This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Sabtu, 28 Juni 2025

Prajurit TNI Babak Belur Dikeroyok 6 Juru Panggil Penumpang di Malang hingga Tak Sadarkan Diri

 


Seorang prajurit TNI Angkatan Laut menjadi korban pengeroyokan oleh sekelompok juru panggil penumpang (jupang) di Terminal Arjosari, Kota Malang, Jawa Timur, Kamis (26/6/2025) malam. Kepala Terminal Arjosari, Mega Perwira Donowati, mengonfirmasi bahwa korban dikeroyok oleh sekitar 5 hingga 6 orang hingga menderita luka parah di bagian wajah dan dilarikan ke RSUD Saiful Anwar.

"Kronologi awal secara garis besar diawali dengan cekcok. Namun, pemicu cekcok itu masih belum kami ketahui secara pasti," ujar Mega saat diwawancarai, Jumat (27/6/2025). Menurut Mega, insiden tersebut terjadi sangat cepat. Korban tiba-tiba diserang oleh para pelaku secara membabi buta.

Setelah kejadian tersebut, korban diselamatkan oleh kru lain dan dibawa ke ruang informasi terminal untuk diamankan. Petugas terminal segera menghubungi Polsek Blimbing dan layanan ambulans. Korban kemudian dievakuasi ke RSUD Saiful Anwar dalam kondisi tidak sadarkan diri.

"Info dari lapangan, pelakunya diduga merupakan jupang. Namun, kami masih perlu melakukan pendalaman lebih lanjut untuk memastikan tidak ada pihak luar yang terlibat," kata Mega. Pasca-kejadian, aparat dari kepolisian dan Polisi Militer Angkatan Laut (POMAL) langsung turun ke lokasi. Hingga kini, tiga orang terduga pelaku telah ditangkap, termasuk upaya pengejaran terhadap seorang mandor jupang bernama Takim. "Kasus ini ditangani bersama oleh Kepolisian dan POMAL. Tiga orang sudah diamankan, sementara yang lain masih dalam pengejaran," ungkap Mega.

SUMBERhttps://surabaya.kompas.com/read/2025/06/27/192234378/prajurit-tni-babak-belur-dikeroyok-6-juru-panggil-penumpang-di-malang

Temuan "Jamur Kutukan Firaun" yang Disebut Bisa Lawan Kanker

 


Jamur mematikan Aspergillus flavus yang dijuluki "jamur kutukan firaun" belakangan menjadi sorotan. Sebelum ini, jamur tersebut dikenal sebagai penyebab kematian misterius dalam penggalian makam-makam kuno Mesir. Namun, Aspergillus flavus kini dianggap punya potensi terapeutik (pengobatan).  Penelitian terbaru dari University of Pennsylvania yang dipublikasikan di jurnal Nature Chemical Biology pada 23 Juni 2025 mengungkap bahwa jamur ini menyimpan senyawa alami yang bisa menjadi senjata baru dalam melawan kanker. Tim peneliti berhasil mengisolasi sekelompok molekul baru dari jamur tersebut dan mengujinya terhadap sel leukemia.  Hasilnya mengejutkan, senyawa itu menunjukkan kemampuan kuat dalam menghentikan pertumbuhan sel kanker.

Temuan molekul baru bernama Asperigimisin Dalam studi tersebut, para ilmuwan memurnikan empat peptida yang tergolong dalam kelompok RiPP (ribosomally synthesized and post-translationally modified peptides).  Mereka menemukan satu senyawa yang menonjol karena efektivitasnya terhadap sel kanker, dan menamakannya asperigimisin.  Uniknya, asperigimisin menunjukkan efek antikanker yang kuat bahkan tanpa perlu dimodifikasi lebih lanjut. Senyawa ini diketahui bekerja dengan cara menghambat pembentukan mikrotubulus, struktur penting yang digunakan oleh sel kanker saat membelah diri.  Gangguan pada mikrotubulus secara efektif menghentikan replikasi sel kanker yang tidak terkendali.

“Sel kanker membelah secara tak terkendali. Senyawa ini menghambat pembentukan mikrotubulus, yang penting untuk pembelahan sel,” jelas Dr. Sherry Gao, penulis senior studi ini pada awal pekan ini. Sebagaimana dilansir NDTV pada Senin (23/6/2025), Sherry Gao adalah profesor di bidang Teknik Kimia dan Bioteknologi di University of Pennsylvania,  Penemuan ini dianggap menjadi pengingat bahwa sumber daya alam, termasuk jamur yang selama ini dianggap berbahaya, masih menyimpan banyak potensi obat yang belum tergali. 

