Ready Stok Sprei My Love 160 X 200 Sprei Rumbai
This is default featured slide 1 title
Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.
This is default featured slide 2 title
Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.
This is default featured slide 3 title
Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.
This is default featured slide 4 title
Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.
This is default featured slide 5 title
Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.
Kamis, 12 Desember 2024
STOK PRODUK WONGPASAR GROSIR MALANG 12/12/2024
Gejala Ini Patut Dicurigai sebagai Lupus, Apa Saja?
Beberapa gejala tertentu patut dicurigai sebagai lupus dan bisa dijadikan acuan untuk memeriksakan ke dokter. Dokter spesialis penyakit dalam konsultan alergi imunologi klinik Universitas Indonesia Prof. Dr. dr. Heru Sundaru Sp.PD K-AI mengatakan, gejala awal yang perlu diwaspadai adalah gejala demam, fatigue, penurunan berat badan, sakit-sakit otot sendi, gangguan kulit atau mukosa, dan persendian. Seperti ditulis Antara, Heru mengatakan, setiap orang bisa mengalami gejala berbeda-beda dan tidak ada kombinasi gejala tertentu yang menjadi penanda lupus. Gejala lupus juga bisa melibatkan organ-organ lain, seperti paru, darah, hati, dan limpa.
Ia mengatakan, kelelahan berlebihan atau fatigue menurut survei di luar negeri menjadi penyebab lupus sebesar 50 persen atau lebih. Penderita lupus juga akan mengalami penurunan berat badan dan yang juga paling sering ditemui adalah gejala kulit yang khas atau disebut butterfly rash. “Gejala kulit utamanya adalah yang disebut butterfly rash atau kemerahan di sekitar pipi dan hidung berbentuk kupu-kupu. Sensitif terhadap cahaya matahari, ada sariawan, kebotakan kadang-kadang, ujung-ujung kuku pucat atau kebiruan, ada bercak perdarahan, juga bisa gatal-gatal,” kata Heru, Rabu (11/12/2024).
Heru mengatakan, jika ada kecurigaan gejala lupus pada tubuh terutama jika terjadi pada wanita, segera dilakukan tindak lanjut. Tidak ada tes khusus untuk mendiagnosis lupus, namun dokter akan mendapatkan diagnosa melalui kombinasi pemeriksaan tanda fisik, tes darah, kencing, dan riwayat medis pasien. Pemeriksaan darah Pemeriksaan darah bisa dilakukan dengan memeriksa ANA (Anti-Nuclear Antibody) untuk mendeteksi auto-antibodi terhadap organ tubuh. Ini ditujukan terhadap cell protein di dalam antibodi karena menyerang tubuhnya sendiri dan menyerang organ-organ yang menyebabkan inflamasi serta kerusakan. Namun, pemeriksaan ANA ini tidak serta merta seorang pasien pasti menderita lupus karena ANA yang positif bisa ditemukan pada penyakit auto imun lain. Hasil ANA oleh dokter akan diinterpretasikan berdasarkan riwayat klinis jika ada gejala sugestif lupus, seperti kemerahan butterfly rash, sakit sendi, kebotakan, atau keguguran berulang. “Dapat dikatakan kalau lupus sedang aktif, 95 persen itu biasanya positif ANA-nya. Tetapi, patut diingat ANA positif tidak secara otomatis berarti terdiagnosa. Karena hanya 11-35 persen orang dengan ANA positif menderita lupus. ANA positif bisa ditemukan pada penyakit autoimun yang lain. Dan bahkan 15 persen orang sehat pun bisa memiliki ANA positif,” jelas Heru.
SUMBER : https://health.kompas.com/read/24L11211500568/gejala-ini-patut-dicurigai-sebagai-lupus-apa-saja
Wanita yang Disiram Air Keras di Bekasi Alami Luka Bakar 60 Persen
Farah Rizka (20), wanita yang disiram air keras di Jalan Raya Perjuangan, Teluk Pucung, Bekasi Utara, mengalami luka bakar 60 persen. "Dari leher, punggung, sampai ke payudara, paha, lukanya hampir 60 persen, kayak orang kesiram air panas," ujar ibu korban, Sri Kartikah (54), kepada wartawan, Rabu (11/12/2024). Baca juga: Disiram Air Keras, Perempuan di Bekasi Langsung Buka Jaket dan Merintih Kesakitan Pelakunya diduga adalah J (23), temannya suami korban, Ilham. Korban dan J sempat mempunyai hubungan dekat setelah ia bercerai dengan Ilham. Kedekatan keduanya juga ditandai dengan aktivitas J yang kerap mengantarkan korban berangkat kerja.
