This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Rabu, 01 November 2023

Ada Tersangka Lain Terkait Pembunuhan Tuti dan Amalia? Kuasa Hukum Danu Singgung Skenario: Tak Wajar

 


TRIBUNJATIM.COM -  Polisi hingga kini menyelidiki kasus pembunuhan ibu dan anak di Subang. 

Kasus pembunuhan yang merenggut nyawa Tuti Suhartini dan Amalia Mustika Ratu  ini sempat heboh pada 2021 lalu. 

Namun saat itu siapa pelakunya masih menjadi teka-teki. 

2023 ini, Muhammad Ramdanu (21) atau Danu menyerahkan diri ke polisi terkait kasus pembunuhan Tuti dan Amalia. 

Danu, diketahui merupakan keponakan Tuti Suhartini

Dari pengakuan Danu, polisi telah menetapkan lima orang tersangka yang diduga pelaku dalam peristiwa berdarah di Jalan Cagak, Kabupaten Subang, pada 18 Agustus 2021.

Lima orang tersangka itu termasuk Danu dan suami-ayah korban pembunuhan di Subang, Yosef. 

Kini, kuasa hukum Danu, Achmad Taufan meyakini bakal ada tersangka lain di kasus pembunuhan ibu dan anak di Subang.

Sebab menurut Achmad Taufan, ada kemungkinan pelaku lain yang ikut membantu memuluskan pembunuhan ini.

Hal itu dilihat dari kelihaian para tersangka untuk mengaburkan kasus kematian Tuti Suhartini dan Amalia Mustika Ratu tersebut.

Achmad Taufan menuturkan, dari hasil olah TKP beberapa waktu lalu polisi mengamankan sejumlah barang.

"Ada beberapa pertemuan, sarung golok, kabel data, casing hp, pakaian juga.

Itu langsung diamankan oleh penyidik," katanya dilansir dari Youtube Misteri Mbak Suci, Senin (30/10/2023).

Menurut Taufan, dirinya meyakini adanya dugaan tersangka lain di kasus Subang ini.

"Apabila ada dugaan ada tersangka lain, kami berharap segera ditangkap dan dijadikan tersangka," kata dia.

Bukan tanpa alasan, Achmad Taufan yakin ada tersangka lain sebab rencana pembunuhan ini bisa tersusun sangat rapi.

"Saya meyakini ada dugaan-dugaan bahwa pelaku ini pasti ramai-ramai membuat rencana hebat," ujar dia.

Hal itu terbukti dari sulitnya polisi mengungkap kasus pembunuhan ini.

"Mereka sudah bisa memprediksi bahwa perkara ini bisa dibuat zonk, akan bisa dibuat kabur dan dan tidak bisa diungkap," jelasnya.

Untuk itu Taufan menduga bahwa skenario ini sudah dibuat sebaik mungkin.

"Jadi skenario ini sudah dibuat, dan kita berharap ada tersangka lain," ujar Achmad Taufan.

Menurut dia, pelaku dalam kasus Subang ini bukan hanya sebatas para eksekutor saja.

"Tapi membantu ini itu, merencanakan, bagaimana caranya barang ini bisa pindah, bagaimana caranya polisi datang olah TKP kabur dan gak jelas," tuturnya.

Dikatakan dia, sekecil apapun peran pelaku tersebut tentu membantu para tersangka.

Bahkan ia yakin kalau pelaku sesungguhnya ini bisa terus bertambah.

"Kalau sudah berhasil diungkap rencana ini, saya yakin kemungkinan besar tersangka bisa lebih dari lima," bebernya.

Achmad Taufan juga mengatakan, ia menduga bahwa para pelaku sudah punya tugasnya masing-masing.

"Karena ini pembunuhan yang tidak wajar, sangat tak wajar. semoga beberapa hari ke depan lebih terang lagi," kata dia.

Ia juga meyakini adanya upaya obstruction of justice dari oknum untuk mengaburkan kasus Subang ini.

"Sudah pasti ada OOJ, oknum yang mencoba menghalangi, mengaburkan, sehingga masyarakat dan polisi dibuat bingung," tandasnya.

Bahkan menurut Taufan, Polda Jawa Barat pun saat ini sudah mengendus hal itu dan melakukan pendalaman.

"Karena perencanaannya hebat, saya duga pasti ada OOJ, pasti ada oknum. Saya dapat update dari polda, mereka sedang mendalami itu," pungkasnya.