“Jamur memberi kita penisilin. Temuan ini menunjukkan bahwa masih banyak senyawa alami lain yang bisa dikembangkan menjadi pengobatan masa depan,” terang Dr. Gao. Dengan temuan asperigimisin, para peneliti membuka pintu untuk penelitian lanjutan yang berpotensi mengubah pendekatan terapi kanker. 

Meskipun masih membutuhkan banyak uji klinis, hasil awal ini menjadi angin segar dalam dunia medis, bahwa dari sesuatu yang dianggap kutukan, bisa lahir harapan.

Apa itu jamur kutukan firaun Sebagaimana diberitakan Popular Science pada Senin, Aspergillus flavus adalah salah satu jenis jamur yang paling sering ditemukan, baik di dunia pertanian maupun medis. Jamur ini umumnya tumbuh di tanah dan sering menginfeksi tanaman pangan seperti jagung dan kacang-kacangan. Tak hanya merugikan hasil pertanian, Aspergillus flavus juga menghasilkan racun yang bisa menyebabkan infeksi paru-paru serius, terutama pada orang dengan sistem imun yang lemah. Nama “jamur kutukan firaun” melekat karena spora berwarna kuningnya yang berbahaya dan reputasinya sebagai mikroba mematikan yang telah dikenal sejak awal abad ke-20.

Legenda jamur ini semakin terkenal pada tahun 1920-an, ketika tim arkeolog membuka makam Raja Tutankhamun di dekat Luxor, Mesir.

Sejumlah kematian misterius menimpa anggota tim tak lama setelah penggalian, memicu rumor tentang “jamur kutukan firaun”. Beberapa ahli medis menduga bahwa spora jamur purba yang kembali aktif bisa menjadi penyebab kematian mendadak tersebut. Kisah serupa terjadi pada tahun 1970-an saat sekelompok ilmuwan meneliti makam Casimir IV di Polandia. Dari belasan peneliti yang masuk ke dalam makam, sepuluh orang dilaporkan meninggal hanya dalam hitungan minggu. Investigasi kemudian menemukan bahwa ruang makam tersebut mengandung spora Aspergillus flavus, memperkuat dugaan bahwa jamur ini bukan hanya legenda, tapi benar-benar ancaman nyata dari masa lalu.



SUMBERhttps://www.kompas.com/tren/read/2025/06/28/100000765/temuan-jamur-kutukan-firaun-yang-disebut-bisa-lawan-kanker?page=2



Jumat, 27 Juni 2025

STOK PRODUK WONGPASAR GROSIR MALANG 27/6/2025

 

BANTAL DAN GULING HOTEL PREMIUM MEDIUM GOLD PILLOW



Spesifikasi : 
Cover : Knitting Premium 
Isian : Silikon 100 %
Ukuran Bantal : 45 X 65 cm 
Ukuran Guling : 33 X 80 cm
Berat Bantal 855 gr
Berat Guling 855 gr
Tingkat Kekerasan : Soft 

Sarung Wadimor Padang - Motif Padang


Sarung Wadimor - Motif Padang adalah salah satu produk sarung yang terbaik yang dikeluarkan oleh Wadimor. Selain memiliki bahan yang halus dan lembut, motifnya pun juga menarik dan jarang ditemui di merk Sarung lain. 
Sarung Wadimor - Motif Padang disukai orang Indonesia pada umumnya sehingga sarung ini cocok untuk dipakai dalam acara formal ataupun acara santai. Terasa Istimewa dan Sempurna

WADIMOR sarung khas Indonesia, sudah mengakar begitu kuat dalam keaneka ragaman budaya Indonesia. Begitu juga dengan Sarung WADIMOR, begitu kaya akan motif dan corak. Terasa Istimewa dan lebih Sempurna saat memakainya.

Note : 
- Grosir minimal 3 pcs
- 1 Box isi 10 pcs 
- 1 Box berat 5 kg

Sarung Tenun Laki Laki WADIMOR MANISE



Ukuran standar dewasa
Bahan halus, tidak luntur dan tidak kusam. 
Perkiraan ukuran : -/+ 110 x 127 cm
Tentang Sarung Wadimor: 

Dibuat dari benang pilihan berkualitas produksi sendiri dan diproses menggunakan mesin berteknologi canggih. Diproduksi melalui seleksi kualitas yang ketat, menghasilkan kualitas sarung yang cemerlang, tidak luntur dan tidak kusam.

