This is default featured slide 1 title
Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.
This is default featured slide 2 title
Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.
This is default featured slide 3 title
Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.
This is default featured slide 4 title
Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.
This is default featured slide 5 title
Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.
Jumat, 01 Juli 2022
STOK PRODUK WONGPASAR GROSIR MALANG 01/07/2022
Punya Pacar Posesif, Siswi SMP Tulungagung Pasrah Jadi Budak Nafsu, Terbongkar saat Curhat ke Ibu
SURYAMALANG.COM, TULUNGAGUNG - Personel Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (UPPA) Satreskrim Polres Tulungagung menangkap EW (19), pemuda yang diduga telah mencabuli kekasihnya, siswi SMP berinisial TA (16).
Warga Kecamatan Gondang, Kabupaten Tulungagung ini juga melakukan kekerasan kepada kekasihnya yang masih berstatus sebagai anak di bawah umur.
Menurut Kasi Humas Polres Tulungagung, Iptu M Anshori, EW ditangkap pada Kamis (23/6/2022) kemarin.
"Sehari kemudian statusnya dinaikan menjadi tersangka," terang Anshori, saat dikonfirmasi SURYAMALANG.COM, Rabu (29/6/2022).
EW dan TA telah berpacaran sejak tahun 2020 lalu.
Namun EW kerap bersikap posesif kepada gadis di bawah umur ini.
Puncaknya pada 30 Mei 2020, EW melakukan kekerasan fisik kepada TA, hanya gara-gara TA tidak pamit saat berangkat ke sekolah.
"Saat EW melakukan kekerasan itu, kebetulan ada teman orang tua TA yang melihat."
"Kejadian itu lalu dilaporkan ke orang tua TA," sambung Anshori.
Ibu TA yang mendapat cerita dari temannya segera menginterogasi anaknya.
Kepada orang tuanya, TA berkisah semua kejadian yang menimpanya selama pacaran dengan EW.
Bukan hanya menjadi korban kekerasan, TA juga mengaku sudah beberapa diajak bersetubuh oleh EW.
"Orang tua korban terkejut, karena ternyata anaknya sudah lama menjadi korban."
"Dia lalu melapor ke Polres Tulungagung," tutur Anshori.
Persetubuhan pertama dilakukan pada Januari 2021 di rumah EW.
Saat itu EW mengajak TA ke rumahnya yang dalam keadaan kosong.
Selanjutnya perbuatan tak terpuji ini diulangi EW hingga empat kali, terakhir pada April 2022.
EW menjadikan gadis belia itu sebagai budak nafsu.
"Setelah mendapat laporan itu, Unit PPA segera melakukan penyelidikan dan meminta keterangan para saksi," ucap Anshori.
Setelah penyelidikan, penyidik mendapatkan alat bukti yang cukup.
EW lalu ditangkap pada Kamis (23/6/2022) untuk dimintai keterangan.
Penyidik meningkatkan statusnya sebagai tersangka dan menahan EW.
"Tersangka kami tahan selama penyidikan."
"Kami masih melengkapi berkas agar bisa dilimpahkan ke Kejaksaan," tegas Anshori.
Penyidik UPPA Satreskrim Polres Tulungagung menjerat EW dengan Pasal 81 Undang-undang Perlindungan Anak, tentang persetubuhan dengan anak di bawah umur.
Ia terancam hukuman penjara paling lama 15 tahun.
Update Google News SURYAMALANG.COM
Baru Keluar Penjara, Suami Bacok Istrinya, Cemburu Lihat Foto Begituan di HP Istri
SURYAMALANG.COM|NGAWI - Seorang suami di Ngawi tega menganiaya istrinya menggunakan senjata tajam hingga kritis.
EB (40) membacok istrinya BR (29) lantaran cemburu mengetahui foto istrinya bermesraan dengan lelaki lain.
Kanit II Satreskrim Polres Ngawi, Iptu Badrudin mengatakan penganiayaan tersebut bermula saat EB yang merupakan narapidana kasus pembunuhan baru saja keluar dari Lembaga Permasyarakatan 10 hari yang lalu.
Setelah mendekam 6 tahun di penjara, EB bisa menghirup udara bebas dan pulang ke rumahnya di Desa Gemarang, Kecamatan Kedunggalar.
Petaka datang saat EB melihat di HP istrinya dicium orang lain dan pergi ke tempat rekreasi.
"Akhirnya dua hari yang lalu cekcok selanjutnya istrinya dengan anaknya pulang ke orang tuanya di Desa Wonokerto, Kecamatan Kedunggalar," kata Badrudin, Kamis (30/6/2022).
Kamis (30/6/2022) pagi, EB datang ke Desa Wonokerto untuk mengantarkan baju anaknya.
Setelah beberapa kali pintu diketuk, BR membukakan pintu untuk suaminya tersebut.
"Setelah dibuka langsung ditanya ngapain disini, akhirnya cekcok lagi. Suaminya pergi ke arah dapur ambil pisau lalu melakukan penganiyaan kepada istrinya," jelas Badrudin.
BR pun mencoba untuk kabur keluar rumah, saat itu juga EB kembali ke dapur dan mengambil parang.
EB mengejar BR ke halaman depan rumah dan kembali membacok istrinya tersebut.
Setalah itu, EB langsung kabur meninggalkan tempat kejadian perkara (TKP) menggunakan sepeda motor.
Sedangkan BR dilarikan ke rumah sakit oleh warga setelah mengalami luka di kening dan tangan.
"Untuk pelaku menyerahkan diri ke Polres karena takut dikejar lalu dimassa warga," ucapnya.
Lebih lanjut, EB sendiri pada tahun 2016 lalu mendekam di dalam penjara dengan hukuman 10 tahun lalu.