Danu Dituduh Karang Cerita, Yosef Tak Terima

Yosef rupanya tak terima dengan berbagai keterangan yang disodorkan oleh Danu.

Bahkan pihak Yosef menuding Danu telah merekayasa cerita kepada polisi.

Padahal Yosef telah resmi ditetapkan tersangka atas kasus pembunuhan istri dan anak kandungnya.

Yosef tak terima atas klaim sepihak dari Danu yang turut menyeretnya dalam polemik kasus Subang.

Seperti diketahui, polisi menetapkan Yosef sebagai tersangka setelah Danu menceritakan kronologi pembunuhan Tuti dan Amalia pada 18 Agustus 2021 lalu menurut versinya.

Dalam versi cerita Danu, Yosef adalah dalang di balik pembunuhan istri dan anak kandungnya sendiri.

Akibat kesaksian Danu tersebut, ia bersama Yosef resmi dijadikan tersangka dan ditahan di Polda Jabar.

Tak cuma Yosef, Danu juga menyebut nama Mimin, Arighi, dan Abi sebagai pelaku kasus Subang.

Karenanya, polisi pun ikut menetapkan Mimin, Arighi, dan Abi sebagai tersangka.

Atas kesaksian Danu, pihak Yosef dan pengacaranya, Rohman Hidayat pun tak terima.

Rohman pun mengurai pembelaan terhadap kliennya sekaligus mematahkan kesaksian Danu.

Ditegaskan Rohman, semua cerita yang diurai Danu adalah karangan semata.

"Keterangan Danu menerangkan bahwa tiga orang ada di TKP, Arighi, Abi, Mimin.

Itu Arighi, Abi, Mimin enggak kenal sama Danu, jadi itu ngarang," imbuh Rohman Hidayat melalui sambungan telepon, Senin (23/10/2023).

Lagipula kalaupun Yosef, Mimin dan anak-anaknya terlibat kasus Subang, penyidik sudah pasti menahan mereka semua.

Terlebih dua tahun lalu, Mimin, Arighi, dan Abi serta Yosef sudah menjalani tes kebohongan.

"Makanya ketika sekarang Danu buat pengakuan Arighi Abi ada di TKP.

Ibu dan anak-anaknya, Mimin, Arighi dan Abi udah dites kebohongan.

Kalau ada kebohongan, pasti dikejar kok sama Bareskrim," ungkap Rohman Hidayat.

Karenanya kini menurut Rohman, semua keterangan Danu hanya rekayasa.

Termasuk soal barang bukti golok yang disebutkan oleh Danu sebagai senjata Yosef menghabisi Tuti dan Amalia.

Sejak dua tahun lalu, barang bukti golok tersebut tidak jua ditemukan.

"Semua yang direkonstruksi itu semua murni rekayasa Danu. Kalau memang benar, katanya dia (Danu) disuruh ngebuang (barang bukti), dia enggak bisa menemukan barang itu sampai sekarang," ujar Rohman.

Lebih lanjut, Rohman pun mengungkap fakta yang tak banyak diketahui orang.

Fakta itu nyatanya bisa mematahkan keterangan Danu soal keterlibatan Yosef, Mimin, Arighi, dan Abi dalam pembunuhan Tuti dan Amalia.

Ditegaskan Rohman, empat kliennya, Yosef, Mimin, Arighi, dan Abi tidak ada yang bisa mengendarai atau menyetir mobil.

Lantaran hal itu, Rohman heran dengan pernyataan Danu soal melihat salah satu dari keempat tersangka sempat mengendarai mobil Alphard sebelum akhirnya urung membawa jenazah Tuti dan Amalia.

"Di antara Yosef, Mimin, Arighi, Abi, tidak ada yang bisa mengendarai mobil.

Empat orang itu tidak ada yang bisa mengendarai mobil.

Siapa yang punya akses ke mobil itu, yang pegang kunci siapa?" tegas Rohman.

"Dari mobil ini kan posisi mobil terbalik. Anggap benar lah keterangan Danu, ada Yosef, Mimin, Arighi, dan Abi di TKP.

Lantas siapa yang muterin mobil? Ini banyak pertanyaan.

Danu harus melengkapi karangannya dengan bukti-buktinya," sambungnya.