Sarung WADIMOR selalu up to date dalam berkreasi menciptakan motif-motif dan corak baru, dan menjadikan sarung WADIMOR trendsetter dalam perkembangan bisnis sarung di Indonesia.
Ready Stok Sprei Bonita Emilia 160 X 200

SARUNG TENUN WADIMOR PUTIH POLOS



Sarung tenun WADIMOR dengan model PUTIH Polos, sangat cocok untuk Anda yang suka dengan warna polos sehingga cocok dipakai dengan model busana muslim warna apapun. Sarung ini mempunyai bahan yang adem dan sangat nyaman dipakai. Cocok untuk beribadah maupun untuk kegiatan sehari-hari. Sarung ini berukuran besar untuk dewasa.

WADIMOR sarung khas Indonesia sudah mengakar begitu kuat dalam keanekaragaman budaya Indonesia. Begitu juga dengan sarung WADIMOR, begitu kaya akan motif dan corak. Terasa istimewa dan lebih sempurna saat memakainya.
Sarung WADIMOR merupakan sarung tenun khas Indonesia yang diproduksi oleh PT Sukorejo Indah Textile dengan mesin berteknologi canggih dan bahan baku benang pilihan berkualitas tinggi yang diproduksi sendiri oleh PT Subah Spinning Mills.

Setiap tahapan proses produksi sarung WADIMOR dilakukan melalui seleksi kualitas yang ketat sehingga menghasilkan sarung yang lembut dan nyaman saat dikenakan.

HANDUK MUTIA / AMANDA 



Handuk Mandi Dewasa Merk Mutia ini terbuat dari 100% katun sehingga menghasilkan bahan yang berkualitas, lembut, tidak mudah pudar dan sangat nyaman di gunakan.

Cara Perawatan :

1. Cuci dengan air dingin dengan temperature maksimal 30C
2. Jangan menggunakan zat pemutih halogen kecuali untuk warna putih
3. Gunakan detergen dengan kadar sedang saat mencuci tanpa zat OBA ( Optical Brightening Agent )
4. Jangan menggunakan Dry Cleaning ( mencuci dengan zat kimia )
5. Jangan di setrika
6. Untuk hasil kelembutan lebih baik, disarankan untuk pengeringan dengan mesin kecepatan normal
7. Disarankan tidak menggunakan softener berlebihan karena dapat mengurangi daya serap

Warna : Coklat, Pink, Kuning, Tosca, Merah, Biru
Ukuran : 70 x 140 cm 
Ukuran : 70 x 140 cm  
Ukuran : 50 x 100 cm 
Ukuran : 35 x 80   cm 
Ukuran : 30 x 30   cm 

Mohon konfirmasi untuk ketersediaan warna dan Handuk Amanda/Mutia banyak digunakan untuk handuk Wisma/ Hotel karena Memiliki Bulu yang lembut. Selain harga yang ditawarkan Murah, handuk Amanda juga memiliki ketebalan/ Gramasi diatas Standar pasaran yaitu 380 Gr/ m2.

JASA BORDIR
Kami Juga mengerjakan Jasa Bordir komputer dengan sangat cepat, itu dikarenakan, kami menggunakan dua mesin bordir, yang pertama adalah mesin bordir kepalan 6 dan yang kedua dikerjakan dengan mesin bordir berkepalan 12. 



MAU IKUT GABUNG GROUP.... SILAHKAN KLIK GAMBAR DI BAWAH INI !!



Untuk Pembelian Grosir dengan Motif berbeda atau Ongkos kirim termurah bisa ditanyakan via SMS/WA atau dapat dilihat di menu cek ongkir












Whatsapp

Whatsapp admin 1 : 08-1945-155-144
Whatsapp admin 2 :  0812-9393-9474
Whatsapp admin 3 :  0818-0408-1983


SHOPEE

ikuti juga Info Produk kami di Line / Facebook / Telegram / Instagram / Twitter

MORE VIDEOS ► 

Subscribe for More Youtube :




ikuti juga Info Produk kami di Line / Facebook / Telegram / Instagram / Twitter



MORE CHAT ► 



MORE BLOG ► 


KONTAK KAMI UNTUK PENDAFTARAN RESELLER





KAMI HANYA DI MALANG, TIDAK MEMILIKI CABANG

Kisah Pilu Pengguna BPJS Kesehatan, Dipulangkan Saat Sakit, Meninggal Beberapa Hari Kemudian

 


