This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Jumat, 05 April 2024

Viral! Polisi Ciduk Pencuri Pakai Kostum Pocong di Ponorogo


 Ponorogo -Jajaran kepolisian dari Polsek Sambit Ponorogo berhasil mengamankan seorang pencuri yang memakai kostum pocong saat beraksi. Pencuri yang bernama Suyono itu, berhasil ditangkap warga saat melakukan aksi pencurian di salah satu toko swalayan di wilayah Kecamatan Sambit. Pelaku pun sempat dimassa oleh warga, karena  hendak kabur saat diamankan.

“Jadi jelang dini hari tadi, Polsek Sambit mengamankan seorang pelaku pencurian rokok di salah satu toko swalayan di wilayah Kecamatan Sambit,” kata Kapolsek Sambit, AKP Baderi, Jumat (05/04/2024).

Untuk masuk ke dalam toko swalayan itu, kata Baderi sang pelaku masuk lewat memanjat atap bangunan. Saat berhasil masuk, pelaku pun menjebol pintu menggunakan linggis. Pintu pun akhirnya berhasil dibuka, dan pelaku mulai mengambil barang-barang yang ada di dalam toko swalayan tersebut. Rokok menjadi target pelaku untuk dicuri.

“Masuk lewat atap dan menjegol pintu pakai linggis yang sudah dibawanya. Masuk toko langsung mengambi roko dan barang-barang lainnya,” katanya.

Pelaku akhirnya diketahui oleh salah satu karyawan toko swalayan tersebut. Saat ada orang tak dikenal masuk dan toko dalam keadaan tutup, alarm toko pun berbunyi dan terkoneksi dengan telepon pintar milik sang karyawan. Karyawan pun langsung membuka toko untuk mengecek. Saat itu, karyawan mendapati ada pocong di dalam toko tersebut. Karyawan sempat takut, namun akhirnya teriak maling hingga akhirnya banyak warga yang mendekat.

“Alarm toko yang bunyi itu terkoneksi dengan HP karyawan. Hingga akhirnya mengecek toko, dan mendapati ada orang sudah menggunakan pakaian ala pocong atau menggunakan mukena,” kata Baderim.

Pelaku pun panik, karena dirinya diteriaki maling oleh karyawan toko tersebut, yang bersangkutan berusaha kabur dengan mengacungkan linggis yang dibawa kepada warga. Namun, warga yang banyak akhirnya bisa melumpuhkan pencuri tersebut.

“Pelaku akhirnya bisa diamankan dan saat ini masih menjalani pemeriksaan lebih lanjut,” pungkasnya. [end/aje]



Gempa Dahsyat Guncang Taiwan Hari Ini, Runtuhkan Bangunan Hingga Ancam Tsunami


 Surabaya (beritajatim.com) – Sebuah gempa bumi dahsyat dengan kekuatan mencapai 7,2 SR mengguncang Taiwan pada Rabu (3/4/2024), meruntuhkan bangunan-bangunan di kota bagian selatan dan menciptakan ancaman tsunami yang melanda daratan di pulau-pulau selatan Jepang.

Dampak yang paling terlihat dari gempa ini adalah rusaknya bangunan tinggi, termasuk sebuah bangunan berlantai lima di Hualien yang rusak parah, dengan lantai pertamanya runtuh dan lantai lainnya miring pada sudut 45 derajat. Bahkan di ibukota, Taipei, ubin berjatuhan dari gedung-gedung tua serta di beberapa kompleks perkantoran.

Sebagai respon terhadap guncangan ini, layanan kereta api dihentikan di seluruh pulau dengan populasi mencapai 23 juta jiwa ini, begitu juga dengan layanan kereta bawah tanah Taipe. Namun, meskipun terjadi kekacauan sementara, keadaan di ibu kota segera kembali normal, dengan anak-anak berangkat sekolah dan aktivitas harian tampak berlangsung seperti biasa.