Klaim Danu

Sementara itu, pihak Danu tetap bersikukuh menyeret Yosef, Mimin, Arighi, dan Abi dalam kasus Subang.

Pengacara Danu, Achmad Taufan menyebut bahwa kliennya disuruh oleh Yosef untuk terlibat dalam pembunuhan Tuti dan Amalia.

"Danu ke TKP, Danu disuruh jaga lokasi di pojokan hadap ke jalan sebelah kiri garasi. Yosep masuk ke dalam.

Enggak lama dari situ lampu garasi mati, itu pas malam kejadian jam 10-an," ungkap Achmad Taufan saat dihubungi TribunnewsBogor.com.

"Tengah malam jam 12 mau jam 1 itu datang Arighi sama Abi.

Danu enggak dekat tapi Danu tahulah keluarga Pak Yosep, Danu pernah dikenalkan dulu waktu masa sekolah," pungkas Taufan.

Tak cuma itu, Danu juga meyakini bahwa dirinya sempat disuruh mengambil golok oleh Yosef sebagai senjata pembunuhan.

"Danu disuruh Pak Yosef ambil golok di dapur di atas meja, Danu ambil, waktu itu garasi gelap, ruang dalam gelap, yang terang cuma dapur.

Goloknya diambil Danu, diambil Arighi, Danu disuruh jaga depan lagi, alasannya untuk jaga situasi," pungkas Taufan.

Selain itu, Danu juga bercerita bahwa dirinya sempat melihat kondisi mengenaskan Tuti dan Amalia di dalam kamar.

Kala itu Danu menyebut Amalia sedang disiksa oleh Abi, anak Mimin.

"Danu masuk ke dalam (kamar), melihat Amel lagi koma sakaratul maut gitu, dia hanya lihat Abi jedukin kepalanya (Amel) ke tembok.

Danu lihat bu Tuti tergeletak," ungkap Taufan.
















SUMBER : https://jatim.tribunnews.com/2023/10/31/ada-tersangka-lain-terkait-pembunuhan-tuti-dan-amalia-kuasa-hukum-danu-singgung-skenario-tak-wajar?page=4


Janji Ganjar, Prabowo dan Anies untuk PNS, Mulai Kenaikan Gaji Hingga Optimalisasi Kinerja ASN

 


Sejumlah janji untuk Pegawai Negeri Sipil (PNS) jelang Pilpres 2024 dilontarkan oleh tiga pasangan calon.

Tiga pasangan calon itu adalah Ganjar Pranowo - Mahfud MD, Prabowo Subianto - Gibran Rakabuming Raka dan Anies Baswedan - Muhaimin Iskandar.

Visi misi ketiganya untuk PNS sudah dilontarkan.

Seperti janji Anies dan Prabowo yang akan menaikkan gaji ASN dan PNS.

Sementara Ganjar Pranowo berjanji menjamin adanya sistem kerja yang jelas bagi para ASN agar mereka sejahtera.

Selain di atas, inilah sejumlah program atau janji lain yang diusung Anies, Ganjar, dan Prabowo apabila terpilih di Pilpres 2024:

1. Janji Anies untuk PNS

Bersama Muhaimin Iskandar (Cak Imin), Anies memiliki visi Indonesia Adil Makmur untuk Semua.

Dalam dokumen visi misi tersebut, janji untuk PNS ada dalam Misi 8 yaitu Memulihkan kualitas demokrasi, menegakkan hukum dan HAM, memberantas korupsi tanpa tebang pilih, serta menyelenggarakan pemerintahan yang berpihak pada rakyat.

Menurut Anies-Cak Imin, misi tersebut dapat diraih salah satunya dengan cara meningkatkan profesionalisme ASN.

Adapun agenda yang akan dijalankan Anies-Cak Imin apabila terpilih di Pilpres 2024 adalah:

- Menyederhanakan sistem akuntabilitas dan mengurangi beban administrasi ASN termasuk tenaga pendidikan,

peneliti, kesehatan, dan perangkat daerah untuk mengoptimalkan kinerja;

- Memperbaiki sistem pensiun untuk memberikan jaminan kesejahteraan akan kesejahteraan para ASN di masa tua.

Pasangan yang diusung Koalisi Perubahan itu juga memiliki agenda khusus yang ditujukan untuk 28 kelompok masyarakat, di antaranya ASN.

