This is default featured slide 1 title
Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.
This is default featured slide 2 title
Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.
This is default featured slide 3 title
Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.
This is default featured slide 4 title
Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.
This is default featured slide 5 title
Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.
Selasa, 01 September 2020
KUCING KAMPUNG HENSEM
Pertama mengenai jenis kucing domestik (sering disingkat dome) atau kucing kampung.
Saya pernah membaca salah satu artikel, diartikel tersebut dikatakan sebenarnya kucing yang biasa kita lihat dijalan aslinya bukan asli Indonesia.
Jenis atau ciri-ciri kucing dome yaitu: memiliki bentuk wajah yang lonjong. Pundak leher yang kecil (beda hal iya dengan yang obesitas atau gemuk. Karena obesitas tentunya juga membesar). Memiliki bulu short hair absolute.
Pertama mengenai jenis kucing domestik (sering disingkat dome) atau kucing kampung.
Saya pernah membaca salah satu artikel, diartikel tersebut dikatakan sebenarnya kucing yang biasa kita lihat dijalan aslinya bukan asli Indonesia.
Jenis atau ciri-ciri kucing dome yaitu: memiliki bentuk wajah yang lonjong. Pundak leher yang kecil (beda hal iya dengan yang obesitas atau gemuk. Karena obesitas tentunya juga membesar). Memiliki bulu short hair absolute.
Pertama mengenai jenis kucing domestik (sering disingkat dome) atau kucing kampung.
Saya pernah membaca salah satu artikel, diartikel tersebut dikatakan sebenarnya kucing yang biasa kita lihat dijalan aslinya bukan asli Indonesia.
Jenis atau ciri-ciri kucing dome yaitu: memiliki bentuk wajah yang lonjong. Pundak leher yang kecil (beda hal iya dengan yang obesitas atau gemuk. Karena obesitas tentunya juga membesar). Memiliki bulu short hair absolute.
KUCING RAGDOLL
kucing ragdoll
Ragdoll adalah kucing berbadan besar, dada yang lebar, dan panggul yang besar, dengan berat badan jantan sekitar 12-20 pon (5.4-9 kg) dan betina 10-15 pon (5.4-6.8 kg). Bulu Ragdoll panjangnya sedang, dengan tekstur seperti bulu pada kelinci.
sejarah
Sejarah Ragdoll dimulai di California pada tahun 1963. Ann Baker, seorang pembiak kucing persia mempunyai kebiasaan meminjam kucing jantan hitam (bernama blackie) dari tetangganya (Mrs. Pennels). Blackie mempunyai fisik seperti kucing persia hitam yang dihasilkan dari induk berwarna putih yang bernama Josephine. Josephine adalah kucing dengan fisik seperti angora yang mempunyai panjang bulu medium.
Pada suatu ketika josephine tertabrak mobil dan terbaring di jalanan selama beberapa hari. Setalah ditemukan ia di bawa ke rumah sakit hewan dari perguruan tinggi setempat untuk diobati. Josephine kembali sehat tetapi kehilangan sebelah matanya. Setelah kembali ke rumah Mrs. Pennel Josephine kembali bunting dan menghasilkan anak, tetapi sifatnya berubah, menjadi lebih tenang dan lebih tahan sakit. Hal ini membuat Ann baker semakin tertarik pada Josephine.
Josephine juga mempunyai anak jantan lain dari ayah yang berbeda yang diberi nama Daddy Warbucks. Ann Baker juga sering meminjam kucing ini. Dari perkawinan silang ketiga kucing inilah (Blackie, Josephine & Daddy Warbucks) Ann Baker memperoleh Ras Ragdoll.
Ciri Fisik & Sifat
Ada enam macam warna yang terdapat pada Ragdoll tetapi hanya empat warna yang diakui oleh kebanyakan asoasiasi penggemar kucing yaitu : seal , blue, chocolate dan, lilac sedangkan warna red dan cream tidak diakui oleh beberapa asosiasi. Semua warna tersebut membentuk 4 pola warna yang digolongkan menjadi : bi-color, van *, mitted dan point (solid, lynx, tortie). (* oleh beberapa asosiasi tidak diakui)
Badan kucing yang besar didukung oleh badan berat, dada lebar serta bagian panggul yang besar. Seperti kucing berbadan besar lainnya, ragdoll dewasa pada umur tiga tahun. Betina biasanya lebih kecil dari jantan dengan berat rata-rata 5-7,5 kg, sedangkan jantan bisa mencapai berat 6-10 Kg atau lebih.