Menurut Badan Pemantau Gempa Bumi Taiwan, gempa ini memiliki kekuatan sebesar 7,2 SR, sementara Survei Geologi AS mencatat kekuatannya mencapai 7,4 SR. Gempa tersebut terjadi pada pukul 7:58 pagi sekitar 18 kilometer sebelah selatan-barat daya Hualien, dengan kedalaman sekitar 35 kilometer.

Efek gempa ini juga terasa jauh hingga ke Kinmen, sebuah pulau yang dikuasai Tiawan di lepas pantai Cina, dengan beberapa gempa susulan terasa di Taipei dalam satu jam setelah gempa pertama. Badan Survei Geologi Amerika Serikat (USGR) mencatat salah satu gempa susulan dengan kekuatan mencapai 6,5 SR dan kedalaman 11,8 kilometer.

Tidak hanya itu, ancaman tsunami juga menjadi sorotan setelah gempa ini terjadi. Badan Meteorologi Jepang memperkirakan tinggi gelombang tsunami hingga 3 meter untuk kelompok pulau Okinawa di Jepang Selatan, dengan gelombang setinggi 30 cm terdeteksi di pulau Yonaguni sekitar 15 menit setelah gempa terjadi.

Meskipun begitu, Pusat Peringatan Tsunami menegaskan bahwa tidak ada ancaman tsunami di Hawaii atau wilayah Pasifik AS di Guam.

Gempa ini merupakan salah satu yang terkuat melanda Taiwan dalam 25 tahun terakhir, mengingat pada tragedi gempa tahun 1999 yang menyebabkan kerusakan parah dan menewaskan ribuan orang. Taiwan, terletak di sepanjang “Cincin Api” Pasifik, sebuah garis patahan seismic yang mengelilingi Samudra Pasifik dimana sebagian besar gempa bumi di dunia terjadi. Dengan demikian, kehati-hatian dan kewaspadaan tetap ditekankan di wilayah tersebut. [aje]



SUMBERhttps://beritajatim.com/internasional/gempa-dahsyat-guncang-taiwan-hari-ini-runtuhkan-bangunan-hingga-ancam-tsunami/

Kamis, 04 April 2024

3 Penjahat Gendam asal Sulsel Kuras Rp 95 Juta dari Rekening Takmir Masjid Griya Shanta, Malang

 


SURYAMALANG.COM, MALANG - Satreskrim Polres Malang Kota meringkus tiga pelaku gendam asal Sulawesi Selatan, dua di antaranya merupakan residivis. Mereka menguras uang Rp 95 juta dari rekening takmir masjid di Kota Malang.

Kasat Reskrim Polres Malang Kota, Kompol Danang Yudanto, mengatakan, ketiga tersangka beraksi di depan sebuah minimarket di Puncak Borobudur, Kecamatan Lowokwaru pada Sabtu (23/3/2024) lalu.

Tersangka pertama adalah Hamka (39) asal Kecamatan Paleteang, Kabupaten Pinrang

Dua tersangka lain yang residivis yaitu Hadi (57) asal Kecamatan Tamalanrea Kota Makassar dan M Nasir (60), asal Kecamatan Dua Pitue Kabupaten Sidenreng Rappang.

Sedangkan korbannya bernama Soetarno (71), warga Kecamatan Lowokwaru Kota Malang dan merupakan takmir Masjid An Nur di Perumahan Griya Shanta.

"Ketika itu, korban hendak membayar token listrik di minimarket tersebut. Lalu, ia bertemu dua tersangka dan ditawari CSR senilai Rp 500 ribu berupa 20 paket takjil untuk masjid yang dikelola korban," ujarnya kepada TribunJatim.com, Rabu (3/4/2024).

Lalu, tersangka mengajak korban untuk melakukan survei dan mengambil dokumentasi foto masjid. Tersangka berdalih, hal itu dilakukan agar dana CSR bisa dicairkan.