Agenda khusus berjudul ASN Magnet Talenta Terbaik memuat sejumlah janji, yaitu:

- Peningkatan kesejahteraan ASN melalui sistem gaji berkeadilan dan kepastian naik gaji minimal 15 persen dalam lima tahun;

- Perluasan manfaat jaminan sosial dalam hal mengakses hak pada hunian, kesehatan fisik dan mental ASN

- Lingkungan kerja yang suportif bagi ASN melalui cuti haid, cuti hamil, cuti ayah, dan insentif daycare;

- Peningkatan kuota beasiswa studi lanjut khusus ASN, di dalam dan luar negeri;

- Penyederhanaan dan pengurangan beban administratif;

- Seleksi dan promosi jabatan yang mengedepankan meritokrasi;

- Insentif dan penghargaan bagi ASN berdedikasi dan berprestasi;

- Perbaikan manajemen talenta ASN dengan sistem informasi Satu Data Talenta ASN (talent pool) di seluruh instansi pemerintah K/L/D;

- Perbaikan pengelolaan dan sistem pensiun, untuk memastikan para ASN sejahtera di hari tuanya.

2. Janji Ganjar untuk PNS

Sementara itu, Ganjar bersama Mahfud MD memiliki visi Menuju Indonesia Unggul.

Dalam dokumen visi misi Ganjar-Mahfud, janji untuk PNS tertuang dalam Misi 7: Mempercepat pelaksanaan demokrasi substantif, penghormatan HAM, supremasi Hukum yang berkeadilan, dan keamanan yang profesional.

Misi itu memiliki sejumlah agenda untuk mendukung pemerintahan yang bersih dan tulus melayani rakyat, salah satunya ASN Sejahtera.

Pasangan yang diusung koalisi PDIP, PPP, Hanura, dan Perindo ini menjamin adanya sistem kerja yang jelas.

Termasuk kenaikan jabatan yang transparan akuntabel, remunerasi yang konkret, dan sistem pindah yang padu padan bagi ASN, serta memastikan pelayanan prima ASN.

3. Janji Prabowo untuk PNS

Terakhir, ada pasangan Prabowo didampingi Gibran Rakabuming Raka dan memiliki visi Bersama Indonesia Maju Menuju Indonesia Emas 2045.

Dalam dokumen itu, terdapat 8 Program Hasil Terbaik Cepat yang harus diwujudkan dan dikawal langsung oleh presiden dan wakil presiden.

Salah satu yang disasar dalam program itu adalah para ASN.

Prabowo-Gibran ingin menaikkan gaji ASN (terutama guru, dosen, dan tenaga kesehatan), TNI/POLRI, dan pejabat negara.

Menurut pasangan yang diusung Koalisi Indonesia Maju ini, pelayanan publik yang baik akan terlaksana bila ASN terutama guru, dosen, dan tenaga kesehatan (nakes), TNI, polisi, dan pejabat negara berada dalam kondisi sejahtera.

Oleh karena itu, pendapatan mereka perlu ditingkatkan secara layak.

Kebijakan penggajian diarahkan pada upah minimum provinsi (UMP) dengan rentang gaji tertinggi mengacu pada jabatan profesional, meski pelaksanaan dilakukan bertahap sesuai kemampuan keuangan negara.

Dalam visi misi tersebut, Prabowo-Gibran juga memiliki sejumlah program kerja untuk PNS dalam Asta Cita 4 dan 7, yaitu:

- Mengangkat guru honorer secepatnya secara berkala dan tenaga honorer K2 menjadi ASN

- Membangun Sistem Integritas Nasional yang memberikan perhatian pada peningkatan integritas dan soft kompetensi ASN maupun APH.

- Membangun paradigma bahwa ASN adalah pelayan masyarakat, bukan sebaliknya.

- Menyusun birokrasi yang berdasarkan atas strategi pembangunan dan menerapkan manajemen kinerja ASN.

- Meningkatkan profesionalisme dan kesejahteraan aparatur negara.

- Mendorong akses pendidikan seluas-luasnya bagi ASN yang telah memenuhi kualifikasi dan persyaratan demi terciptanya regenerasi birokrasi.

- Menyempurnakan program talent pool dengan merekrut calon ASN terbaik, langsung dari lembaga pendidikan dan menyediakan area karier baru bagi pensiunan ASN yang masih ingin berkarya di luar pemerintahan.