Ragdoll termasuk kucing berbadan besar dan jinak, mempunyai bulu medium-panjang dengan tekstur seperti bulu kelinci. Ragdoll akrab dengan manusia dan mudah beradaptasi. Dibandingkan Persia, ragdoll tidak memerlukan penyisiran bulu setiap hari.
Seperti ras Himalaya & Siam, Ragdoll adalah kucing dengan gen warna “point". Pada saat lahir anak Ragdoll lahir berwarna putih, lalu perlahan-lahan warna-warna lain mulai muncul. Semakin dewasa kucing, warnanya akan semakin pekat. (drh. Neno WS)
KUCING MUNCHKIN
KUCING MUNCHKIN
Kucing munchkin adalah salah satu ras kucing berkaki pendek yang terbentuk karena mutasi genetik alami. Ras ini baru mulai dikembangbiakkan sekitar tahun 1980-an di Amerika Serikat, negara asalnya.[1] Karena kakinya yang pendek, munchkin menjadi salah satu ras kucing terkecil di dunia.[2]
Munchkin ada yang berbulu panjang dan pendek. Karena keunikan ras kucing ini, munchkin sering dipersilangkan denga ras lain. Munchkin adalah nenek moyang dari beberapa ras kucing berkaki pendek baru, yaitu nenek moyang ras skookum (persilangan dengan ras laperm), ras minskin dan bambino (persilangan dengan ras sfinks), ras lambkin (persilangan dengan ras rex selkirk), ras genetta (persilangan dengan ras bengal), dan ras napoleon (persilangan dengan ras persia, himalaya, dan eksotis)
Sejarah
Pada tahun 1944, ada seorang dokter hewan yang bernama H.E. Williams, yang telah mendeskripsikan empat generasi ras kucing dengan ciri khas kaki pendek yang hidup liar di Inggris. Semua kucing tersebut hidup dengan kondisi sehat dan gerakannya seperti seekor musang. Namun, kucing-kucing kaki pendek ini hilang pada saat Perang Dunia II.[1]
Selanjutnya pada tahun 1953, seorang berkebangsaan Jerman bernama Max Von Egon Thiel telah memberitahu bahwa, Max melihat seekor kucing dengan kaki pendek di kota Stalingrad (sekarang Volgograd), Rusia. Kemudian, kucing ini selama 30 tahun tidak terdengar kabarnya lagi.[1]
Baru pada tahun 1983, seorang guru musik dari Louisiana, Amerika Serikat bernama Sandra Hochenedel, menemukan dua ekor kucing betina yang unik dengan kaki pendek pada saat kedua kucing tersebut sedang terjebak di bawah truk, karena sedang dikejar oleh anjing. Kedua kucing tersebut ternyata sedang hamil. Seekor kucing berwarna abu-abu, dan satunya berwarna hitam. Setelah Sandra menyelamatkan kedua kucing tersebut, kucing-kucing itu diberi nama Blueberry dan Blackberry. Beberapa anak Blackberry memiliki kaki pendek seperti ibunya. Kemudian, salah satu anak dari Blackberry dikirimkan ke seorang temannya bernama Kay LaFrance, yang akhirnya kucing tersebut diberinya nama Toulouse. Kay kemudian mengembangbiakkan Toulouse dan menghasilkan banyak kucing berkaki pendek.[1] Toulouse dibiarkan berkeliaran bebas di luar rumah dan tidak dikebiri oleh Kay. Pada saat itulah, populasi kucing jalanan berkaki pendek sudah banyak. Toulouse dan Blackberry sering disebut-sebut sebagai pendahulu dari lahirnya ras munchkin ini.[3] Kemudian ras ini diberi nama munchkin, yang namanya diambil dari sebuah karakter bernama "Munchkins", yang merupakan karakter orang kerdil pada film The Wizard of Oz, ketika film ini populer.