Kendala pelayanan terhadap pasien pengguna Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan kembali mengemuka. Selain penolakan pengobatan dari rumah sakit terhadap sejumlah pengguna BPJS Kesehatan, kini ada pasien yang harus kembali pasrah dipulangkan dalam kondisi belum sepenuhnya pulih. Situasi yang pernah ramai diperbincangkan beberapa tahun sebelumnya ini muncul lagi di media sosial dan menguak banyak kejadian serupa. Dengan wajah kesakitan dan perut makin bengkak, Teuku Nyak Cut (50) dipapah keluarga berjalan keluar ruangan. Pasien BPJS Kesehatan ini dipulangkan setelah beberapa hari menjalani rawat inap di rumah sakit swasta di Deli Tua, Deli Serdang, Sumatera Utara, pada awal Januari 2025 lalu.

Sepekan setelah pulang, kondisi Cut tambah parah. Ia dibawa kembali ke rumah sakit tersebut. Namun akhirnya, ia meninggal dunia di ruang Intensive Care Unit (ICU) pada Februari 2025.

Pihak keluarga sempat heran ketika Cut diminta pulang dari rumah sakit padahal kondisi tubuhnya belum menunjukkan tanda-tanda membaik. Ketika dikonfirmasi oleh keluarga, rumah sakit berdalih pemulangan Cut dengan alasan istirahat. Peristiwa itu masih tersangkut di hati Farida, kakak kandung mendiang. "Katanya: 'pasien kami balikkan dulu supaya diistirahatkan di rumah selama seminggu. Setelah itu baru datang lagi untuk kontrol'. Kami kaget kok disuruh pulang padahal perutnya masih besar begitu?" ujar Farida kepada wartawan Nanda Fahriza Batubara yang melaporkan untuk BBC News Indonesia, Selasa (24/6/2025). Cut (50) merupakan warga Kecamatan Pergetteng-getteng Sengkut, Kabupaten Pakpak Bharat, Provinsi Sumatera Utara. Jarak dari rumah sakit tempat tinggalnya sekitar 200 kilometer. Cut yang bekerja sebagai sopir pergi meninggalkan seorang istri dan tiga anak yang masih kecil.

Di tengah kondisi finansial yang pas-pasan, kesehatan Cut menurun akhir tahun lalu. Ia diduga mengalami sakit pada organ hati. Cut sempat dilarikan ke rumah sakit setempat sampai kemudian dirujuk ke rumah sakit tempatnya berpulang yang berada di Kabupaten Deli Serdang pada 29 Desember 2024. Selama berada di rumah sakit, Cut mendapat berbagai penanganan. Mulai dari transfusi darah hingga penyedotan cairan perut. Walau demikian, kondisinya tidak membaik. "Perut adik saya sempat kempes setelah disedot, tapi kemudian bengkak lagi. Setelah 14 hari di rumah sakit, kami disuruh pulang, katanya istirahat. Seharusnya istirahat yang baik, ya, di rumah sakit. Karena di situ ada dokter, ada tindakan medis. Ini kenapa disuruh pulang ke rumah?" ujar Farida. Pengalaman nyaris serupa juga dialami Arindra (38) yang harus kehilangan adiknya, Alif Budi (35), pada 2022. Selama dua tahun, Alif disebut memiliki penyakit tuberkulosis dan ditangani di rumah dengan menyediakan tabung oksigen kecil langsung yang bisa dibeli di apotek.

Hari itu, kondisi Alif memburuk. Dalam kondisi sesak napas, ia langsung dibawa ke rumah sakit di Labuang Baji, Makassar, Sulawesi Selatan. "Tapi di rumah sakit itu akhirnya tidak ditangani alasannya karena BPJS. Itu saya bawa karena kondisinya parah, orang sudah sesak napas. Kalau bicara kedokteran itu bicara nyawa daripada administrasi," tutur Arindra kepada wartawan Darul Amri yang melaporkan untuk BBC News Indonesia, Selasa (24/6/2025) "Setelah setengah jam, saya menunggu belas kasihan dari pihak rumah sakit itu tetap tidak diindahkan, saya bawa pulang dia. Besoknya saya bawa ke puskesmas Bara-Baraya, di Jalan Abubakar Lambogo," imbuh Arindra. Ketika di puskesmas, Alif diberi bantuan pernafasan berupa oksigen dan diberi obat.

Kondisinya dinilai mulai membaik, Alif diminta pulang. Arindra membawa adiknya ke tempat kosnya. Empat hari kemudian, Alif meninggal dunia di kamar sewa tersebut. "Betul ada aturan rumah sakit tapi menolong orang itu mesti diutamakan. Kalau bicara kemanusiaan mestinya harus ditolong adikku itu. Waktu itu saya berpikir general ya bahwasanya hampir semua rumah sakit mau menangani orang (sakit) kalau sudah terpenuhi semua administrasi pasiennya," ucap Arindra.

