This is default featured slide 1 title
Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.
This is default featured slide 2 title
Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.
This is default featured slide 3 title
Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.
This is default featured slide 4 title
Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.
This is default featured slide 5 title
Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.
Sabtu, 21 Mei 2022
READY STOK HANDUK BAYWAYCH GUCCI 21/05/2022 |WONGPASAR GROSIR MALANG
Mulai 1 Juni 2022 Jembatan Tunggulmas di Malang Diberlakukan Satu Arah
SURYAMALANG.COM | MALANG - Arus lalu lintas di Jembatan Tunggulmas Kota Malang bakal diberlakukan satu arah mulai 1 Juni 2022 mendatang.
Kebijakan ini diambil, setelah Dinas Perhubungan Kota Malang melakukan rapat koordinasi dengan instansi terkait di Forum Lalu Lintas pada Kamis (19/5/2022).
Kepala Dishub Kota Malang, Heru Mulyono mengatakan, pemberlakuan satu arah di Jembatan Tunggulmas ini hanya dikhususkan, bagi kendaraan yang melaju dari arah Tlogomas menuju Tunggulwulung.
Sedangkan di arah sebaliknya tidak diperbolehkan untuk melewati Jembatan Tunggulmas.
"Kami sepakati, bahwa akan diberlakukan satu arah Tlogomas ke Saxophone mulai 1 Juni 2022 serta dilakukan evaluasi secara periodik," ucap Heru kepada Surya, Jumat (20/5/2022).
Kini, jembatan Tunggulmas telah kembali dibuka untuk dua jalur, setelah dilakukan penutupan saat Operasi Ketupat Semeru, kemarin.
Dari pantauan Surya di lokasi, tidak banyak kendaraan yang melewati Jembatan Tunggulmas.
Arus lalu lintas cenderung lancar, dan kepadatan kendaraan hanya terjadi di Jalan Raya Tlogomas baik menuju arah ke Kota Batu maupun ke Kota Malang.
"Hasil dari penerapan satu arah nanti akan kami sampaikan kepada pimpinan (Wali Kota Malang). Apakah nanti akan dirapat besarkan lagi atau apa nanti tergantung pimpinan," terangnya.
Perempuan di Kota Malang Tertabrak Kereta dengan Kondisi Tubuh Hancur, Ini Hasil Penyelidikan Polisi
SURYAMALANG.COM|MALANG - Setelah dilakukan penyelidikan, Polsek Blimbing akhirnya membeberkan penyebab korban perempuan tertabrak kereta api di perlintasan kereta api di kawasan Jalan Karya Timur Kecamatan Blimbing Kota Malang pada Jumat (20/5/2022) siang.
Kapolsek Blimbing, Kompol Yanuar Rizal Ardianto mengatakan, bahwa korban tidak memperhatikan kondisi sekitar saat menyeberang di rel kereta api.
"Jadi, saat itu korban yang berinisial SO (27), warga Dusun Mojosari RT 2 RW 1 Desa Mojosari Kecamatan Kepanjen Kabupaten Malang berjalan dari arah timur ke barat. Di saat menyeberang rel, korban tidak tengok kiri dan kanan dan langsung tertabrak KA Jayabaya yang sedang melintas," ujarnya kepada TribunJatim.com.
Setelah tertabrak kereta, korban pun tewas seketika dengan kondisi tubuh hancur. Kemudian, anggota Polsek Blimbing didampingi relawan medis langsung mengevakuasi jenazah korban ke Kamar Jenazah Rumah Sakit Saiful Anwar (RSSA) Malang.
"Sesampainya di Kamar Jenazah RSSA Malang, kami langsung menghubungi keluarga korban. Setelah tiba, pihak keluarga korban menyatakan tidak bersedia dilakukan otopsi. Usai membuat surat pernyataan, pihak keluarga langsung membawa jenazah korban untuk dimakamkan," pungkasnya.
Seperti diberitakan sebelumnya, diduga alami depresi, seorang perempuan asal Kecamatan Kepanjen Kabupaten Malang tewas tertabrak kereta api (KA) Jayabaya di perlintasan kereta api di kawasan Jalan Karya Timur Kecamatan Blimbing Kota Malang.
Dari informasi yang didapat TribunJatim.com, kejadian nahas itu terjadi pada Jumat (20/5/2022) sekitar pukul 11.30 WIB.
Dari informasi yang dihimpun, korban tertabrak kereta itu bernama Siska Octa (27), perempuan asal Dusun Mojosari Kecamatan Kepanjen Kabupaten Malang.
Diketahui, korban tertabrak dan terseret sejauh kurang lebih 20 meter.
Jumat, 20 Mei 2022
STOK PRODUK WONGPASAR GROSIR MALANG 20/05/2022
GROSIR SELIMUT KH POLOS WARNA
SELIMUT APK PANDA - SELIMUT APK JUMBO TERBARU
SELIMUT ST MICHAEL BLUE
SELIMUT ST MICHAEL MERAH
ikuti juga Info Produk kami di Line / Facebook / Telegram / Instagram / Twitter
KONTAK KAMI UNTUK PENDAFTARAN RESELLER
KAMI HANYA DI MALANG, TIDAK MEMILIKI CABANG DIMANAPUNKECUALI PERWAKILAN AGEN AGEN, RESELLER, DROPSHIP DISETIAP DAERAH.