Kaki pendek
Kaki pendek ras munchkin disebabkan oleh mutasi genetik alami. Biasanya, kucing berkaki pendek akan mengalami gangguan pada tulang punggung, tetapi munchkin tidak, sehingga mutasi genetiknya termasuk berhasil. Menurut seorang ahli genetik dari TICA, Dr. Solveig Pflueger, menyatakan bahwa, kaki pendek pada ras munchkin disebabkan oleh mutasi gen autosom dominant. Karena pada saat penelitian selama 7 tahun, pada ras ini tidak pernah ditemukan gangguan tulang pada anak kucing munchkin yang dapat menyebabkan cacat atau kematian.[2]
Tempramen dan kesehatan
Munchkin adalah ras kucing yang sangat suka bermain dan mudah beradaptasi. Munchkin sangat sering sekali duduk dengan posisi seperti kelinci sedang duduk.[2] Munchkin jantan beratnya dapat mencapai sekitar 3–4 kg dan lebih besar dari betinanya. Kaki bagian belakang akan terlihat lebih panjang daripada kaki bagian depan, sehingga munchkin dapat terlihat seperti membungkuk. Namun, jika terlalu membungkuk, munchkin dapat didiskualifikasi dalam sebuah kontes kucing.[3]
Pada awalnya, banyak yang mengira kalau munchkin akan memiliki masalah pada tulang belakang, seperti yang sering terdapat pada anjing berkaki pendek. Namun, ternyata hal itu tidak terbukti pada munchkin. Karena pada tahun 1995, beberapa peternak kucing munchkin melakukan röntgen dan tidak menemukan masalah pada sendi dan tulang pada ras ini. Tetapi, munchkin juga dapat terkena lordosis, yaitu tulang belakang yang melengkung berlebihan, dan pektus ekskavatum, yaitu dada yang berlubang.
KUCING SCOTTISH FOLD
KUCING SCOTTISH FOLD
Kucing telinga lipat skotlandia (bahasa Inggris: Scottish Fold cat; dahulu bernama flops) adalah salah satu ras kucing alami yang berasal dari Skotlandia. Ciri khas dan keunikannya adalah terdapat pada telingnya yang melipat, sehingga ras ini disebut dengan kucing berwajah burung hantu atau kucing coupari. Namun, beberapa kucing telinga lipat skotlandia ada yang lahir dengan telinga yang tidak terlipat, yaitu telinga yang tegak dan meruncing seperti kucing biasanya.
Sejarah
Kucing telinga lipat skotlandia pertama kali adalah bernama Susie, yang merupakan kucing berbulu putih dan juga memiliki penampilan dengan telinga yang melipat. Pada tahun 1961, Susie ditemukan di area pertanian di Perthshire, Skotlandia oleh seorang petani. Ketika itu Susie sedang hamil, dan kemudian ia melahirkan anak-anak kucing yang memiliki bentuk telinga yang sama dengan Susie. Kemudian, salah satu anaknya Susie diadopsi oleh William Ross dan istrinya yang bernama Mary, yang merupakan tetangga petani tersebut yang juga merupakan seorang pencinta kucing.
