This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Kamis, 12 Agustus 2021

PRODUSEN TAS BERKAT DI MALANG - BISA CUSTOM - BISA SABLON DLL

 









Tas Berkat Cantik Tas Hantaran Khajatan Unik  Cantik Berkualitas Harga Bersahabat


READY STOCK

Kami produsen berbagai macam tas souvenir dari bahan baku kain spunbond 75gsm
salah satu produk kami adalah tas berkat/box nasi, kami mengutamakan kwalitas produk yang nantinya akan menjadikan kepuasan konsumen

  • pegangan dari karton tebal
  • tidak mudah sobek
  • tidak terawang / tipis seperti dipasaran
  • bisa dicuci seperti kain
  • depan motif bunga . belakang polos ( seperti digambar ) REAL PICT
  • belakang bisa ditambah sablon tambah 1.000/pc
  • multi fungsi dan dapat digunakan dalam jangka lama

Ukuran Kardus : 25x25 T: 40 cm

tersedia juga :
tas ulang tahun anak
tas promosi toko
tas hajatan
tas undangan pernikahan
tas hantaran lebaran
dll

Keterangan :
- Bahan dari spunbond 
-       Ramah lingkungan karena terbuat dari kain spunbond
- Warna, ukuran sesuai stok ready saat ini
- Proses pengerjaan -/+ 7 hari dihitung dari tanggal transaksi kecuali tanggal merah & hari minggu tidak dihitung (barang ready bisa langsung kirim)

Silahkan Kontak kami di 

WHATSAPP 08-1945-155-144


MAU IKUT GABUNG GROUP.... SILAHKAN KLIK GAMBAR DI BAWAH INI !!


#tassouvenirulangtahun #taspromosi #taspromosimurah #hargatasulangtahunanak #tassouvenirultahanak #goodiebagultaanak #jualtassouvenirultah #tassouvenirasemka #goodiebagunik #tassouvenirultahanakjakarta #tassouvenirultahkudus #tashajatan #tasberkat #tassouvenirhajatan #taspromosiperusahaan #goodiebagmurah #goodiebagpromosi


KINI IBU HAMIL DAPAT DIVAKSINASI COVID 19


Terhitung mulai 2 Agutus 2021, Kementerian Kesehatan mengizinkan pemberian vaksinasi COVID-19 kepada ibu hamil. 



Ibu hamil menjadi salah satu kelompok yang sangat berisiko apabila terpapar COVID-19. 

Pemberian vaksin bagi ibu hamil ini sebagai upaya perlindungan ibu hamil dan bayinya tertular virus korona, menurunkan risiko gejala parah, bahkan kematian. 

Cek syarat-syaratnya pada infografik lengkapnya!  



Ibu Hamil Boleh Vaksin COVID-19, Ini Syarat sampai Jenis Vaksin yang Dipakai


Belum lama ini, Kementerian Kesehatan RI mengeluarkan rekomendasi terkait pemberian vaksin COVID-19 untuk ibu hamil. Kini, ibu hamil boleh vaksin. Namun berbeda dengan vaksinasi COVID-19 pada umumnya, terdapat sejumlah syarat tertentu.
Hal tersebut diatur dalam surat edaran Kemenkes tentang vaksinasi COVID-19 bagi ibu hamil. Dengan pertimbangan, peningkatan kasus COVID-19 juga dialami kelompok ibu hamil di sejumlah kota besar di Indonesia, termasuk yang bergejala berat. Mengingat, wanita hamil memiliki peningkatan derajat risiko jika terinfeksi COVID-19, khususnya pada wanita hamil dengan kondisi tertentu.

"Upaya pemberian vaksinasi COVID-19 bagi ibu hamil tersebut juga telah direkomendasikan oleh Komite Penasihat Ahli Imunisasi Nasional (ITAGI)," tertulis dalam SE yang dilihat detikcom, Senin (2/8/2021).



Dalam surat edaran tersebut disebutkan bahwa vaksin COVID-19 yang diberikan pada ibu hamil yakni Pfizer, Moderna, dan Sinovac.

"Vaksin yang dapat digunakan untuk ibu hamil ini adalah vaksin COVID-19 platform mRNA Pfizer dan Moderna, dan vaksin platform inactivated Sinovac, sesuai ketersediaan," tulis edaran tersebut.