Namun seiring waktu, korban dan Ilham memutuskan untuk rujuk. J yang mengetahui keduanya kembali membina rumah tangga pun sakit hati. "Namanya labil, Farah sama suaminya balikan (rujuk). Dari situ deh dia (J) enggak seneng hati," ungkap Sri. Sri menyebut menantunya selama ini berteman baik dengan J. Ilham bahkan dengan tangan terbuka menerima kehadiran J ketika ingin nongkrong di rumahnya.
Hubungan pertemanan yang dekat ini membuat Sri tak menyangka J bertindak sangat jauh. "J, dia teman main suaminya korban sering nongkrong. Dia sahabatnya si Ilham suaminya Farah (korban). Sering nongkrong di rumahnya Ilham," pungkas dia. Sebelumnya diberitakan, Farah disiram air keras ketika melintas di Jalan Raya Perjuangan pada Jumat (6/12/2024). Berdasarkan rekaman CCTV yang diterima Kompas.com, Farah mulanya tengah mengendarai sepeda motor di jalan raya. Tiba-tiba, datang seorang pria yang juga mengemudikan sepeda motor memepet korban, lalu menyiram cairan yang diduga air keras. Cairan tersebut disiramkan ke bagian punggung korban dari arah belakang.
Sontak, laju kendaraan korban melambat dan ia seketika menjatuhkan sepeda motornya. Korban yang saat itu masih mengenakan helm juga langsung membuka jaketnya. Tampak korban menahan rasa perih sambil berjingkrak-jingkrak. Kedua kakinya menghentak-hentak tanah secara cepat sambil menatap pelaku yang sempat berhenti di pinggir jalan.
'
Rabu, 11 Desember 2024
STOK PRODUK WONGPASAR GROSIR MALANG 11/12/2024
MAU IKUT GABUNG GROUP.... SILAHKAN KLIK GAMBAR DI BAWAH INI !!
Whatsapp admin 1 : 08-1945-155-144Whatsapp admin 4 : 0818-0408-1983
SHOPEE
SHOPEE
Shopee : https://shopee.co.id/grosirpspreiShopee : https://shopee.co.id/tokowongpasarShopee : https://shopee.co.id/wongpasargrosir
ikuti juga Info Produk kami di Line / Facebook / Telegram / Instagram / Twitter
MORE VIDEOS ►
Subscribe for More Youtube :
ikuti juga Info Produk kami di Line / Facebook / Telegram / Instagram / TwitterFollow WP : https://twitter.com/TokoWongpasarWP Instagram : https://www.instagram.com/wongpasarbesar/
MORE CHAT ► Telegram : https://t.me/tokowongpasar
MORE BLOG ►
KONTAK KAMI UNTUK PENDAFTARAN RESELLER
KAMI HANYA DI MALANG, TIDAK MEMILIKI CABANG
alur Piket Nol Lumajang Longsor, Pengendara Diminta Waspada
Jalur penghubung Lumajang-Malang melalui perbukitan Piket Nol, Desa Sumberwuluh, Kecamatan Candipuro, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, kembali mengalami longsor pada Selasa (10/12/2024) malam. Arif, seorang warga setempat, menyatakan bahwa tanah longsor terjadi di kilometer 54+800 pada pukul 22.15 WIB. Menurutnya, material tanah menutupi seperempat badan jalan sehingga arus lalu lintas harus dilakukan secara bergantian. "Terjadi tanah longsor di kilometer 54+800 dan menutupi seperempat jalan," kata Arif melalui sambungan telepon pada Rabu (11/12/2024).
Longsor ini dipicu oleh hujan dengan intensitas sedang yang mengguyur kawasan perbukitan Piket Nol sejak siang hari.
Beruntung, saat kejadian longsor, arus lalu lintas sepi sehingga tidak ada korban luka maupun jiwa. "Korban tidak ada, arus lalu lintas saat itu malam dan hujan jadi sepi," tambahnya.
