Ready Stok Selimut Rosana Jumbo 210 X 240
This is default featured slide 1 title
Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.
This is default featured slide 2 title
Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.
This is default featured slide 3 title
Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.
This is default featured slide 4 title
Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.
This is default featured slide 5 title
Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.
Selasa, 30 Januari 2024
STOK PRODUK WONGPASAR GROSIR MALANG 30/01/2024
Mobil Kecelakaan di Tol Ngawi, Anak Gus Aab Sempat Memanggil ‘Abi, Abi’
Jember (beritajatim.com) – Enam orang Pengurus Nahdlatul Ulama Cabang Jember, Jawa Timur, menjenguk Ketua Lembaga Dakwah Pengurus Besar Nahdlatul Ulama KH Abdullah Syamsul Arifin atau Gus Aab di Rmah sakit Widodo, Ngawo, pasca kecelakaan di jalan tol Ngawi, Senin (29/1/2024) dini hari.
Sekretaris Pengurus Cabang NU Jember Abdul Hamid Pujiono mengatakan, Gus Aab dalam kondisi sadar dan sudah bisa diajak bicara. “Tadi malam, saat mobil sampai masuk ke selokan, kemudian anaknya sempat bilang ‘Abi, Abi’,” katanya.
Gus Aab tidak bercerita banyak. “Beliau cerita mau dirujuk ke Solo, tapi oleh Gubernur (Khofifah Indar Parawansa) disuruh dibawa ke RS dr. Sutomo Surabaya,” kata Pujiono.
Pujiono tidak berani banyak bertanya macam-macam. “Yang penting kami sudah tahu keadaan beliau. Beliau sudah bisa ngomong, berkomunikasi dengan kami. Kami hanya bisa mendoakan, memacu semangatnya,” katanya.
Menurut Pujiono, Gus Aab bersama putranya, Said Hisyam Abduillah (18), dan sopirnya Muhammad Baidowi (30), dalam perjalanan dari Surabaya menuju Jogjakarta untuk mengikuti acara Konferensi Besar NU. Kronologi yang diperoleh beritajatim.com menyebutkan, mobil Fortuner putih nopol P 1672 HO yang ditumpangi Gus Aab terbalik usai menghantam pembatas jalan, di Tol Ngawi-Solo KM 549B masuk Desa Kedungharjo, Kecamatan Mantingan, Kabupaten Ngawi, Jawa Timur, Senin (29/1/2024) pukul 00.30 WIB.
Kecelakaan itu bermula saat mobil yang sebelumnya dikemudikan Muhammad Baidowi, digantikan oleh Hisyam Abdulllah (18). Mobil itu melaju kencang saat cuaca hujan dari arah Surabaya menuju Yogyakarta untuk hadir dalam Harlah ke-101 NU pada Senin (29/1/2024) siang.
Sampai di lokasi kejadian, diduga mobil mengalami aquaplaning dan kemudian menghantam pembatas di kiri jalan. Mobil itu berhenti setelah terbalik ke parit. Muhammad Baidowi pun tewas di lokasi, sementara Abdullah Syamsul Arifin dan Hisyam Abdullah mengalami luka. Jenazah Muhammad Baidowi pun dievakuasi ke RSUD dr Soeroto Ngawi. [wir]
Jelang Coblosan, Puluhan Anggota KPPS di Jombang Mundur
Jombang (beritajatim.com) – Menjelang coblosan Pemilu 2024 yang dihelat 14 Februari, puluhan anggota KPPS (Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara) di Kabupaten Jombang mengundurkan diri. Sebabnya beragam. Salah satunya adalah pindah bekerja ke luar kota.
“Ada 65 anggota KPPS yang mengundurkan diri. Itu sudah lama sebenarnya. Kita sudah lakukan penanganan sehingga tidak menganggu pelaksanaan pemilu. Kalau detailnya nanti dijelaskan oleh Bu Rita (Rita Darmawati, Divisi Sosialisasi Pendidikan Pemilih Partisipasi Masyarakat dan SDM KPU Jombang),” ujar Ketua KPU Jombang Abdul Wadud Burhan Abadi, Selasa (30/1/2024).
KPU Jombang mencatat ada 65 anggota KPPS mundur. Padahal mereka dilantik pada Kamis (25/1/2024). Sementara jumlah total KPPS ada 27.006 orang. Burhan mengatakan, ada tiga faktor KPPS diberhentikan oleh PPS. Diantaranya, meninggal dunia, tidak diketahui keberadannya, serta mengundurkan diri karena alasan yang dapat diterima.
Rita Darmawati membenarkan mundurnya puluhan KPPS itu. Menurutnya, dari jumlah keseluruhan 27.006 KPPS di Jombang, yang mundur termasuk sedikit. Sebaba, jika dihitung tidak sampai 0,05 persen.
“Kami tetap menghormati keputusan setiap orang. Sehingga jika ada KPPS yang mengundurkan diri sebelum hari H coblosan masih boleh. Tapi bila mengundurkan diri saat hari H coblosan tidak boleh,” jelas Rita.
Lalu, bagaimana mekanisme pengunduran diri tersebut? Rita mengungkapkan, mekanisme mengundurkan diri diawali dengan membuat surat pengunduran diri kepada KPPS. Selanjutnya, PPS akan melakukan pleno pemberhentian dan melakukan PAW.
Jika ada cadangan (anggota), maka cadangan akan naik jadi KPPS. Sedangkan kalau tidak ada maka penunjukan langsung. Semua mekanisme itu diplenokan di berita acara. “Secara langsung, pengunduran diri akan ditangani PPS,” ujarnya.
“Kami hanya mengetahui berdasarkan pengajuan buka akun anggota KPPS yang mengundurkan lewat akun Sistem Informasi Anggota KPU dan Badan Ad hoc (Siakba). Ada 65 KPPS yang mengundurkan diri,” pungkas Rita. [suf]
SUMBER : https://beritajatim.com/politik-pemerintahan/jelang-coblosan-puluhan-anggota-kpps-di-jombang-mundur/



