Awalnya ras ini diberi nama "flops" yang merupakan singkatan dari "floppy ears", dan berubah nama pada tahun 1966 dengan nama "scottish fold". Pada tahun 1966 juga di Inggris, Ross mendaftarkan ras kucing ini kepada Governing Council of the Cat Fancy (GCCF), dan memulai untuk mengembangkan ras telinga lipat skotlandia dengan bantuan seorang ahli genetik bernama Pat Turner. Pada tahun 1969, program pengembangan tersebut telah melahirkan 76 ekor anak kucing telinga lipat skotlandia, dengan 42 ekor bertelinga melipat dan 34 ekor bertelinga meruncing, sehingga dapat disimpulkan bahwa gen telinga melipat lebih dominan.[3]
Dalam program pembiakan tersebut, Susie hanya melahirkan seekor anak kucing bertelinga melipat dengan nama Snooks yang segera dikebiri setelah dilahirkan. Setelah Snooks berusia 3 bulan, Susie mati tertabrak mobil. Akhirnya, Susie telah ditetapkan sebagai nenek moyang dari ras telinga lipat skotlandia.[3]
Pada tahun 1971, GCCF kemudian menghapus ras telinga lipat skotlandia dari daftarnya dengan alasan gen yang belum stabil. Selanjutnya, kucing telinga lipat skotlandia diekspor ke Amerika Serikat dan program pengembangannya berlanjutk di sana. Di Amerika Serikat, kucing ini dipersilangkan lagi dengan ras bulu pendek britania raya dan ras bulu pendek amerika. Dan akhirnya ras ini sudah memiliki gen yang stabil.[3]
Karakteristik
Kucing telinga lipat skotlandia adalah kucing berbadan sedang, dengan berat badan jantan sekitar 4–6 kg dan betina sekitar 2.7–4 kg. Kucing telinga lipat skotlandia memiliki kepala yang bulat, mata yang besar dan bulat, hidung yang pesek, serta leher dan kakinya pendek. Ras ini juga terdapat 2 versi, yaitu bulu panjang dan bulu pendek.[1]
Temperamen
Kucing telinga lipat skotlandia adalah kucing yang baik, ramah, tenang, dan senang. Kucing telinga lipat skotlandia juga merupakan kucing yang bersahabat, senang bermain, cukup cerdas, memiliki suara yang lembut, dan mudah beradaptasi. Keunikan lainnya dari Kucing telinga lipat skotlandia adalah kucing ini tidak dapat mendengkur, dapat tidur terlentang, serta senang duduk dengan dua kaki belakang yang lurus dan dua kaki depan yang berada di perut.[1]
Kesehatan
Kucing telinga lipat skotlandia adalah kucing yang rentan terhadap penyakit, seperti penyakit penyakit ginjal polikistik (pertumbuhan kista pada ginjal) dan kardiomiopati (kelainan jantung). Harapan hidup kucing ini dapat mencapai sekitar 15 tahun.[1]
Referensi
^ a b c d Mengenal Kucing Scottish Fold, kucing dengan daun telinga mengatup (23 Desember 2012). Diakses 14 Mei 2014.
^ Kucing Scottish Fold. Diakses 14 Mei 2014.
KUCING RUSSIAN BLUE
kucing russian blue
Kucing russian blue adalah salah satu ras kucing yang memiliki bulu berwarna abu – abu kebiruan
Kucing ini sangat cerdas dan lucu, tetapi cenderung pemalu di sekitar orang asing. Namun kucing ini juga dapat beradaptasi dengan baik.
Jika sudah akrab dengan manusia maka kucing ini akan setia selamanya kepada sang pemilik.
Russian blue ini sangat sering dicari banyak orang karena memiliki kepribadian dan warna bulu yang indah nan menawan.
Untuk lebih jelasnya mengenai kucing russian blue ini dapat kamu simak artikel dibawah ini secara seksama
sejarah
Russian blue atau sering disebut juga sebagai kucing arkhangelsk biru. Disebut demikian karena asal kucing ini adalah dari pelabuhan Arkhangelsk di Rusia.Russian ini merupakan ras kucing alami yang diadopsi ke Inggris dan Eropa Utara pada tahun 1860-an.Kucing ini dikembangkan terutama di Rusia dan negara – negara Skandinavia sampai setelah Perang Dunia II.
Bahkan di Amerika banyak peternak kucing yang menciptakan russian blue modern.
Dengan cara menggabungkan jalur keturunan dari russian blue Skandinavia dan russian blue Inggris.
Kucing ini juga digunakan untuk menciptakan ras kucing lain, seperti kucing Havana Brown atau mengubah ras kucing yang telah ada, seperti kucing nebelung.Kucing ini merupakan kucing berbulu pendek berwarna abu – abu kebiruan yang biasanya bermata hijau.
Selain itu, kucing ini juga ada yang berwarna putih solid atau dapat disebut dengan ras kucing putih rusia
Kucing putih rusia diciptakan oleh peternak kucing Australia bernama Mavis Jones melalui penyilangan russian blue dengan kucing putih domestik.