Sprei Lady Rose











SUMBER : https://jatim.tribunnews.com/2023/10/31/janji-ganjar-prabowo-dan-anies-untuk-pns-mulai-kenaikan-gaji-hingga-optimalisasi-kinerja-asn?page=4

Selasa, 31 Oktober 2023

JUAL TAS SELIMUT BERBAHAN SPUNBUN UKURAN 40 X 30 cm DI MALANG | WONGPASAR GROSIR

  





TAS SELIMUT IMPOR


Tas Selimut Cantik
Dengan Bahan Sponbound dengan Plastik berkualitas Premium 
Tas dengan menggunakan mesin ultrasonic 
Tas Dengan menggunakan Resleting 
Tas Selimut cocok untuk selimut impor
- Warna Ungu 
- Warna Merah 
- Warna Pink Fanta

Cocok untuk Selimut Ukuran 180 X 200 atau 200 X 200 (ukuran besar)

Ketebalan Gramasi 75
Ukuran 40 X 30 cm

Untuk Custom juga bisa hubungi kami di bawah ini 




#quiltbag #kantongselimut #design #quiltbags #pevastoragebag #coverselimut #wadahselimut #giveaway #tasselimut #pevastorage #storageboxterlaris #quiltbagmurah #pevastoragebagjakarta #penyimpananselimut #storageselimut #selimut #property #designkamartidur #selimutimpor 



Ini Alasan Ratusan Santri Ponpes di Ponorogo Siap Menangkan Prabowo-Gibran, Singgung Dana Abadi

 


TRIBUNJATIM.COM, PONOROGO - Kalangan santri di Ponorogo kembali menggelar deklarasi mendukung pasangan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka.

Kali ini dari santri Pondok Pesantren atau Ponpes Sendang Drajat di Kecamatan Jambon, Kabupaten Ponorogo.

Ratusan santri menyatakan bakal memperjuangkan kemenangan Prabowo-Gibran khususnya di Kabupaten Ponorogo.

Pantauan di lokasi, ratusan santri menggunakan baju serba putih. Mereka menggaungkan pasangan capres-cawapres dari koalisi Indonesia Maju (KIM) ini,

Aksi dukungan terhadap Menteri Pertahanan dan Wali Kota Surakarta ini karena beberapa alasan. “Ya kami mendukung Prabowo dan Gibran karena berbagai hal,”ujar pengasuh Ponpes Sendang Drajat, Kiai Ja'far Siddiq Albadawy, Senin (30/10/2023).

Karena satu menurut pandangannya, Prabowo sangat tulus ikhlas membangun Indonesia. Pun pasangannya, Gibran juga tidak kalah dengan Prabowo.

Dimana Gibran merupakan seorang pemimpin dari kalangan milenial. “Apalagi dalam deklarasinya kemarin, mas Gibran akan mendorong program untuk pesantren melalui dana abadi. Bagi saya sangat sreg,” kata Kiai Ja’far.

Mungkin, kata dia, saat ini ada dana untuk pesantren.

Namun tidak bisa terserap dengan baik. Dana abadi itu bisa untuk kesejahteraan santri, ustadz maupun masyarakat.

Kiai Ja’far mengaku dengan adanya dana abadi pesantren, tentu dari Ponpes Sendang Drajat mendukung. Lantaran secara tidak langsung 

mensejahterakan pesantren.

Harapan kami dengan deklarasi ini bisa mendongkrak nama Prabowo dan Gibran yang selama ini menjadi tokoh nasionalis sekaligus tokoh santri,” pungkasnya.










SUMBER : https://jatim.tribunnews.com/2023/10/30/ini-alasan-ratusan-santri-ponpes-di-ponorogo-siap-menangkan-prabowo-gibran-singgung-dana-abadi





Nasib Nahas Pemuda Surabaya Dikeroyok Belasan Orang, Dipicu Gambar Pada Jaket, Ending Lapor Polisi

 


TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Pengalaman tak mengenakan dialami AD (20) warga asal Bubutan.

Pemuda dikeroyok sekitar 15 orang di Jalan Tembok Dukuh pada Minggu (29/10) malam. 

AD menjelaskan kronologi kejadian bermula ketika keluar rumah mengendarai sepeda motor untuk mengambil uang di ATM yang sekitaran Jalan Tembok Dukuh.