Setelah ada asimilasi pidana, ia menjelani hukuman penjara selama 6 tahun.
Kamis, 30 Juni 2022
STOK PRODUK WONGPASAR GROSIR MALANG 30/06/2022
ikuti juga Info Produk kami di Line / Facebook / Telegram / Instagram / Twitter
KONTAK KAMI UNTUK PENDAFTARAN RESELLER
KAMI HANYA DI MALANG, TIDAK MEMILIKI CABANG DIMANAPUNKECUALI PERWAKILAN AGEN AGEN, RESELLER, DROPSHIP DISETIAP DAERAH.
@ Pengiriman via JNE, JNT, WAHANA, POS INDONESIA, SAKURA, DAKOTA, DOT CARGO, KGP (Kerta Gaya Pusaka). dll.@ Welcome Reseller & Customer
Hari ini, 100 Ekor Sapi di Kota Malang Terima Vaksin PMK
SURYAMALANG.COM | MALANG - Sebanyak 100 ekor sapi di Kota Malang mendapatkan vaksin Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) pada Rabu (29/6/2022) ini.
Pemberian vaksin ini menyebar di dua kecamatan yang ada di Kota Malang, yakni di Kecamatan Sukun dan Kecamatan Kedungkandang.
Plt Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kota Malang, Sri Winarni menyampaikan, dalam vaksinasi PMK hari ini total ada 100 dosis yang disediakan.
Pemberian vaksinasi ini diprioritaskan kepada sapi perah dan sapi potong yang ada di peternakan sapi.
"Total ada 100 dosis yang kami suntikan pada hari ini. Sekarang kami di Mulyorejo, kemudian akan lanjut ke Kecamatan Kedungkandang dan ke Kelurahan Cemorokandang," ucapnya saat meninjau vaksinasi PMK di Kelurahan Mulyorejo.
Dari data Dispangtan Kota Malang per 28 Juni 2022 ini, total ada 370 kasus hewan ternak yang terjangkit PMK.
96 hewan ternak sembuh, dua mati, 160 telah dipotong dan kini tinggal 112 hewan ternak yang masih menjalani pengobatan.
Kini, Kota Malang telah mendapatkan 300 dosis vaksin PMK, yang rencananya akan disuntikkan sebelum 7 Juli 2022 nanti.
Proses pelaksanaan vaksinasi PMK di Kota Malang ini telah dilakukan, pada 27 Juni 2022 kemarin, dan menyasar kepada para peternak sapi.
"Seusai prioritas dari Menteri Pertanian, bahwa prioritas sapi yang menerima vaksin PMK adalah sapi perah dan sapi potong dalam keadaan sehat,"
"Di Kota Malang sapi perah ada 43. Sisanya sapi potong yang tidak diperjualbelikan dalam jangka waktu 6-7 bulan ke depan," terangnya.
Sementara itu, Kabid Peternakan dan Kesehatan Hewan Ternak Dispangtan Kota Malang, Anton Pramujiono menjelaskan, bahwa pemberian dosis vaksin untuk masing-masing sapi ialah 2ml.
Diharapkan melalui vaksinasi kekebalan tubuh dari sapi-sapi di Kota Malang dapat tumbuh dengan baik.
"Vaksinasi ini akan kami percepat, sebagai bentuk upaya kami dalam penanganan dan pengendalian PMK di Kota Malang," tandasnya.
Outlet Rumah Makan Ayam Nelongso d Jalan Soekarno Hattai Kota Malang Terbakar, Ini Penyebabnya Rabu, 29 Juni 2022 14:06
SURYAMALANG.COM|MALANG - Outlet Rumah Makan Ayam Nelongso yang terletak di Jalan Soekarno Hatta, Kelurahan Jatimulyo, Kecamatan Lowokwaru Kota Malang mendadak terbakar, Rabu (29/6/2022) pagi.
Kepala UPT Pemadam Kebakaran (PMK) Kota Malang, Teguh Budi Wibowo mengatakan, kejadian tersebut terjadi sekitar pukul 06.30 WIB.
"Saat itu, para pegawai outlet makanan tersebut sedang memasak di bagian dapur. Tiba-tiba, bola lampu mendadak meledak. Tak berselang lama, pegawai melihat ada asap mengepul dari lantai tiga," ujarnya kepada TribunJatim.com.
Melihat ada asap tebal, para pegawai langsung menghubungi PMK Kota Malang dan Polsek Lowokwaru.
"Kami mendapat laporan informasi tersebut pada pukul 06.52 WIB. Setelah itu, kami langsung menurunkan lima unit mobil PMK dan 15 personel ke lokasi," jelasnya.
Sesampainya di lokasi, petugas langsung bergerak melakukan pemadaman.
"Setelah dilakukan proses pemadaman dan pembasahan, maka pada pukul 07.20 WIB, kebakaran dinyatakan padam sepenuhnya. Kemudian, anggota Polsek Lowokwaru bersama tim INAFIS Polresta Malang Kota memasuki lokasi untuk mencari penyebab kebakaran," terangnya.
Teguh juga menambahkan, luas area yang terdampak kebakaran sekitar 28 meter persegi dan yang terbakar adalah bagian lantai tiga.
"Tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam kejadian tersebut. Hanya kerugian materi yang diperkirakan sebesar Rp 50 juta" tambahnya.
Sementara itu, Kapolsek Lowokwaru Kompol Suyoto membenarkan adanya kejadian kebakaran tersebut.
"Dari hasil penyelidikan, kebakaran tersebut diduga disebabkan korsleting listrik dari instalasi listrik," pungkasnya.








