Setelah itu, korban diminta kembali ke ATM minimarket sebelumnya untuk mengecek saldo.

"Di saat itulah, tersangka diam-diam mencatat nomor pin korban. Kemudian, tersangka meminjam kartu ATM korban dan ditukarnya dengan kartu palsu yang mirip dengan milik korban," jelasnya.

Selanjutnya, korban diberi nomor WhatsApp yang mengabarkan apabila uang sudah ditransfer. Tidak lama kemudian, korban mengecek saldo melalui M-Banking.

"Ketika dicek, korban kaget karena banyak sekali transaksi dengan nominal mencapai Rp 95 juta. Sementara sisa saldo di rekening korban hanya Rp 500 ribu," terangnya.

SeTelah itu, korban melaporkan kejadian itu ke Satreskrim Polres Malang Kota. Melalui serangkaian proses penyelidikan, polisi berhasil mengantongi sindikat pelaku gendam tersebut.

"Tiga tersangka berhasil kami tangkap saat berada di depan masjid di wilayah Kota Cirebon, Jawa Barat pada Jumat (29/3/2024). Ketiganya langsung dibawa ke Polres Malang Kota untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut dan penahanan," bebernya.

Dari tersangka, polisi juga mengamankan 21 barang bukti. Mulai kartu ATM dari berbagai bank, uang tunai Rp 1,95 juta, dan satu unit Toyota Avanza.

Atas perbuatannya tersebut, ketiga tersangka dijerat dengan Pasal 378 KUHP. Dengan ancaman hukuman pidana penjara empat tahun.

Diketahui, ternyata ada satu orang berinsial MI yang juga bagian dari komplotan tersebut, ditetapkan sebagai buron .

"Kami menginformasikan kepada masyarakat yang merasa menjadi korban dari tersangka, bisa langsung melapor ke Polres Malang Kota. Kami sudah menyiapkan pos pengaduan," pungkasnya.








SUMBERhttps://suryamalang.tribunnews.com/2024/04/03/3-penjahat-gendam-asal-sulsel-kuras-rp-95-juta-dari-rekening-takmir-masjid-griya-shanta-malang


2 Sosok Penumpang Terpanggang di Mobil Ternyata Warga Ponorogo, Korban Sempat Teriak Minta Tolong


 SURYAMALANG.COM, - Identitas dua sosok penumpang terpanggang di mobil ternyata warga Ponorogo meski plat nomornya berasal dari Pandenglang Banten.

Insiden mobil terbakar hingga menewaskan dua orang penumpang ini terjadi pada Rabu (3/4/2024). 

Tragedi nahas itu belangsung menjelang sahur di jalur alternatif Ponorogo-Trenggalek, tepatnya di Desa Kepuh Rubuh, Kecamatan Siman, Kabupaten Ponorogo. 

Dalam peristiwa tersebut, 2 orang yang terdiri dari sopir dan penumpang dilaporkan tewas terpanggang di dalam mobil Honda Brio berplat nomor A 1796 JJ.

Pantauan di lokasi, bodi mobil Honda Brio berwarna putih habis dilalap si jago merah menyisakan kerangka mobil saja. 

Kedua korban yang tewas kemudian dievakuasi ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Harjono Ponorogo.

Sedangkan kerangka mobil mulai dievakuasi oleh petugas satlantas Polres Ponorogo.

Lantas pihak kepolisian melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) di lokasi mobil terbakar pada Rabu (3/4/2024).

Dari hasil penyelidikan polisi, terbongkar identitas atau sosok penumpang yang tewas terpanggang di dalam mobil. 

“Sudah terungkap setelah kita melakukan pelacakan,” ungkap Kasatlantas Polres Ponorogo, AKP Jumianto Nugroho, Rabu sore.