Secara prosedur, vaksinasi untuk ibu hamil sama dengan prosedur vaksinasi COVID-19 lainnya. Namun catatannya, pemberian dosis 1 vaksin COVID-19 dimulai pada trimester kedua kehamilan. Sedangkan pemberian dosis 2 dilakukan dengan interval sesuai jenis vaksin yang diberikan.


Sebelum disuntik vaksin, ibu hamil harus mengikuti sejumlah tahap screening untuk memastikan telah memenuhi syarat, seperti cek suhu dan cek tekanan darah.

Berikut syarat ibu hamil boleh vaksin COVID-19:

  1. Usia kehamilan yang dianjurkan adalah 13 minggu sampai 33 minggu
  2. Tekanan darah harus di bawah 140/90 dan harus mendapatkan rujukan dari dokter pemeriksa kehamilan
  3. Ibu hamil dengan gejala khas, seperti kaki bengkak, sakit kepala, nyeri ulu hati, dan lainnya harus ditinjau ulang sebelum divaksinasi
  4. Jika memiliki riwayat penyakit jantung dan diabetes, harus dalam kondisi yang terkontrol
  5. Jika memiliki riwayat autoimun dan tengah menjalani pengobatan, wajib mendapat persetujuan dari dokter pemeriksa
  6. Adanya riwayat alergi atau alergi berat harus mendapat perhatian khusus untuk ibu hamil boleh vaksin COVID-19. Selain itu, efek samping pasca vaksinasi juga harus diawasi.



Rabu, 11 Agustus 2021

DAFTAR LABORATORIUM TES PCR DI MALANG



Pemeriksaan Swab Test – PCR

Swab dan PCR tak terpisahkan dalam metode tes untuk menegakkan diagnosis Covid-19. Swab adalah cara untuk memperoleh bahan pemeriksaan ( sampel ) . Swab dilakukan pada nasofaring dan atau orofarings. Pengambilan ini dilakukan dengan cara mengusap rongga nasofarings  dan atau orofarings dengan menggunakan alat seperti  kapas lidi khusus.

Adapun PCR adalah singkatan dari Polymerase Chain Reaction. PCR merupakan metode pemeriksaan virus SARS Co-2 dengan mendeteksi DNA virus. Uji ini akan  didapatkan hasil apakah seseorang positif atau tidak SARS Co-2.

Dibanding rapid test, pemeriksaan RT-PCR lebih akurat. Metode ini jugalah yang direkomendasikan WHO untuk mendeteksi Covid-19. Namun akurasi ini dibarengi dengan kerumitan proses dan harga alat yang lebih tinggi. Selain itu, proses untuk mengetahui hasilnya lebih lama ketimbang rapid test. 


Berikut ini daftar laboratorium TES PCR MALANG (Terafiliasi Sistem NAR Milik Kemenkes)





https://www.litbang.kemkes.go.id/laboratorium-pemeriksa-covid-19/



SuaraMalang.id juga menyebutkan - Pemerintah melalui Satgas Covid-19 kini hanya akan mengakui hasil tes PCR (polymerase chain reaction) dari 742 laboratorium yang terafiliasi dengan Kementerian Kesehatan (Kemenkes) sebagai syarat penerbangan atau perjalanan. Hal itu berlaku mulai 12 Juli 2021.

Kebijakan tersebut dilakukan untuk memastikan keamanan setiap penumpang dalam bepergian serta menekan laju penyebaran virus corona. Data dari hasil pemeriksaan swab PCR/ antigen dari lab tersebut akan masuk dalam data NEW ALL RECORD atau NAR yang terkoneksi dengan aplikasi PeduliLindungi.

Sedangkan, bagi lab yang belum memasukkan data ke NAR, maka mulai Senin 12 Juli 2021 hasil swab PCR/antigen tidak berlaku untuk syarat penerbangan atau perjalanan.

Sejumlah 742 Lab Pemeriksa yang berada di bawah naungan Kemenkes tersebut tercantum dalam Keputusan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor HK.01.07/Menkes/4642/2021 tentang Penyelenggaraan Laboratorium Pemeriksaan Covid-19.