" Bukan persoalan yang mudah diselesaikan" Menanggapi hal ini, Kepala Humas BPJS Kesehatan, Rizzky Anugerah, menegaskan BPJS Kesehatan tidak pernah membatasi lama hari rawat inap. Durasi perawatan pasien, lanjut dia, ditentukan oleh indikasi medis dan keputusan dokter yang merawat. "Jadi, bukan oleh BPJS Kesehatan. Pasien sudah bisa dikembalikan ke rumah apabila kondisi pasien sudah stabil sesuai dengan hasil pemeriksaan yang dilakukan oleh dokter," ujar Rizzky. Ia mengimbau bagi pasien yang merasa tidak mendapatkan pelayanan yang optimal saat di rumah sakit dapat segera melaporkan melalui kanal pengaduan resmi agar dapat ditindaklanjuti.

Wakil Ketua I Perhimpunan Rumah Sakit Seluruh Indonesia (Persi), Koesmedi Priharto, mengakui persoalan yang terjadi secara berulang bukan merupakan problem yang mudah untuk diselesaikan. "Ini bukan kesengajaan. Bisa karena ada miskomunikasi, bisa memang kondisinya," ujar Koesmedi. Untuk itu, perlu dilakukan evaluasi dan observasi secara berkala terkait sumbatan persoalan yang mengakibatkan terjadi peristiwa semacam ini di lapangan.

Sejak penerapan BPJS pada 2014, Koesmedi menjelaskan rumah sakit berupaya untuk memberikan pelayanan sesuai dengan yang termaktub dalam aturan. Akan tetapi, pembiayaan pelayanan tersebut yang semestinya dikeluarkan BPJS Kesehatan pada rumah sakit kerap terhambat. Di sisi lain, pengadaan alat kesehatan tidak diimbangi dengan penurunan pajaknya. "Programnya jadi karut marut. Sementara kami harus melayani sesuai dengan kondisi pasien. Pasien yang masuk rumah sakit kan sebenarnya sudah bukan kasus yang mudah-mudah," ungkap Koesmedi. Ari, salah seorang dokter di rumah sakit swasta di Yogyakarta, menyampaikan aturan BPJS makin ketat dan berdampak pada klaim yang makin molor pencairannya. Apalagi bagi rumah sakit swasta, pemasukan tergantung pada jumlah pasien sehingga klaim dari BPJS ini penting untuk keberlangsungan operasional rumah sakit dan pelayanannya. Bahkan ada rumah sakit, lanjut dia, yang berakhir mengambil pinjaman ke bank agar operasional dan pelayanan berjalan.

Sejumlah bank juga disebutnya menawarkan semacam paket pinjaman untuk rumah sakit yang kesulitan pendanaan karena klaim BPJS belum juga cair. Peraturan yang berganti-ganti tanpa sosialisasi yang baik juga menimbulkan miskomunikasi di lapangan. "Ya rumah sakit, ya masyarakat kadang ada enggak sinkron karena aturan dari pusat gonta-ganti tapi kurang sosialisasi," kata Ari. Ini sejalan juga dengan pemaparan Ketua Umum Asosiasi Rumah Sakit Swasta Indonesia (ARSSI), Iing Ichsan Hanafi, saat Rapat Dengar Pendapat bersama Komisi IX DPR RI pada 26 Mei 2025 yang dihadiri Kementerian Kesehatan, BPJS Kesehatan, Dewan Jaminan Sosial Nasional (DJSN), dan sejumlah asosiasi rumah sakit. Dalam paparannya, Iing menekankan persoalan klaim yang tertunda dan klaim yang bersengketa ini harus segera dituntaskan. "Ini bukan perkara besar kecil nominalnya. Apalagi bagi rumah sakit soliter, klaim ini penting," ujar Iing.

Mengacu pada data BPJS Kesehatan, jumlah klaim tertunda pada 2024 mencapai Rp5,92 triliun untuk 3,69 juta kasus. Angka klaim tertunda ini meningkat drastis dibandingkan pada 2023 yaitu sekitar Rp 2,16 triliun untuk 523.000 kasus.