Pada tahun 1875, kucing russian blue ini mengikuti kontes untuk pertama kalinya di luar Rusia tepatnya di Crystal Palace di Inggris, dengan nama kucing arkhangelsk.
ciri-ciri kucing russian blue
Kucing biru rusia ini memiliki beberapa ciri – ciri, diantaranya adalah sebagai berikut ini :
1.Berbulu pendek yang tebal dan sangat lembut jika disentuh, biasanya memiliki warna abu – abu kebiruan.
2.Berstruktur wajah berbentuk segitiga.
3.Bermata hijau cerah dan bulat.
4.Bertulang pipi yang terlihat tegas.
5.Moncong yang maju sehingga garis mulutnya terlihat seperti tersenyum.
6.Berleher pendek.
7.Bertubuh panjang, ramping, dan elegan.
8.Berat badan sekitar 3,5 – 7 kg dengan tinggi bahu sepanjang 25,4 cm.
9.Sifat yang cerdas, setia, penasaran namun tenang, ramah, tapi juga pemalu pada orang yang asing baginya, dapat beradaptasi dengan baik, dan sensitif terhadap emosi manusia.
10.Dapat bertahan hidup rata – rata sekitar 15 – 20 tahun, bahkan ada yang sampai 25 tahun jika dirawat dengan baik.
11.Rentan terhadap penyakit.
12.Russian blue jantan lebih besar dibandingkan dengan russian blue betina.
13.Beberapa russian blue ini memiliki kupalan kecil pada bulu di bagian atas kedua matanya yang miring sedikit ke bawah untuk memberikan perasaan bahwa kucing ini merasa kesal.
fakta-fakta:
Kucing russian blue memiliki beberapa fakta unik yang wajib kamu ketahui, diantaranya adalah sebagai berikut bini :
1. Ukuran Tubuh yang Menipu
Russian Blue memiliki bulu yang sangat tebal dan mewah. Bulu tersebut terdiri dari 2 lapis dan lebih tebal dari ukuran bulu kucing biasa. Sehingga menjadikannya terlihat lebih besar.
2. Warna yang Tidak Biasa
Warna dari kucing ini cukup berbeda dengan kucing – kucing lainnya. Mereka memiliki bulu berwarna abu – abu kebiruan dengan mata berwarna hijau.
Warna itu dapat menjadi kamuflase sempurna karena russian blue dapat bercampur dengan warna yang gelap di tempat – tempat yang minim dengan cahaya.
3. Rajin Menjaga Kebersihan Diri
Tidak seperti kucing pada umumnya, russian blue merupakan tipe kucing yang bisa menjaga kebersihan diri tanpa harus menjilati sekujur tubuhnya secara rutin.
4. Suka Berjemur
Russian Blue adalah kucing yang sangat suka berjemur. Biasanya mereka akan duduk di dekat jendela yang hangat.
Dengan berjemur warna bulu mereka akan terlihat semakin mengkilap dan elegan jika terkena cahaya yang terang.
5. Kalem dan Pemalu
Russian Blue adalah tipe kucing yang kalem dan bahkan pemalu jika bertemu dengan orang asing. Namun kucing ini juga dapat beradaptasi dengan cepat.
6. Hampir Punah
Russian Blue sempat hampir mengalami kepunahan pada masa perang dunia II. Beruntungnya, mereka dapat kembali dilestarikan setelah perang dunia II berakhir.
7. Punya Visual Unrealistic
Russian Blue ini sangat sering muncul di iklan – iklan karena penampilannya yang menawan mirip dengan model.
Mereka memiliki bulu yang sangat halus, mengkilap, dan licin, lengan yang elegan dan panjang, serta mata berwarna hijau yang akan semakin terang seiring dengan pertambahan usianya.
8. Harga yang Fantastis
Harga 1 ekor russian blue dapat mencapai puluhan juta rupiah. Pasalnya kucing ini memiliki fitur yang sangat mewah dan berkelas.
KUCING SAVANNAH
KUCING SAVVANNAH
Savannah adalah salah satu ras kucing hibrida yang merupakan hasil persilangan dari kucing liar Serval dari Afrika dengan kucing domestik ras Siamese, Bengal, dan Egyptian Mau.[1][2][3][4] Savannah telah dinobatkan oleh Guinness World Records sebagai ras kucing terpanjang di dunia, dengan panjang 17,1 inci atau sekitar 44 cm.[3][5] Savannah adalah kucing terpopuler di Amerika Serikat.[4] Harga ras ini termasuk sangat mahal sekali, yaitu dapat mencapai sekitar $4.000-$35.000 atau sekitar 126-343 juta rupiah.[2][5] Namun, harga jual ras ini di Indonesia hanya sekitar 35 juta rupiah saja.