Berikut daftar laboratorium tes PCR  di Malang Raya yang diakui Satgas Covid-19:

Laboratorium Pemeriksa

  1. Rumah Sakit Universitas Brawijaya Malang
  2. Rumah Sakit Umum Daerah Dr. Saiful Anwar, Malang
  3. Rumah Sakit Lavalette, Malang
  4. Laboratorium Rumah  Sakit  Angkat  Udara  dr.  M.  Munir Malang, Jawa Timur
  5. Laboratorium Persada Hospital Malang, Jawa Timur
  6. Laboratorium Rumah  Sakit  Umum  Daerah  Kanjuruhan Kepanjen Kabupaten Malang, Jawa Timur
  7. Laboratorium Rumah  Sakit  Umum  Karsa  Husada  Kota Batu, Jawa Timur
  8. Laboratorium Rumah   Sakit   TK   II   dr.   Soepraoen   Kota Malang, Jawa Timur
  9. Laboratorium Rumah  Sakit  Universitas  Muhammadiyah Malang, Jawa Timur
  10. Laboratorium RS    Wava    Husada    Kabupaten    Malang, Provinsi Jawa Timur
  11. Laboratorium Rumah     Sakit     Panti     Nirmala     Malang, Provinsi Jawa Timur
  12. Laboratorium Klinik   SIMA   Kota   Malang,   Provinsi   Jawa Timur
  13. Laboratorium Rumah   Sakit   Lawang   Medika   Kabupaten Malang


Sumber : 

Selasa, 10 Agustus 2021

SUDAH VAKSIN, NAMUN BELUM DAPAT SERTIFIKAT, ATAU DATA ANDA ADA YANG SALAH? SILAHKAN LAKUKAN LANGKAH BERIKUT !

Sudah Vaksinasi namun belum menerima sertifkat vaksinasi? Juga ada kesalahan data di kartu vaksin? Bagaiamana cara memperbaikinya...???

Tenang, kmau bisa menyampaikan kendala yang dihadapi melalui email sertifikat @pedulilindungi.id, isi sesuai format dalam infografis berikut ya. 

Jika sertifikatmu belum muncul kemungkinan ada dua kendala yang dialami yakni, Pertama kendala data belum diinput dan kendala sertifikat vaksin belum terbit. Kamu bisa cek status vaksinasi di dalam akun PeduliLindungi kamu, ya.

Kedua kendala tersebut sifatnya berbeda karena ditindaklanjuti oleh dua pihak berbeda juga yaitu Tenaga Kesehatan di Fasilitas Kesehatan dan tim dari Peduli Lindungi.



Untuk itu, pastikan kamu sudah tahu kendalanya dengan cek status vaksinasimu di Peduli Lindungi melalui tutorial pada video berikut dan cari tahu solusi terbaiknya lewat infografik di atas.





atau

Kirim Email ke 

sertifikat@pedulilindungi.id

Format Email 

Nama Lengkap 
NIK KTP 
Tempat Tanggal Lahir 
Nomer Handphone

(Lampirkan Foto dan Kartu Vaksinasinya)

Supaya bisa langsung diproses, user bisa langsung menyampaikan biodata lengkap, foto selfie dengan KTP dan menjelaskan keluhannya.


@kemenkes_ri







PRODUSEN TAS SOUVENIR BUAT OLEH OLEH DI MALANG


PRODUSEN TAS SOUVENIR BUAT OLEH OLEH DI MALANG

















Tas press spunbond

Untuk seminar

Untuk souvenir

Untuk kado ultah


Ukuran :

Bisa Custom (sesuai Permintaan)


Mohon tulis warna yang dipilih di keterangan, bila tidak menulis warna, kami kirim warna random


Minimal pembelian 1pak isi 12pcs (1 lusin)


Pembelian HARUS kelipatan 12pcs per warna

(contoh: 12pcs, 24pcs, 36pcs, 48pcs, 60pcs, dst.)


apabila pembelian tidak kelipatan 12pcs, kami Kirimkan dengan pembulatan ke bawah


