This is default featured slide 1 title
Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.
This is default featured slide 2 title
Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.
This is default featured slide 3 title
Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.
This is default featured slide 4 title
Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.
This is default featured slide 5 title
Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.
Selasa, 31 Oktober 2023
JUAL TAS SELIMUT BERBAHAN SPUNBUN UKURAN 40 X 30 cm DI MALANG | WONGPASAR GROSIR
Ini Alasan Ratusan Santri Ponpes di Ponorogo Siap Menangkan Prabowo-Gibran, Singgung Dana Abadi
TRIBUNJATIM.COM, PONOROGO - Kalangan santri di Ponorogo kembali menggelar deklarasi mendukung pasangan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka.
Kali ini dari santri Pondok Pesantren atau Ponpes Sendang Drajat di Kecamatan Jambon, Kabupaten Ponorogo.
Ratusan santri menyatakan bakal memperjuangkan kemenangan Prabowo-Gibran khususnya di Kabupaten Ponorogo.
Pantauan di lokasi, ratusan santri menggunakan baju serba putih. Mereka menggaungkan pasangan capres-cawapres dari koalisi Indonesia Maju (KIM) ini,
Aksi dukungan terhadap Menteri Pertahanan dan Wali Kota Surakarta ini karena beberapa alasan. “Ya kami mendukung Prabowo dan Gibran karena berbagai hal,”ujar pengasuh Ponpes Sendang Drajat, Kiai Ja'far Siddiq Albadawy, Senin (30/10/2023).
Karena satu menurut pandangannya, Prabowo sangat tulus ikhlas membangun Indonesia. Pun pasangannya, Gibran juga tidak kalah dengan Prabowo.
Dimana Gibran merupakan seorang pemimpin dari kalangan milenial. “Apalagi dalam deklarasinya kemarin, mas Gibran akan mendorong program untuk pesantren melalui dana abadi. Bagi saya sangat sreg,” kata Kiai Ja’far.
Mungkin, kata dia, saat ini ada dana untuk pesantren.
Namun tidak bisa terserap dengan baik. Dana abadi itu bisa untuk kesejahteraan santri, ustadz maupun masyarakat.
Kiai Ja’far mengaku dengan adanya dana abadi pesantren, tentu dari Ponpes Sendang Drajat mendukung. Lantaran secara tidak langsung
mensejahterakan pesantren.
Harapan kami dengan deklarasi ini bisa mendongkrak nama Prabowo dan Gibran yang selama ini menjadi tokoh nasionalis sekaligus tokoh santri,” pungkasnya.
Nasib Nahas Pemuda Surabaya Dikeroyok Belasan Orang, Dipicu Gambar Pada Jaket, Ending Lapor Polisi
TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Pengalaman tak mengenakan dialami AD (20) warga asal Bubutan.
Pemuda dikeroyok sekitar 15 orang di Jalan Tembok Dukuh pada Minggu (29/10) malam.
AD menjelaskan kronologi kejadian bermula ketika keluar rumah mengendarai sepeda motor untuk mengambil uang di ATM yang sekitaran Jalan Tembok Dukuh.
Selesai mengambil uang, ada sejumlah anak muda meneriakinya seperti menantang.
Lalu dia buru-buru mengendarai sepeda motornya cari tempat aman dengan berhenti di warung makan.
Naas, para pelaku saat itu bukan malah pergi. Gerombolan pelaku datang ke korban. Mereka kemudian menyerang korban.
"Saat itu ada 15 orang meneriaki bedes bedes (monyet monyet) lalu saya puter balik mencari tempat aman. Pas berhenti di warung makan saya dihajar," kata AD.
Para pelaku saat itu memaksa korban untuk melepas jaket gambar atribut perguruan silat yang dikenakan. Jaket korban diketahui merupakan atribut perguruan silat.
Warga yang ada sekitar kemudian bergegas menolong korban. Ada salah seorang yang membantu korban dengan memukuli pelaku menggunakan kursi plastik. Para pelaku kemudian kabur.
Korban akhirnya melaporkan kejadian yang baru dialami ke Polrestabes Surabaya, Senin (30/10). Dia saat itu datang membawa rekaman CCTV. Tayangan tersebut diserahkan ke Polrestabes Surabaya sebagai alat bukti.
Kasat Reskrim Polrestabes Surabaya AKBP Hendro Sukmono mengatakan, telah memonitor kasus tersebut. Laporan korban telah sampai di SPKT. Untuk tindak lanjut akan melakukan pemeriksaan laporan.
"Atas kasus tersebut tentunya akan segera ditangani oleh tim reskrim," tutup AKBP Hendro.
Senin, 30 Oktober 2023
Seorang Bapak Tewas Terbakar di Kandang Ayam Karena Bakar Sampah, Sempat Diingatkan Putrinya
TRIBUNJATIM.COM, MOJOKERTO - Peristiwa kebakaran kandang ayam di Jl Duku Desa Seduri, Kecamatan Mojosari, Kabupaten Mojokerto, merengut satu korban meninggal.
Korban bernama Subandi (86) yang tak lain adalah pemilik kandang ayam tersebut.
Dari informasi yang dihimpun, saat itu korban membakar sampah didekat kandang yang berada persis di belakang dapur rumahnya, pada Minggu (29/10/2023) sekitar pukul 13.30 WIB.
