Anak Sering Haus dan Lapar? Waspada Diabetes

 


Ketika anak sakit, orangtua harus cermat mengenali perubahan pada kondisi tubuh dan perilaku anak untuk mengidentifikasi kemungkinan penyakit sejak dini dan segera membawanya ke dokter jika diperlukan. Hal yang sama pun perlu dilakukan dalam mengenali diabetes pada anak.  Ketua Perkumpulan Edukator Diabetes Indonesia (PEDI), dr. Ida Ayu Made Kshanti, Sp.PD-KEMD, menjelaskan bahwa secara umum diabetes pada anak dapat dibagi menjadi dua kelompok besar, yakni diabetes tipe 1 dan diabetes tipe 2. "Kalau tipe 1 itu adalah diabetes yang memang sejak bayi mungkin ya, karena satu dan lain hal tubuhnya tidak bisa memproduksi insulin," papar dr. Ida Ayu dalam diskusi media Kalbe bertajuk "End-to-End Diabetes Ecosystem Support: Dari Pencegahan hingga Manajemen Jangka Panjang" pada Selasa (04/08).

Sementara itu, diabetes tipe 2 umumnya terjadi ketika tubuh masih mampu menghasilkan insulin, tetapi respons tubuh terhadap insulin sudah menurun.

“Hal (faktor) yang paling sering adalah karena kelebihan berat badan atau obesitas dan itu sekarang mulai banyak pada pasien anak-anak,” tutur dr. Ida. Apa saja gejala diabetes pada anak? Sering haus dan buang air kecil Salah satu tanda yang paling sering muncul, menurut dr. Ida adalah anak menjadi lebih mudah haus dan lebih sering buang air kecil.

"Gula darah yang tinggi menyebabkan pasien itu selalu berkemih. Respons tubuh adalah kalau berkemih, begitu berkurang sedikit cairan, maka sinyal haus akan datang," ungkap dr. Ida. Perubahan ini kadang tampak sepele. Misalnya, anak yang sebelumnya tidak pernah terbangun pada malam hari tiba-tiba mulai beberapa kali ke kamar mandi atau lebih sering menghabiskan botol minumnya. Makan lebih banyak dari biasanya Gejala lain yang juga cukup khas adalah nafsu makan yang meningkat. "Perubahan perilaku anak misalnya dalam hal makan harus sudah diperhatikan," sebut dr. Ida. Orangtua sering kali menganggap anak yang gemuk dan lahap makan sebagai tanda positif nafsu makan yang baik dan sehat. Namun, jika pola makan berubah drastis, apalagi disertai obesitas dan riwayat diabetes dalam keluarga, kondisi tersebut patut untuk diwaspadai.

RADUGA - Sprei Kintakun Rumbai 180

Berat badan turun atau mudah lelah Ketika anak makan lebih banyak dan orang tua mengamati berat badan anak justru mengalami penurunan tanpa disertai aktivitas dengan intensitas tinggi seperti olahraga, bisa menjadi sinyal diabetes. Selain itu, gejala juga bisa muncul dalam bentuk kelelahan. Misalnya, anak yang tampak lebih cepat lelah, kurang bersemangat, atau terlihat berbeda dari biasanya. "Kok sekarang beda? Itu sebenarnya sinyal tubuh. Jadi kalau ada sedikit aja perubahan dari yang biasanya tidak pernah kita rasakan, kemudian apalagi kalau kita menyadari kita punya faktor risiko, carilah penjelasannya," ujar dr. Ida. Bagaimana penanganannya? Penanganan diabetes pada anak bergantung pada jenis diabetes yang dialami.

Pada diabetes tipe 1, insulin menjadi terapi utama dan harus diberikan sepanjang hidup. Anak perlu mendapat suntikan insulin setiap kali mengonsumsi makanan atau dalam beberapa kasus menggunakan insulin pump. "Kalau tipe satu, pasti insulin sudah harga mati. Jadi, insulin harus diberikan setiap ada asupan makan," jelas dr. Ida. Selain terapi, edukasi juga menjadi bagian penting. Orangtua perlu memahami cara menghitung kebutuhan kalori, mengatur dosis insulin, hingga mengenali perubahan kondisi anak.

Sementara itu, pada diabetes tipe 2, perbaikan gaya hidup menjadi langkah pertama. Berat badan perlu dikendalikan, pola makan diperbaiki, dan aktivitas fisik ditingkatkan. Pada kondisi tertentu, dokter juga dapat memberikan obat sesuai usia dan kondisi anak.

dr. Ida pun menambahkan perubahan gaya hidup pada anak ini harus dijalankan secara berkelanjutan, bukan hanya sesaat. "Harus sustainable, jadi enggak sekali-dua kali aja, atau sebulan-dua bulan,” pungkasnya.


SUMBERhttps://health.kompas.com/read/26H07150358068/anak-sering-haus-dan-lapar-waspada-diabetes


SPREI KINTAKUN DELUXE 120 T25 ADELINA


Baca Juga : 

Anak Sering Haus dan Lapar? Waspada Diabetes Anak Sering Haus dan Lapar? Waspada Diabetes Reviewed by wongpasar grosir on 08.24 Rating: 5

Tidak ada komentar:

Diberdayakan oleh Blogger.