AKP Nugroho—sapaan akrab—AKP Jumianto Nugroho menyebutkan memang mobil Honda Brio bernopol A 1796 JJ merupakan plat Pandenglang Banten, namun, dua korban adalah warga Kabupaten Ponorogo

Korban pertama adalah Satwika Laksa Abima Hudalistya berusia 22 tahun warga Dukuh Krajan, Desa Simo, Kecamatan Slahung

Sedangkan korban kedua adalah Ferdinand Raditya Utomo Putra berusia 24 tahun warga Desa Sambilawang, Kecamatan Bungkal, Kabupaten Ponorogo

“Keduanya informasinya bersaudara. Rumah orang tua mereka berhadap-hadapan di Desa Simo, Kecamatan Slahung,” terang mantan Kasatlantas Polres Pacitan itu.

AKP Jumianto Nugroho menyebutkan, korban akan melangsungkan pernikahan dengan kekasihnya.

“Nanti pada bulan besar. Informasi keluarga korban Ferdinant yang akan menikah pada bukan besar nanti,” jelas Jumianto.

Sempat Teriak Minta Tolong

Kapolsek Siman, AKP Nanang Budianto menerangkan, dari sejumlah keterangan yang diambil dari para saksi, Honda Brio yang melaju dari arah selatan ke utara tersebut melaju dengan kecepatan yang lumayan tinggi. “Dimungkinkan mobil mengalami oleng dan menumbur pohon di sisi kanan jalan,” terang AKP

Menurut Nanang, mobil sempat oleng kemudian menabrak pohon lalu mobilnya terbakar di lokasi.

Dari penjelasan Nanang korban sempat berteriak minta tolong, namun kobaran api yang terlanjur besar membuat warga takut. 

“Sempat juga ada suara teriakan minta tolong, dari penumpang atau pengemudi, namun warga enggan mendekat karena mobil terbakar,” jelas Nanang. 









SUMBER : https://suryamalang.tribunnews.com/2024/04/03/2-sosok-penumpang-terpanggang-di-mobil-ternyata-warga-ponorogo-korban-sempat-teriak-minta-tolong?page=2

Rabu, 03 April 2024

Selain Gudang Garam dan Sampoerna, 3 Perusahaan Rokok Akan Berdiri di Blitar

 



Blitar (beritajatim.com) – Blitar kini menjadi kota yang seksi bagi para investor khususnya di bidang perusahaan rokok. Hal itu terbukti dengan adanya 2 perusahaan rokok yang telah berdiri dan beroperasi di Bumi Bung Karno.

Kedua perusahaan rokok tersebut adalah PT. Sampoerna dan anak perusahaan Gudang Garam. Tidak berhenti di situ, ternyata masih ada 3 perusahaan rokok yang berencana mendirikan pabrik di Kota Blitar.

Satu perusahaan rokok kini telah mengurus perizinan di DPMPTSP Kota Blitar. Sementara 2 lainnya masih dalam tahap penjajakan dan cari lokasi pabrik rokok.

“Selain Gudang Garam dan Sampoerna memang masih ada 3 lagi, 1 sudah proses perizinan dan 2 lainnya masih penjajakan,” kata Heru Eko Pramono, Kepala DPMPTSP Kota Blitar, Selasa (02/04/24)

Perusahaan rokok yang telah mengajukan perizinan tersebut diketahui berasal dari Jakarta. Saat ini pihak perusahaan rokok masih melakukan pengurusan dan pemenuhan izin di DPMPTSP Kota Blitar.

“Kalau soal nominal investasi dari ke 3 perusahaan itu masih belum ya, belum sampai situ karena yang satu masih kami proses perizinannya belum sampai ke tahap berapa nominal investasinya,” imbuhnya.

Blitar kini memang menjadi salah satu daerah yang seksi untuk perusahaan rokok. Faktor dekatnya dengan lokasi Bandara Dhoho Internasional Kediri tentu jadi pertimbangan banyaknya perusahaan rokok berekspansi ke Kota Blitar.