Tersedia banyak warna


Silahkan kontak kami di WA 08-1945-155-144



#spunbond #tasspunbond #spunbondmurah #spunbondbag #goodiebag #taspromosi #tasspunbondmurah #tasspunbondsurabaya #taskain #spunbondsurabaya #spunbondsurabaya #ecobag #tasspunbondsolo #taskainspunbond #paperbag #kain #totebag #tasspunbondjakarta #goodiebagmurah #shoppingbag #tasaqiqah #tasspunbondsablon #taslebaran #jualtasspunbond #jualtasspunbondmurah #souvenir #tassouvenirjakarta #souvenirnikahmurah #spunbondmalang #tasselimut #tasspunbondmalang



Jumat, 06 Agustus 2021

APA ITU VAKSIN SINOVAC

Vaksin Sinovac adalah vaksin untuk mencegah infeksi virus SARS-CoV-2 atau COVID-19. Vaksin Sinovac yang dikenal juga dengan nama CoronaVac sudah mendapat izin penggunaan darurat dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) RI.


CoronaVac merupakan vaksin yang mengandung virus SARS-CoV-2 yang sudah tidak aktif. Penyuntikan vaksin Sinovac akan memicu sistem kekebalan tubuh untuk mengenali virus yang sudah tidak aktif ini dan memproduksi antibodi untuk melawannya sehingga tidak terjadi infeksi COVID-19.



Di dalam produk vaksin ini juga terkandung aluminium hidroksida sebagai bahan tambahan yang berfungsi untuk meningkatkan respons sistem kekebalan tubuh terhadap vaksin.

Vaksin Sinovac dikembangkan oleh Sinovac Biotech Ltd. Vaksin ini sudah melewati uji klinis fase ketiga yang dilakukan di Brazil, Turki, dan Indonesia. Uji klinis fase ketiga di Indonesia menunjukkan nilai efikasi vaksin, yaitu efek perlindungan terhadap COVID-19, sebesar 65,3%.


Merek dagang vaksin Sinovac : CoronaVac


Apa Itu Vaksin Sinovac

Golongan   :             Obat resep

Kategori     :             Vaksin COVID-19

Manfaat      :             Mencegah infeksi virus SARS-CoV-2

Digunakan  :             Oleh Dewasa

Vaksin Sinovac untuk ibu hamil dan menyusui Kategori N: Belum dikategorikan. Belum diketahui apakah vaksin Sinovac bisa terserap ke dalam ASI atau tidak. Ibu menyusui disarankan berkonsultasi dulu ke dokter sebelum menggunakan vaksin ini.

Bentuk obat :         Suntik



Peringatan Sebelum Menerima Vaksin Sinovac

Vaksin Sinovac hanya boleh diberikan oleh dokter atau petugas medis di bawah pengawasan dokter. Sebelum menerima vaksin ini, Anda perlu memperhatikan beberapa hal berikut:


  • Beri tahu dokter tentang riwayat alergi yang Anda miliki. Vaksin Sinovac tidak boleh diberikan kepada orang yang alergi terhadap kandungan di dalam vaksin ini.
  • Beri tahu dokter jika Anda menderita penyakit atau menjalani pengobatan yang menyebabkan kelemahan sistem kekebalan tubuh. Vaksin Sinovac tidak boleh diberikan kepada orang dengan imunitas yang rendah.
  • Beri tahu dokter jika Anda pernah terkena COVID-19 atau ada keluarga serumah yang sedang menjalani perawatan COVID-19.
  • Beri tahu dokter jika Anda sedang mengalami gejala ISPA, seperti batuk, pilek, atau sesak napas dalam 7 hari terakhir, mendapatkan terapi untuk penyakit kelainan darah, atau menjalani transfusi darah rutin.
  • Beri tahu dokter jika Anda menderita penyakit jantung, penyakit ginjal, rheumatoid arthritis, penyakit saluran pencernaan, hipertiroid, hipotiroid, kanker, kelainan darah, atau penyakit autoimun, seperti lupus.
  • Beri tahu dokter jika Anda sedang menjalani cuci darah atau pernah menjalani transplantasi ginjal.
  • Konsultasikan dengan dokter perihal penggunaan vaksin Sinovac dengan dokter jika Anda sedang menderita diabetes melitus, HIV, atau penyakit paru, seperti asma, PPOK, atau TBC.
  • Beri tahu dokter jika Anda sedang hamil, merencanakan kehamilan, atau sedang menyusui.
  • Beri tahu dokter tentang obat-obatan yang sedang Anda digunakan, termasuk suplemen dan produk herbal.
  • Segera temui dokter jika Anda mengalami reaksi alergi setelah Anda menerima vaksin Sinovac.