Selesai mengambil uang, ada sejumlah anak muda meneriakinya seperti menantang.

Lalu dia buru-buru mengendarai sepeda motornya cari tempat aman dengan berhenti di warung makan.

Naas, para pelaku saat itu bukan malah pergi. Gerombolan pelaku datang ke korban. Mereka kemudian menyerang korban.

"Saat itu ada 15 orang meneriaki bedes bedes (monyet monyet) lalu saya puter balik mencari tempat aman. Pas berhenti di warung makan saya dihajar," kata AD.

Para pelaku saat itu memaksa korban untuk melepas jaket gambar atribut perguruan silat yang dikenakan. Jaket korban diketahui merupakan atribut perguruan silat. 

Warga yang ada sekitar kemudian bergegas menolong korban. Ada salah seorang yang membantu korban dengan memukuli pelaku menggunakan kursi plastik. Para pelaku kemudian kabur.

Korban akhirnya melaporkan kejadian yang baru dialami ke Polrestabes Surabaya, Senin (30/10). Dia saat itu datang membawa rekaman CCTV. Tayangan tersebut diserahkan ke Polrestabes Surabaya sebagai alat bukti.

Kasat Reskrim Polrestabes Surabaya AKBP Hendro Sukmono mengatakan, telah memonitor kasus tersebut. Laporan korban telah sampai di SPKT. Untuk tindak lanjut akan melakukan pemeriksaan laporan.

"Atas kasus tersebut tentunya akan segera ditangani oleh tim reskrim," tutup AKBP Hendro.















SUMBER : https://jatim.tribunnews.com/2023/10/30/nasib-nahas-pemuda-surabaya-dikeroyok-belasan-orang-dipicu-gambar-pada-jaket-ending-lapor-polisi





Senin, 30 Oktober 2023

Seorang Bapak Tewas Terbakar di Kandang Ayam Karena Bakar Sampah, Sempat Diingatkan Putrinya

 


TRIBUNJATIM.COM, MOJOKERTO - Peristiwa kebakaran kandang ayam di Jl Duku Desa Seduri, Kecamatan Mojosari, Kabupaten Mojokerto, merengut satu korban meninggal. 

Korban bernama Subandi (86) yang tak lain adalah pemilik kandang ayam tersebut.

Dari informasi yang dihimpun, saat itu korban membakar sampah didekat kandang yang berada persis di belakang dapur rumahnya, pada Minggu (29/10/2023) sekitar pukul 13.30 WIB.

Tiba-tiba api merembet membakar kandang ayam. Korban diduga terperangkap di dalam kandang hingga terbakar dan meninggal.

"Korban ditemukan sudah dalam kondisi meninggal di lokasi kejadian kebakaran," ucap Kapolsek Mojosari, AKP Purnomo.

AKP Purnomo menjelaskan dari keterangan saksi, putri korban sempat melarang agar tidak membakar sampah sendirian.

"Jadi tadi korban sempat diingatkan putrinya, nanti (Sampah) dibakar agak sore. Lalu ditinggal putrinya salat, tapi tiba-tiba tetangganya teriak ada kebakaran di kandang itu," bebernya.

Ia mengatakan warga setempat berupaya memadamkan api dengan air seadanya dan mendobrak pintu kandang.

Namun api semakin membesar akhirnya warga melaporkan ke Polsek dan Damkar BPBD Kabupaten Mojokerto.

"Kondisinya korban sudah tua untuk berdiri sudah sulit dari keterangan saksi di Polsek," jelasnya.

Kepala Bidang (Kabid) Kedaruratan dan Logistik, BPBD Kabupaten Mojokerto, Abdul Khakim mengungkapkan dua unit mobil Damkar diterjunkan untuk memadamkan api di lokasi kebakaran kandang ayam.

"Dampak kebakaran menyebabkan satu korban meninggal yang merupakan pemilik rumah," terangnya.

Petugas Damkar berhasil memadamkan api dan melakukan pembasahan

sekitar pukul 14.12 WIB.

"Api berhasil dipadamkan dan dinyatakan aman. Untuk luas area kebakaran kurang lebih 12 meter," pungkasnya.
















SUMBER : https://jatim.tribunnews.com/2023/10/29/seorang-bapak-tewas-terbakar-di-kandang-ayam-karena-bakar-sampah-sempat-diingatkan-putrinya