Belum lagi adanya rencana pembangunan tol Malang-Tulungagung-Kediri, tentu akan semakin mempermudah akses industri rokok yang berdiri di Kota Blitar. Hal itulah yang membuat banyak investor di bidang usaha rokok menanamkan modalnya di Bumi Bung Karno.

“Ya memang faktor adanya bandara serta tol ini berdampak, maka perlu terus digaungkan tentang keamanan dan kenyamanan investasi di Kota Blitar ini,” terangnya.

Sebenarnya ada satu faktor lagi yang membuat perusahaan rokok ini berekspansi ke Kota Blitar. Faktor tersebut adalah murahnya biaya tenaga buruh di Bumi Bung Karno.

Jika dibandingkan dengan daerah industri di Jawa Timur seperti Surabaya, Mojokerto hingga Gresik tentu Upah Minimum Regional (UMR) Kota Blitar tentu masih sangat rendah. Per 2024 ini UMR Kota Blitar hanya sebesar Rp2.330.000.

Jauh dari UMR Surabaya, Mojokerto serta Gresik yang saat ini telah tembus Rp. 4 juta rupiah. Tentu hal itu juga jadi pertimbangan para investor menanamkan modalnya di Bumi Bung Karno. (owi/ian)



SUMBERhttps://beritajatim.com/ekbis/selain-gudang-garam-dan-sampoerna-3-perusahaan-rokok-akan-berdiri-di-blitar/


Turuti Wasiat Orang Tua, Didik Nekat Kubur Jenazah Ayah di Kamar Rumah



Malang (beritajatim.com) – Berdalih karena wasiat, seorang pria di Kota Batu nekat mengubur jenazah orang tuanya di dalam kamar tidur. Perbuatannya diketahui warga 5 hari kemudian karena curiga ada bau busuk keluar dari rumahnya.

Dia adalah Didik Wijoyo (39) nekat menguburkan ayah angkatnya Kiblat (78) di rumahnya di Dusun Sumber Sari, Giripurno, Bumiaji, Kota Batu. Kiblat diketahui meninggal pada 27 Maret 2024 akibat stroke dan komplikasi.

Informasi yang dihimpun Didik menguburkan jenazah ayah angkatnya seorang diri di dalam kamar tidurnya yang berukuran 3×3 meter persegi. Jenazah dikubur dengan sembarang di liang dangkal, tanpa dibungkus kain kafan dan batu nisan. Bahkan dikubur dengan posisi badan terlentang.

Selama 5 hari Didik berhasil menyembunyikan kematian ayahnya dari warga dan pihak keluarga. Namun bau busuk yang keluar dari jenazah kiblat mulai meresahkan warga.

Warga beserta kepala desa dan polisi datang l mengkonfirmasi ke rumah Didik, dan mendapati sebuah makam di dalam rumahnya. Takut dituduh membunuh ayahnya Didik mengakui semua tindakannya yang merupakan wasiat dari mendiang Kiblat.

Tujuannya agar dirinya mudah mendoakan dan berziarah ke makam ayahnya. Namun karena dirasa janggal warga dan perangkat desa meminta agar jenazah kiblat dipindahkan ke TPU setempat untuk dimakamkan dengan layak.

“Itu atas permintaan almarhum saya turuti saya manut. Saya kubur sendirian tidak boleh minta tolong siapa-siapa oleh almarhum. Saya terus terang cerita begitu ke polisi, perangkat desa dan warga sini,” ujar Didik.

Petugas PMI dan warga lalu membongkar kuburan Kiblat secara hati-hati agar tidak rusak karena organ-organ tubuhnya sudah mulai membusuk. Jenazah lalu dipindahkan ke TPU dusun setempat dan dimakamkan selayaknya seorang muslim. (luc/ian)



SUMBERhttps://beritajatim.com/peristiwa/turuti-wasiat-orang-tua-didik-nekat-kubur-jenazah-ayah-di-kamar-rumah/