Bahkan dari data Kementerian Kesehatan, total klaim yang tertunda per Januari-Maret 2025 tercatat Rp 204 miliar di 12 rumah sakit yang berada di bawah Kementerian Kesehatan. Ditelusuri lebih jauh ke belakang, peningkatan ini terus terjadi seiring naiknya jumlah peserta BPJS Kesehatan. Hingga 31 Maret 2025, jumlah peserta BPJS Kesehatan mencapai 279 juta jiwa atau 98,3% dari total penduduk Indonesia. Dari temuan DJSN, persoalan utama yang mengakibatkan klaim tertunda dan bersengketa ini karena dokumen klaim tidak cukup jelas menggambarkan bukti pelayanan kesehatan yang diberikan, dokumen tidak lengkap, dugaan kecurangan, serta kendala verifikasi digital dan umpan balik yang kurang jelas dari BPJS Kesehatan kepada pihak rumah sakit.

Kepala Humas BPJS Kesehatan, Rizzky Anugerah, menyampaikan BPJS Kesehatan tidak pernah menolak atau memperlambat pengajuan klaim yang diajukan oleh rumah sakit. Menurutnya, komitmen BPJS Kesehatan adalah untuk memproses seluruh klaim yang diterima dari rumah sakit sesuai dengan prosedur dan ketentuan yang berlaku agar layanan kesehatan tetap berjalan tanpa hambatan.

Ia menambahkan, efektivitas pembayaran klaim di BPJS Kesehatan harus sejalan dengan rekomendasi yang dikeluarkan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Mekanisme audit dan penilaian pun menjadi lebih ketat terhadap tiap klaim yang diajukan. Bagaimana solusinya? Koordinator Advokasi BPJS Watch, Timboel Siregar, menegaskan kembali mengenai persoalan klaim ini agar tidak mengganggu jalannya pelayanan. "Pending klaim tidak boleh jadi menghalangi hak pasien memperoleh pelayanan," ucap Timboel. Ia memahami kehati-hatian rumah sakit dalam menangani pasien sehingga kaku mengacu pada kriteria dan aturan yang ditetapkan. Namun, dokter dan rumah sakit juga harus mengedepankan sensitivitas manusiawi dan percaya diri pada observasinya, terutama untuk kondisi gawat darurat. Timboel juga mengusulkan agar regulasi tata laksana penanganan gawat darurat bisa direvisi sehingga tidak terulang kasus penolakan pasien atau pemulangan pasien sebelum sembuh.

Ia menambahkan, efektivitas pembayaran klaim di BPJS Kesehatan harus sejalan dengan rekomendasi yang dikeluarkan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Mekanisme audit dan penilaian pun menjadi lebih ketat terhadap tiap klaim yang diajukan. Bagaimana solusinya? Koordinator Advokasi BPJS Watch, Timboel Siregar, menegaskan kembali mengenai persoalan klaim ini agar tidak mengganggu jalannya pelayanan. "Pending klaim tidak boleh jadi menghalangi hak pasien memperoleh pelayanan," ucap Timboel. Ia memahami kehati-hatian rumah sakit dalam menangani pasien sehingga kaku mengacu pada kriteria dan aturan yang ditetapkan. Namun, dokter dan rumah sakit juga harus mengedepankan sensitivitas manusiawi dan percaya diri pada observasinya, terutama untuk kondisi gawat darurat. Timboel juga mengusulkan agar regulasi tata laksana penanganan gawat darurat bisa direvisi sehingga tidak terulang kasus penolakan pasien atau pemulangan pasien sebelum sembuh.

Menurut dia, hal ini penting agar tidak menambah masalah baru di lapangan yang makin berdampak pada pelayanan terhadap masyarakat. Timboel juga mengingatkan agar perubahan skema ini diperhatikan secara detil pelaksanaannya sehingga tidak menimbulkan kebingungan dan praktik ketika di lapangan. "Ingat yang terutama itu menyelamatkan pasien."





SUMBERhttps://www.kompas.com/jawa-timur/read/2025/06/27/100100488/kisah-pilu-pengguna-bpjs-kesehatan-dipulangkan-saat-sakit-meninggal?page=3




Dikenal Rendah Hati, Sikap Irwan Mussry di Depan Pelayan Terungkap

 


Sikap Irwan Mussry, pengusaha dan suami dari musisi Maia Estianty ketika berhadapan dengan pelayan diungkap oleh presenter Daniel Mananta. Daniel mengaku mengetahui cerita dari istrinya, Viola saat menghadiri salah satu acara Irwan Mussry. "Ketika dia di depanmu, waktu launching store, aku yakin kamu enggak inget ini," kata Daniel dikutip dari YouTube Daniel Mananta Network, Jumat (27/6/2025). "Ada seorang pelayan yang enggak sengaja ngejatuhin gelas wine. Itu pecah dan menyebar ke kamu," imbuhnya.

