Meski tak lagi muda, keinginan terus mengeksplorasi banyak hal masih diminati Huang Xiaochi. Huang kini berusia 73 tahun dan dinyatakan menjadi penumpang antariksa ke-22 kapal antariksa buatan dalam negeri, CYZ1. Pesawat CYZ1 adalah sebuah kapal antariksa komersial pertama di China milik perusahaan InterstellOr. Huang dijadwalkan terbang dalam misi suborbital meluncur ke ruang angkasa pada 2028. Penerbangan ini akan membawanya menembus Garis Karman atau batas atmosfer Bumi yang diakui secara internasional sebagai titik awal luar angkasa.
Sehingga ia bisa menikmati pemandangan Bumi langsung dari sudut pandang tersebut. "Saya cuma ingin melihat-lihat saja ke sana, sama seperti jalan-jalan pada umumnya," katanya, dilansir dari South China Morning Post pada Kamis (14/8/2026). Mantan karyawan pabrik yang suka belajar Fisika dan Kimia Lahir pada tahun 1953 di Shunde, Foshan atau Provinsi Guangdong, China Selatan, Huang mulai bekerja di Kelon, produsen peralatan rumah tangga terkemuka di China.
Huang mengatakan dirinya hanya lulus SMP saat bekerja di pabrik. Namun ia mengakui suka belajar. Ia bahkan bidang ilmu seperti gambar teknik, fisika, kimia, geometri, hingga bahasa Inggris. Sebuah ilmu yang mengenalkannya pada pengetahuan tentang luar angkasa. Ketekunannya membukakan jalan karier yang cemerlang. Ia merambat naik dari seorang inspektur kontrol kualitas (quality control) hingga dipercaya menjabat sebagai Wakil Presiden Bagian Rekayasa Teknik (Vice-President of Engineering) di perusahaan tersebut.
![]() |
| Gabung Shopee Affilate |
Memimpin riset kulkas bebas freon pertama di China Huang bahkan memimpin tim riset dan pengembangannya menciptakan kulkas pertama produksi Kelon. Timnya juga berhasil mengembangkan kulkas hemat energi bebas freon pertama di China. Atas temuan inia, ia meraih penghargaan bergengsi State Science and Technology Progress Award sebanyak dua kali.
Lalu pada tahun 2000 ia resmi dinobatkan sebagai Pekerja Teladan Nasional.
Huang sendiri memilih mundur dari Kelon pada 2002.
Di tahun yang sama, dalam usia 49 tahun, ia mendirikan perusahaannya sendiri bernama Guangdong Ritu Technology Inc. Perusahaan tersebut bergerak di bidang pengembangan dan produksi peta digital navigasi China. Produk unggulannya, Daodaotong, merupakan salah satu peta navigasi GPS komersial paling awal di China yang kelak menjadi cikal bakal lahirnya Baidu Maps, layanan peta digital dan navigasi terbesar di negeri tirai bambu saat ini. Keberhasilan ini membuat Huang dipandang sebagai simbol semangat kerja keras dan pragmatisme khas sektor manufaktur lokal Shunde.
Sudah mendaftarkan diri sejak Mei 2026 Ia tertarik melihat luar angkasa sejak lama. Karena itu ia berani mendaftarkan diri untuk misi antariksa.
"Saya ini daftar tepat sehari sebelum peluncuran wahana antariksa berawak Shenzhou 23 dari Pusat Peluncuran Satelit Jiuquan pada 24 Mei lalu," kata dia. Ia bahkan tahu bahwa Lai Ka-ying, astronaut pertama asal Hong Kong di dalam pesawat ini, satu daerah dengannya.
Huang hadir langsung menyaksikan peluncuran bersejarah itu di Jiuquan. Itu semakin menambah semangatnya untuk segera terbang ke angkasa. "Melihat angkasa itu menyenangkan, bumi adalah buaian bagi umat manusia, tetapi kita tentu tidak ingin terus-terusan berdiam di dalam buaian," pungkasnya. Sama seperti astronot dan penumpang antariksa lainnya, Huang dijadwalkan akan mengikuti latihan fisik sebelum terbang ke luar angkasa.
BEDCOVER CALIFORNIA 180 RUMBAI AGATHA







0 komentar:
Posting Komentar