@ Pengiriman via JNE, JNT, WAHANA, POS INDONESIA, SAKURA, DAKOTA, DOT CARGO, KGP (Kerta Gaya Pusaka). dll.@ Welcome Reseller & Customer
Tiba-Tiba Tanah Ambles Membentuk Lubang Mirip Danau, Fenomena Alam Mengejutkan di Tuban
SURYAMALANG.COM, TUBAN - Fenomena sebidang tanah tiba-tiba ambles terjadi di di Dusun Dremo, Desa Tasikharjo, Kecamatan Jenu.
Kejadian ini mengejutkan warga sekitar mengingat lahan yang merupakan lahan ladang kosong tiba-tiba ambles dan kini seolah membentuk sebuah kawah.
Tanah yang biasa dimanfaatkan warga untuk menggembala hewan ternak itu, kini membentuk lubang mirip danau.
"Kami mendapat laporan adanya tanah amblas Rabu kemarin, lalu kami cek tadi memang betul," kata Kapolsek Jenu, AKP Gunawan Wibisono kepada wartawan, Kamis (19/5/2022).
Ia menjelaskan, lahan yang ambles itu diketahui milik Sutomo (45) warga Desa Remen, kecamatan setempat.
Kejadian pertama yang tahu Ibu Rasi, tetangga dari pemilik lahan.
Saat itu saksi menggembala sapi, tiba-tiba lahan yang sebelumnya dipenuhi rerumputan langsung amblas kemudian terdapat air.
"Diameter yang amblas kurang lebih 30 meter, ada airnya di lokasi saat ini," ungkapnya.
Perwira pertama itu menambahkan, guna mengantisipasi kejadian yang tidak diinginkan, pihaknya memasang garis polisi.
Pemasangan police line disaksikan jajaran Forkopimcam, yang juga turut mengecek situasi dan kondisi di lokasi.
Meski begitu, beruntung tidak ada korban jiwa dalam peristiwa alam tersebut.
"Sudah kita pasang police line, untuk sementara kita akan monitor kejadian dan kita kordinasikan dengan pemerintah daerah," pungkasnya.
3 Santriwati Usia Belasan Tahun Diduga Dicabuli Pengasuh Ponpes di Lumajang, Massa Ngamuk
SURYAMALANG.COM, LUMAJANG - Kabar tiga orang santriwati diduga jadi korban pencabulan pengasuh pesantren sendiri membuat massa mengamuk menyerang pondok pesantren (Ponpes) di Dusun Curah Lengkong, Desa Curah Petung, Kecamatan Kedungjajang, Kamis (19/5/2022).
Tiga orang santriwati mengaku mengalami tindak pelecehan seksual saat menimba ilmu di sebuah pondok pesantren (ponpes) di Dusun Curah Lengkong itu.
Menurut informasi yang berhasil dihimpun, tiga korban yang dilecehkan seksual ini semuanya masih berusia belia. L (16), S (14), dan I (13).
Pelakunya diduga FN, seorang pengasuh ponpes.
Dugaan perbuatan pelecehan seksual ini terjadi sekitar bulan Januari-Maret 2022.
Hal ini dimungkinkan karena ketika hari libur Lebaran berakhir, kabarnya salah seorang korban enggan kembali ke Ponpes.
Sikap santri inilah yang menjadi awal mula dugaan kasus pelecehan seksual tersebut mencuat.
Salah seorang korban melaporkan yang dialaminya kepada orang tuanya.
Kabarnya, FN mencabuli para korbannya bermula dari modus meminta pijat dengan iming-iming mendapat berkah.
Hal ini tentu saja membuat orang tua korban meradang.
Wali murid itu memutuskan melaporkan pelecehan seksual yang dialami anaknya ke Kepala Desa Curah Petung.
Berita ini langsung langsung menyebar kepada para warga.
Warga yang geram, langsung menggeruduk Ponpes.
Mereka ada yang melempari rumah FN dengan batu.
Amukan massa ini mengakibatkan jendela kaca rumah FN pecah.
Banyaknya jumlah massa yang datang, hal ini membuat seluruh penghuni ponpes ketakutan.
Tapi juga gara-gara ini, dua orang santriwati lain berani ikut buka suara.
Mereka mengaku juga pernah menjadi korban.
Kapolres Lumajang AKBP Dewa Putu Eka Dermawan mengatakan, saat ini tersangka sudah ditangkap.
Tersangka saat ini diperiksa secara intensif oleh tim unit Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA).
"Tersangka langsung kami amankan Kamis malam (19/5/2022). Untuk mengungkap kebenarannya, yang bersangkutan sekarang sedang diperiksa," kata AKBP Dewa Putu.
Rencananya penyidik juga akan melakukan pemeriksaan para saksi, termasuk korban. Bahkan secepatnya polisi akan melakukan gelar perkara.
"Yang pasti kami akan mlakukan penyidikan lebih lanjut. Saya minta masyarakat sekarang tenang, karena kasus ini sudah ditangani polisi," pungkasnya.




