Tiba-tiba api merembet membakar kandang ayam. Korban diduga terperangkap di dalam kandang hingga terbakar dan meninggal.
"Korban ditemukan sudah dalam kondisi meninggal di lokasi kejadian kebakaran," ucap Kapolsek Mojosari, AKP Purnomo.
AKP Purnomo menjelaskan dari keterangan saksi, putri korban sempat melarang agar tidak membakar sampah sendirian.
"Jadi tadi korban sempat diingatkan putrinya, nanti (Sampah) dibakar agak sore. Lalu ditinggal putrinya salat, tapi tiba-tiba tetangganya teriak ada kebakaran di kandang itu," bebernya.
Ia mengatakan warga setempat berupaya memadamkan api dengan air seadanya dan mendobrak pintu kandang.
Namun api semakin membesar akhirnya warga melaporkan ke Polsek dan Damkar BPBD Kabupaten Mojokerto.
"Kondisinya korban sudah tua untuk berdiri sudah sulit dari keterangan saksi di Polsek," jelasnya.
Kepala Bidang (Kabid) Kedaruratan dan Logistik, BPBD Kabupaten Mojokerto, Abdul Khakim mengungkapkan dua unit mobil Damkar diterjunkan untuk memadamkan api di lokasi kebakaran kandang ayam.
"Dampak kebakaran menyebabkan satu korban meninggal yang merupakan pemilik rumah," terangnya.
Petugas Damkar berhasil memadamkan api dan melakukan pembasahan
sekitar pukul 14.12 WIB.
"Api berhasil dipadamkan dan dinyatakan aman. Untuk luas area kebakaran kurang lebih 12 meter," pungkasnya.
Wanita Naas Jadi Korban Kecelakaan Maut di Jalur Pantura Tuban, Dihantam Bus saat Menyebrang
TRIBUNJATIM.COM, TUBAN - Kecelakaan lalu lintas terjadi di Jalur Pantura Tuban-Bancar turut Desa Sugihwaras, Kecamatan Jenu, Kabupaten Tuban, Minggu (29/10/2023) siang.
Bus Jaya Utama nopol L 7736 UV menumbuk motor Honda Vario nopol S 3420 EAB di jalur tersebut. Siti Cholifah selaku pengemudi motor, meninggal dunia di lokasi kejadian.
Kanit Gakkum Polres Tuban Ipda Eko Sulistiono mengemukakan, kecelakaan maut di jalur pantura itu terjadi sekitar pukul 12.00.
Kronologinya, terang Eko sapaannya, semula Honda Vario nopol S 3420 EAB dikemudikan Siti Cholifah berjalan dari arah timur ke barat di jalur kanan (berjalan di tepi jalan melawan arus).
Kemudian, Honda Vario dikemudikan Siti Cholifah ini bermanuver menyeberang jalan. Nahas, ketika berada di tengah badan jalan, melaju Bus Jaya Utama nopol L 7736 UV dari arah barat ke timur.
"Karena jarak antara dua kendaraan tersebut dekat, kecelakaan lalu lintas pun tak terhindarkan," ujarnya kepada Tribunjatim.com, Minggu (29/10/2023) sore.
Akibat tabrakan ini, terang Eko, Siti Cholifah meninggal dunia di lokasi kejadian. Luka diderita perempuan berusia 43 tahun asal Desa Sumurgung, Kecamatan/Kabupaten Tuban itu amat parah.
Sementara itu, lanjut dia, para awak bus Jaya Utama nopol L 7736 UV dan 20 penumpangnya dinyatakan selamat. Meski, bus itu sempat terperosok keluar badan jalan usai bertabrakan.
"Faktor yg mempengaruhi laka lantas ini, diduga pengemudi Honda Vario Nopol S 3420 EAB tak memprioritaskan jalur utama saat menyebrang," pungkasnya.
Sabtu, 28 Oktober 2023
Kawasan Taman Hutan Raya di Mojokerto Kembali Terbakar, Hanguskan Kawasan Tanaman Melina
TRIBUNJATIM.COM, MOJOKERTO - Kebakaran hutan kembali terjadi di wilayah Taman Hutan Raya (Tahura) R Soerjo lereng Gunung Anjasmoro, Kamis (26/10/2023).
Areal kebakaran berada di Blok Putuk Kucing, Gunung Anjasmoro, Desa Ngembat, Kecamatan Gondang, Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur.
Kepala Bidang (Kabid) Kedaruratan dan Logistik, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Mojokerto, Abdul Khakim menjelaskan, tim petugas Tahura berupaya memadamkan api yang membakar kawasan hutan tersebut.
"Titik api sudah dapat dipadamkan oleh Tim Tahura R Soerjo, pada Jumat pukul 03.30 WIB," ucap Abdul Khakim, Jumat (27/10/2023).
Ia mengatakan, dampak kebakaran hutan yang terjadi, pada Kamis siang sekitar pukul 14.00 WIB itu menghanguskan kawasan tanaman melina, bambu alas dan ilalang kering.
"Untuk luas area yang terdampak kebakaran hutan belum diketahui. Petugas di posko melakukan pemantauan antisipasi potensi kebakaran susulan," jelasnya.






















