 2028, 100.000 sekolah; dan tahun 2029, semua sekolah di Indonesia, SD, SMP, SMA, SMK, termasuk pesantren harus selesai renovasi,” jelasnya.
Adapun tahun ini, pemerintah telah memperbaiki 71.744 sekolah. Sementara sepanjang tahun 2025, tercatat sebanyak 17.000 sekolah sudah diperbaiki. Perbaikan itu turut menyasar Pulau Miangas, Talaud, Sulawesi Utara. Ke depan, program revitalisasi dan renovasi sekolah ini juga meliputi wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T). "Kita sudah perbaiki sekolah di Miangas, dan sekarang sudah ada satgas khusus untuk pulau-pulau terluar dan terpencil. Di Sabang, di pulau paling barat Indonesia, di Merauke, dan di seluruh Indonesia," ujarnya. Ia mengeklaim, program perbaikan Sekolah ini akan menjadi yang terbesar sepanjang sejarah.
Renovasi puskesmas Bukan cuma sekolah, ia berencana merenovasi 10.000 pusat kesehatan masyarakat (Puskesmas) yang tersebar di 7.280 kecamatan mulai tahun depan. Setiap puskesmas akan mendapatkan anggaran perbaikan sekitar Rp 4 miliar, dengan perhatian lebih besar bagi wilayah terpencil, terluar, dan tertinggal. Menurut Prabowo, perbaikan ini penting lantaran Puskesmas menjadi benteng pertama yang menjaga kesehatan bangsa.
"Puskesmas adalah pintu pertama negara ketika rakyat sakit,” ujar Prabowo.
Program renovasi tersebut ditargetkan selesai paling lambat pada 2030. Pemerintah juga akan merenovasi dan meningkatkan 514 laboratorium kesehatan masyarakat di seluruh kabupaten dan kota. Renovasi RSUD Pada tingkat rujukan, pihaknya menyiapkan pembangunan dan revitalisasi rumah sakit umum daerah (RSUD). Sebanyak 441 RSUD akan diperkuat agar setiap kabupaten dan kota memiliki rumah sakit yang mampu memberikan pelayanan kesehatan secara lebih lengkap. Sementara sebelumnya, pemerintah telah membangun 66 rumah sakit di wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar. Dari jumlah tersebut, 22 rumah sakit telah beroperasi. "Setiap dari 514 kabupaten dan kota kita harus memiliki rumah sakit yang canggih, yang bisa menyelamatkan rakyat secepat mungkin,” jelasnya.
Dirikan bursa mineral Target selanjutnya adalah pendirian Bursa Mineral dan Komoditas Strategis mulai 1 Januari 2027. Prabowo mengungkapkan, rencana ini sudah dibicarakan dengan Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Pendiriannya merupakan lanjutan dari kebijakan ekspor satu pintu. Nantinya lewat berbagai kebijakan itu, Indonesia akan menentukan sendiri harga berbagai sumber daya alam komoditas strategis yang akan diekspor. Ia bahkan menantang, jika pihak luar tidak setuju dengan harga yang ditetapkan, maka negara itu tidak perlu membeli dari Indonesia. Alih-alih dibeli dengan harga tidak masuk akal, lebih baik komoditas itu dinikmati negara sendiri. "Kalau mereka tidak mau bayar harga yang kita pasang, enggak usah beli. Lebih baik komoditas itu, nikel itu, timah itu, emas itu, semuanya biar di tanah, untuk anak cucu kita. Batu bara kita, gas kita, minyak kita, biar di tanah. Kopi kita, biar kita minum sendiri," tutur Prabowo.
Adapun kebijakan penentuan harga juga diambil lantaran sudah terlalu banyak sumber daya alam di dalam negeri yang harganya justru ditentukan negara lain. Padahal, Indonesia adalah produsennya selama puluhan tahun. Komoditas tersebut, antara lain kelapa sawit, nikel, timah, batu bara, emas, kopi, karet, dan lainnya. "Mereka yang tidak punya komoditas ini, masak mereka menentukan berapa harga komoditas itu? Ini tidak masuk akal," tegas Prabowo.
Produksi massal mobil listrik Selain itu, ada pula target yang dicanangkan untuk tahun 2028. Proyek mobil listrik nasional menjadi salah satunya. Kepala Negara menyatakan, mobil listrik nasional mulai diproduksi secara massal pada akhir tahun 2028 seiring telah dibangunnya fasilitas untuk proyek tersebut di Subang. Terlebih, proyek motor listrik nasional juga sudah diluncurkan pada Kamis (13/8/2026) di Cikarang, Jawa Barat. "Ekosistem motor nasional sudah bekerja. Dua perusahaan swasta besar telah bekerja. Dua BUMN juga telah mulai produksi motor listrik," jelas dia. Pada intinya, RAPBN tahun 2027 difokuskan untuk delapan program kerja prioritas nasional (PKPN).
Program-program tersebut, yaitu kedaulatan pangan, kemandirian energi dan air, pendidikan, kesehatan, hilirisasi dan industrialisasi, infrastruktur, perumahan, dan ketahanan terhadap bencana, penguatan ekonomi kerakyatan dan pembangunan desa, serta penurunan kemiskinan. "Delapan prioritas tersebut didukung oleh penguatan pertahanan dan keamanan, penegakan hukum, tata kelola pemerintahan, percepatan digitalisasi, dan diplomasi ekonomi," jelas dia.
SPREI FATA SORONG 120 TINGGI 25 CENTURY
![]() |
| Selimut APK Panda 200 x 300 |

.png)






0 komentar:
Posting Komentar