Dosis dan Jadwal Pemberian Vaksin Sinovac

Vaksin Sinovac dapat diberikan kepada orang berusia 18–59 tahun yang sedang dalam kondisi sehat. Vaksin akan diberikan sebanyak 2 kali dengan jarak 14 hari. Dosis dalam sekali suntik adalah 0,5 ml.

Pemberian vaksin Sinovac untuk lansia, yaitu orang berusia 60 tahun ke atas, dilakukan sebanyak 2 kali dengan jarak 28 hari. Dosis vaksin dalam sekali suntik adalah 0,5 ml. Penggunaan vaksin Sinovac untuk lansia di atas 70 tahun masih dalam tahapan penelitian.

Pemberian vaksin akan ditunda jika Anda sedang demam (suhu tubuh >37,5 °C) atau memiliki tekanan darah di atas 140/90 mmHg.

Vaksin Sinovac dapat diberikan kepada penderita diabetes melitus tipe 2 terkontrol dengan nilai HbA1C di bawah 58 mmol/mol atau 7,5%.

Vaksin Sinovac tidak boleh diberikan kepada penderita HIV yang memiliki nilai CD4 di bawah 200 atau yang nilai CD4-nya tidak diketahui.

Pemberian vaksin untuk penderita penyakit paru-paru, seperti asma, PPOK, atau TBC, akan ditunda sampai kondisinya terkontrol. Pasien TBC dapat menjalani vaksinasi jika sudah mengonsumsi obat antituberkulosis selama minimal 2 minggu.

Jika Anda memiliki kondisi medis tertentu selain yang telah disebutkan di atas, konsultasikan dengan dokter untuk menentukan boleh tidaknya Anda menjalani vaksinasi.


Cara Pemberian Vaksin Sinovac

Vaksin Sinovac akan diberikan langsung oleh dokter atau petugas medis di bawah pengawasan dokter. Vaksin akan disuntikkan ke dalam otot (intramuskular/IM).

Area kulit yang akan disuntikkan vaksin harus dibersihkan dengan alcohol swab sebelum dan sesudah penyuntikan. Alat suntik sekali pakai yang sudah selesai digunakan akan dibuang ke dalam safety box tanpa ditutup kembali jarumnya.

Vaksin ini tidak mengandung pengawet. Jika ada bagian yang tersisa pada botol vaksin Sinovac dosis tunggal, sisa vaksin tersebut harus dibuang setelah vaksin selesai digunakan.

Untuk mengantisipasi terjadinya kejadian ikutan pascaimunisasi (KIPI) yang serius, penerima vaksin akan diminta untuk tetap tinggal di tempat layanan vaksinasi selama 30 menit sesudah divaksin.


Interaksi Vaksin Sinovac dengan Obat Lain

Belum diketahui secara pasti efek interaksi yang bisa terjadi jika vaksin Sinovac digunakan bersama obat-obatan lain. Obat imunosupresan mungkin dapat menurunkan efektivitas vaksinasi. Agar aman, beri tahu dokter tentang obat, suplemen, atau produk herbal yang sedang Anda gunakan sebelum menjalani vaksinasi.


Efek Samping dan Bahaya Vaksin Sinovac

Beberapa efek samping yang bisa terjadi setelah menerima vaksin COVID-19 adalah:

  • Nyeri, kemerahan, atau bengkak di tempat bekas suntikan
  • Demam
  • Badan terasa lelah
  • Nyeri otot
  • Sakit kepala
  • Mual
  • Muntah

Lakukan pemeriksaan ke dokter jika efek samping tersebut tidak juga reda atau semakin parah. Segera ke dokter jika Anda mengalami reaksi alergi setelah menerima vaksin Sinovac.



Apakah Vaksin Sinovac Aman, Ini 5 Fakta yang Perlu Anda Ketahui

Vaksin Sinovac atau CoronaVac mengantongi izin penggunaan darurat dari Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) pada Selasa 1 Juni 2021.

Vaksin COVID-19 buatan Sinovac Biotech Ltd, China, bersanding dengan lima vaksin lain yang sudah duluan masuk emergency use listing (EUL) WHO.