Sejarah
Pencipta kucing Savannah adalah seeorang peternak kucing ras Bengal dari Amerika Serikat yang bernama Judee Frank, yang ingin menciptakan ras kucing baru. Kemudian, Judee melakukan persilangan ras Siamese betina dengan Serval jantan milik seseorang bernama Suzi Woods.[2][3][6]
Pada 7 April 1986, lahirlah ras kucing yang baru, yang kemudian diberi nama ras "Savannah".[3][6] Nama ras kucing ini berasal dari kata "savanna" yang artinya sabana (padang rumput), yang merupakan habitat asli kucing Serval di Afrika.[4] Kelahiran ras kucing baru ini telah menarik perhatian dan minat Patrick Kelley, yang kemudian pada tahun 1989, Patrick membeli salah satu anak dari ras Savannah. Karena hal tersebut, Patrick menjadi penggemar yang pertama pada ras Savannah. Patrick juga banyak membantu pada ras baru ini dengan melakukan pengembiakkan.[3][6]
Selanjutnya, Patrick meminta bantuan kepada Joyce Sroufe, untuk bekerja sama agar ras baru ini diakui oleh beberapa organisasi pendaftaran kucing. Pada tahun 1996, Patrick dan Joyce telah berhasil menuliskan versi asli dari ketentuan standar perkembangbiakkan ras Savannah. Kemudian, tulisan tersebut digunakan untuk mempresentasikan kepada TICA (The International Cat Association). Akhirnya pada tahun 2001, Savannah terdaftar dan diterima oleh TICA sebagai ras perkembangbiakkan era baru.[3][6] Pada akhir tahun 1990-an, ras Savannah menjadi sangat populer di kalangan para pencinta dan peternak kucing.
Generasi
Generasi persilangan ras Savannah yang pertama disebut dengan F1 yang memiliki 50% genetik kucing Serval. Generasi kedua disebut dengan F2 yang memiliki 25% genetik kucing serval. Generasi ketiga yang disebut dengan F3 yang memiliki 12,5% genetik kucing serval. Generasi keempat disebut dengan F4 yang memiliki 6,25% genetik kucing Serval. Dan yang terakhir adalah generasi kelima yang disebut dengan F5 yang memiliki 3,12 genetik kucing serval.
Karakteristik
Savannah adalah kucing yang berpenampilan seperti liar dan buas yang tetapi, ras ini adalah kucing yang baik dan ramah. Savanah memiliki bulu yang tebal. Tubuhnya besar, tinggi, ramping, dan lentur. Telinganya berbentuk segitiga. Kakinya panjang.
Generasi awal dari ras Savannah memiliki warna bulu dengan beberapa bercak gelap. Warna standar yang telah ditetapkan TICA adalah warna cokelat tabby tutul, perak tabby tutul, hitam tutul, dan hitam asap tutul.
Kepribadian
Savannah merupakan kucing yang memiliki kecerdasan yang tinggi, rasa ingin tahu yang tinggi, senang diperhatikan, dan selalu waspada pada keadaan sekitar. Selain itu, Savannah juga sangat ramah, baik, senang bersosialisasi, mudah dilatih, penurut, tidak agresif (tetapi tidak juga pemalujuga pemalu), serta sangat setia kepada pemiliknya, seperti kesetian pada anjing. Savannah juga sangat senang sekali belajar bagaimana cara membuka pintu, lemari, dan hal lainnya
Savannah terkenal sebagai kucing dapat melompat tinggi, yaitu dapat setinggi 2,5 meter. Savannah tidak takut dengan air, yang sifatnya sama dengan ras Bengal. Yang unik dari Savannah adalah pada saat Savannah merasa senang sekali, sehingga ras ini akan mengibaskan ekornya. Savannah ternyata juga dapat mendesis seperti Serval.