Menurut Daniel, saat itu Viola melihat bagaimana respons Irwan Mussry pada pelayan tersebut.

"Yang dilihat Viola, hal pertama yang kamu lakuin, ngelihat ke si pelayan," ungkap Daniel. "'It's okay, it's okay. Are you okay?' Viola kayak mind blow," imbuhnya. Padahal, dengan posisi seperti yang Irwan miliki sebagai CEO, sekaligus sebagai tuan rumah dari acara penting yang digelar, respons umumnya pasti marah atau bersikap kasar. Sehingga sikap Irwan yang justru mengkhawatirkan pelayan itu membuat Viola terkesan dan menceritakannya pada Daniel.

Daniel yang mendengarkan kejadian itu dari istrinya juga merasa bahwa yang dilakukan Irwan memang mengagumkan. "Banyak orang refleksnya adalah 'lo bikin gue malu,' tapi kamu cukup humble untuk lihat ke pelayan, bilang 'are you okay?'" ucap Daniel. "Karena dia (pelayan) gugup gila. (Tapi Irwan hanya bilang) 'No, no, it's gonna be okay, don't worry about it,'" sambung Daniel. Setelah kejadian itu, Irwan juga memilih untuk langsung menyapa tamu dan menjelaskan bahwa hal itu seolah bukan masalah besar.

"Seolah-olah itu tidak pernah terjadi. That was big applause," ujar Daniel. Irwan yang terlihat malu mendengar cerita itu kemudian mengatakan bahwa benar dia tidak ingat kejadian tersebut.

"Viola thank you so much for being so kind. Aku jujur enggak inget," kata Irwan. Mengenai sikapnya yang terkenal rendah hati, Irwan sendiri hanya berkata singkat. "It's never wrong to be right. Namanya juga right," kata Irwan.

"Apa gunanya kalau kita enggak punya humbleness," ucapnya. Irwan Mussry adalah CEO Time International yang didirikannya sejak tahun 1982.

Memulai dari satu nama merek Gucci, perusahaannya terus berkembang, namun Irwan tak pernah melupakan bahwa di balik kesuksesan itu ada peran timnya.


SUMBERhttps://www.kompas.com/hype/read/2025/06/27/133217466/dikenal-rendah-hati-sikap-irwan-mussry-di-depan-pelayan-terungkap?page=2

Kamis, 26 Juni 2025

Dari Kisah Sukses Adik Hrithik Roshan Lawan Perlemakan Hati, Kenali Ini Gejala Penyakitnya…

 


Gejala penyakit perlemakan hati bisa muncul tanpa disadari hingga kondisi memburuk. Inilah yang dialami oleh Sunaina Roshan, adik dari aktor Bollywood Hrithik Roshan. Sunaina pertama kali menyadari ada yang tidak beres pada hatinya ketika mengalami penyakit kuning. Mengutip laporan Hindustan Times, Senin (23/6/2025), Sunaina menyebut penyakit kuning menjadi petunjuk bahwa fungsi organ hatinya terganggu. “Bahkan sebelum saya didiagnosis dengan penyakit kuning, seminggu sebelumnya kadar natrium saya turun dan saya harus diinfus,” ungkapnya. Pada saat itu, hasil pemeriksaan menunjukkan dia sudah mengalami penyakit perlemakan hati tingkat 3.

Sunaina kemudian mengakui bahwa sebelum dinyatakan mengidap perlemakan hati, ia menjalani gaya hidup tidak sehat. Ia mengonsumsi junk food setiap hari dan tidak berolahraga.