Saat ini, vaksin Sinovac telah digunakan dalam program vaksinasi COVID nasional di Indonesia.

Inilah sederet fakta tentang vaksin Sinovac yang perlu Anda tahu, dirangkum dari situs resmi WHO pada Jumat, 4 Juni 2021.


* Siapa saja yang boleh menerima vaksin Sinovac?

Kelompok Ahli Penasihat Strategis WHO terkait Imunisasi (SAGE) merekomendasikan penggunaan vaksin Sinovac pada wanita menyusui, seperti pada orang dewasa lainnya.

WHO tidak merekomendasikan ibu berhenti memberikan ASI setelah vaksinasi.

Dan, SAGE menyebut bahwa vaksin COVID-19 Sinovac tidak direkomendasikan untuk orang berumur kurang dari 18 tahun, menunggu hasil penelitian lebih lanjut pada kelompok usia tersebut.


* Vaksin COVID-19 Sinovac Aman untuk Wanita Hamil?

Data yang tersedia tentang vaksin Sinovac untuk wanita hamil tidak cukup untuk menilai kemanjuran atau kemungkinan risiko terkait vaksin pada kehamilan.

Namun, SAGE menjelaskan bahwa vaksin Corona satu ini merupakan vaksin in-active dengan adjuvan yang umum digunakan pada banyak vaksin lain dengan profil keamanan yang terdokumentasi dengan baik, seperti vaksin Hepatitis B dan Tatanus, termasuk pada wanita hamil.

Oleh sebab itu, efektivitas vaksin Sinovac pada wanita hamil diharapkan sebanding dengan yang diamati pada wanita tidak hamil dengan usia yang sama.

SAGE, mengatakan, penelitian lebih lanjut diharapkan untuk mengevaluasi keamanan dan imunogenisitas pada wanita hamil.

Sementara ini WHO merekomendasikan penggunaan CoronaVac pada wanita hamil ketika manfaat vaksinasi bagi perempuan mengandung lebih besar daripada potensi risikonya.


* Berapa Dosis yang Di anjurkan

SAGE merekomendasikan penggunaan vaksin Sinovac sebanyak dua dosis yang diberikan secara intramuskular. Dengan jarak dua hingga empat minggu setelah menerima dosis pertama.

Jika dosis kedua diberikan kurang dari dua minggu setelah dosis pertama, tidak perlu diulang.

Akan tetapi ketika pemberian dosis kedua tertunda hingga lebih dari empat minggu atau sebulan, itu harus diberikan sesegera mungkin.

Bagaimana vaksin Sinovac dibandingkan vaksin COVID-19 lain seperti Moderna, Sinopharm, AstraZeneca, Pfizer, dan Johnson & Johnson ?

SAGE, mengatakan, tidak dapat membandingkan vaksin secara langsung karena perbedaan pendekatan yang diambil dalam merancang studi masing-masing.

Hanya saja, secara keseluruhan, semua vaksin COVID-19 yang telah mengantongi izin penggunaan darurat WHO sangat efektif dalam mencegah penyakit parah dan rawat inap akibat COVID-19.


* Apakah Vaksin Sinovac Aman 

SAGE menekankan telah menilai data kualitas, keamanan, dan kemanjuran vaksin Sinovac secara menyeluruh dan telah merekomendasikan penggunaan untuk orang berumur 18 tahun ke atas.

SAGE menyebut bahwa data keamanan saat ini terbatas untuk orang yang berusia 60 ke atas.

Namun, sebagai bagian dari proses EUL, Sinovac Biotech Ltd telah berkomitmen untuk terus mengirimkan data tentang keamanan, kemanjuran, dan kualitas dalam uji coba dan peluncuran vaksin yang sedang berlangsung pada banyak populasi, termasuk orang dewasa yang lebih tua.


* Infografis Perbandingan Vaksin Sinovac dengan AstraZeneca




Lihat lebih lanjut mengenai:

  • Acute Respiratory Distress Syndrome
  • COVID-19
  • E-Book COVID-19




Ditinjau oleh: dr. Merry Dame Cristy Pane


Sumber : 
https://www.alodokter.com/vaksin-sinovac
https://www.liputan6.com/health/read/4573360/apakah-vaksin-sinovac-aman-ini-5-fakta-yang-perlu-anda-ketahui