Saat ini, petugas telah membersihkan material tanah yang menutupi badan jalan di Piket Nol. Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Lumajang, Yudhi Cahyono, menjelaskan bahwa jalur perbukitan Piket Nol termasuk dalam peta rawan bencana yang dimiliki BPBD Lumajang. Yudhi mengimbau pengguna jalan untuk berhati-hati saat melintas, terutama jika terjadi hujan. Ia meminta pengendara menunda perjalanan melalui jalur perbukitan Piket Nol ketika hujan turun.
"Kami imbau waspada, apalagi kalau ada hujan kami harap ditunda dulu sampai reda karena rawan longsor dan pohon tumbang," ujar Yudhi. Sebagai informasi tambahan, jalur alternatif menuju Malang maupun sebaliknya dapat ditempuh melalui Curah Kobokan, jalur Ranupani dan Probolinggo. Namun, perlu diperhatikan bahwa jalur alternatif Curah Kobokan tidak selalu bisa dilewati. Apabila hujan dengan intensitas tinggi terjadi di Gunung Semeru, jalur ini sering kali dilanda banjir lahan hujan dan tidak dapat dilalui.
Penyalahgunaan Obat Tidur Berisiko Timbulkan Masalah bagi Fisik dan Mental
Penyalahgunaan obat tidur menjadi salah satu masalah dalam dunia kesehatan yang semakin mengkhawatirkan. Sebab, hal itu dapat menyebabkan banyak risiko bagi kesehatan fisik dan mental. Ketua Umum Persatuan Ahli Farmasi Indonesia (PAFI) Induk Pusat Mozes Wambrauw Simbiak, SFarm mengatakan bahwa salah satu risiko utama penyalahgunaan obat tidur adalah ketergantungan. Oleh karena itu, lanjut Mozes, penting untuk memiliki pemahaman yang tepat terkait dosis penggunaan obat tidur agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.
“Obat tidur yang digunakan tanpa pengawasan medis berisiko menimbulkan adiksi. Ketika tubuh terbiasa dengan zat tersebut, pengguna akan sulit tidur tanpa obat, bahkan dosisnya dapat meningkat,” ujar Mozes dikutip dari pafikulonprogo.org. Ia juga mengatakan bahwa penggunaan obat tidur yang berlebih dapat menimbulkan efek jangka panjang, seperti gangguan fungsi hati, gangguan fungsi ginjal, hingga gangguan mental seperti kecemasan berlebih atau depresi.
Menurut Mozes, penyalahgunaan obat tidur disebabkan kurangnya informasi yang didapatkan oleh masyarakat. Banyak masyarakat yang menganggap obat tidur sebagai solusi instan mengatasi insomnia tanpa memerhatikan akar permasalahannya.
“Padahal banyak sekali penyebab dari insomnia yang sering kali berhubungan dengan gaya hidup tidak sehat, seperti kebiasaan menggunakan gadget sebelum tidur, konsumsi kafein berlebihan, atau stres yang tidak terkendali,” tutur Mozes. Dalam hal itu, PAFI mengimbau kepada masyarakat untuk lebih bijak dalam mengatasi masalah tidur dengan mengubah pola hidup menjadi lebih sehat. Hal itu dapat dimulai dengan menerapkan sleep hygiene, seperti tidur dan bangun pada jam yang sama setiap hari, menghindari gadget satu jam sebelum tidur, dan menciptakan lingkungan kamar yang nyaman.
“Namun, jika masalah tidur tetap berlanjut, konsultasi dengan tenaga medis menjadi langkah penting sebelum memutuskan untuk mengonsumsi obat tidur,” ujar Mozes. Meski demikian, lanjut Mozes, obat tidur sebaiknya menjadi pilihan terakhir untuk mengatasi insomnia. “Sebaiknya melakukan terapi non-obat sebagai alternatif, seperti rutin melakukan relaksasi atau meditasi,” tuturnya.
Lebih lanjut Mozes berharap, edukasi mengenai risiko penyalahgunaan obat tidur dapat terus ditingkatkan, baik melalui kampanye publik maupun pelatihan bagi tenaga farmasi di lapangan. “Kesadaran akan bahaya penyalahgunaan obat tidur harus ditanamkan sejak dini. Jangan sampai solusi sementara ini justru menimbulkan masalah baru yang lebih besar," katanya.




