Bahkan setelah didiagnosis dengan penyakit perlemakan hati, ia masih enggan mengubah kebiasaannya. “Saya tidak olahraga. Bahkan, saat itu tidak berhenti makan junk food. Saya tidak memikirkannya. Saya benar-benar tidak peduli. Yang saya pedulikan hanyalah: Saya butuh junk food setiap hari,” ujarnya. Namun seiring waktu, ia mulai menyadari bahwa pola hidup tersebut memperburuk kondisi penyakit hati yang dideritanya. “Tahun lalu, ketika saya melakukan beberapa tes, SGPT dan SGOT (enzim hati yang diuji dalam laporan darah untuk menilai kerusakan hati), hasilnya tinggi,” jelasnya. “Dokter saya menyarankan saya untuk melakukan USG. Saya fokus pada latihan dan makan sehat, jadi saya benar-benar lupa bahwa saya memiliki perlemakan hati,” tambah Sunaina. Dalam satu tahun, ia disiplin menjalani pola makan bergizi, rutin berolahraga, serta mengonsumsi berbagai teh detoks seperti chamomile, dandelion, dan jelatang. Hasilnya, per Februari 2025, kondisi perlemakan hati yang dideritanya sudah menurun signifikan, dari tingkat 3 ke tingkat 1. “Hari itu, saya menangis sejadi-jadinya. Saya berkata, 'Ini adalah pencapaian bagi saya untuk menurunkan lemak di hati dan mengubah keadaan di dalam'," tuturnya. Perjalanan pemulihan Sunaina Roshan dari penyakit perlemakan hati menjadi pengingat penting tentang perlunya mengenali gejala penyakit perlemakan hati sejak dini. Untuk memahami lebih lanjut mengenai penyakit hati ini meliputi pengertian dan gejala penyakit ini, berikut artikel ini akan mengulasnya di bawah ini.

Apa itu penyakit perlemakan hati? Penyakit perlemakan hati merupakan penyakit hati utama yang umum terjadi di seluruh dunia. Adik Hrithik Roshan hanya salah satu kasusnya. Penyakit ini terjadi ketika lemak menumpuk dan membentuk lebih dari 5 persen berat total hati. Memang salah satu fungsi hati adalah untuk menampuk kelebihan lemak dari asupan makanan sehari-hari. Sedikit lemak dalam hati adalah hal yang normal, tetapi jika berlebihan bisa menyebabkan peradangan organ yang merusak dan menimbulkan jaringan parut parah (sirosis). Jika sudah parah, orang tersebut bisa mengalami gagal hati. Penyakit perlemakan hati terdiri dari dua jenis, yaitu perlemakan hati alkoholik (alcoholic fatty liver disease/AFLD) dan nonalkoholik (non-alcoholic fatty liver disease/NAFLD). Menurut penelitian yang dipublikasikan di Frontiers in Physiology pada 2021, NAFLD memengaruhi sekitar 25 persen dari populasi orang dewasa global. Sementara, menurut Kementerian Kesehatan, prevalensi penyakit perlemakan hati nonalkoholik di Indonesia adalah 30,6 persen. Sedangkan, untuk prevalensi AFLD, belum ditemukan datanya. Hanya saja, penelitian 2021 itu menunjukkan bahwa AFLD menyumbang 47,9 persen kematian akibat sirosis di seluruh dunia. AFLD hanya terjadi pada peminum berat, terutama mereka yang telah minum dalam jangka waktu lama.

Apa saja gejala penyakit perlemakan hati? Karena umumnya penyakit perlemakan hati, sangat penting untuk mengetahui gejalanya. Ditambah lagi, obesitas yang merupakan faktor risiko penyakit ini semakin tinggi prevalensinya. Prevalensi kelebihan berat badan atau obesitas di seluruh dunia secara umum meningkat sejak 1981. Sunaina Roshan mengalami penyakit perlemakan hati juga saat dirinya mengalami obesitas akibat gaya hidup yang tidak sehat, biasa makan junk food dan tidak olahraga. Prevalensi NAFLD pada orang obesitas dapat mencapai 57,5-74 persen, yaitu 4,6 kali lipat dari orang dengan berat badan normal. Secara umum, penyakit perlemakan hati biasanya tidak menimbulkan gejala pada tahap awal. Namun, orang yang mengalami gejala bisa merasakan: Kelelahan atau tidak sehat secara umum Nyeri di bagian kanan atau perut Berat badan menurun Ketika penyakit hati ini semakin serius, gejala perlemakan hati yang muncul bisa meliputi: Penyakit kuning, seperti yang dialami oleh Sunaina Roshan, di mana mata dan kulit menguning Memar Urine berwarna gelap Perut bengkak Muntah darah Tinja hitam Kulit gatal Jika Anda mengalami beberapa kondisi seperti gejala penyakit perlemakan hati di atas, penting untuk segera periksa ke dokter. Diagnosis penyakit perlemakan hati hanya bisa dilakukan oleh dokter dengan melakukan serangkaian pemeriksaan, meliputi anamnesis, tes darah, tes fungsi hati, dan mungkin juga termasuk pemindaian (seperti USG, CT scan, dan MRI scan).


SUMBERhttps://health.kompas.com/read/25F26075715468/dari-kisah-sukses-adik-hrithik-roshan-lawan-perlemakan-hati-kenali-ini-gejala