This is default featured slide 1 title
Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.
This is default featured slide 2 title
Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.
This is default featured slide 3 title
Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.
This is default featured slide 4 title
Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.
This is default featured slide 5 title
Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.
Kamis, 21 Desember 2023
STOK PRODUK WONGPASAR GROSIR MALANG 21/12/2023
Tampang dan Idenitas 2 Maling Motor Terekam CCTV di Desa Jokarto, Tempeh, Lumajang
Kedua tersangka dilaporkan telah mencuri satu unit sepeda motor Yamaha Vega milik warga Desa Jokarto, Tempeh, Lumajang pada 12 Desember 2023.
SURYAMALANG.COM, LUMAJANG - IC (22) warga Kedungpakis, Kabupaten Lumajang dan NA (15) warga Selok Awar, Kabupaten Lumajang ditangkap polisi usai terekam kamera CCTV saat mencuri sepeda motor, Rabu (20/12/2023).
Selain kedua tersangka, seorang penadah motor berinisial MF (24) warga Tempeh, Lumajang juga turut tertangkap
Ketika digelandang menuju ruang tahanan Polres Lumajang, tersangka IC mengaku motif dirinya nekat mencuri bersama rekannya NA lantaran ingin memenuhi gaya hidup.
"Usai mencuri kami jual sepeda motornya laku Rp 1 juta. Kemudian duitnya dibagi (dengan tersangka NA). Kalau saya sendiri uangnya buat beli ban motor Satria FU milik saya," ujar tersangka IC.
Sementara itu, secara kronologis Kapolsek Tempeh Iptu Syamsul Arifin mengatakan kedua tersangka dilaporkan telah mencuri satu unit sepeda motor Yamaha Vega milik warga Desa Jokarto Kecamatan Tempeh, Lumajang pada 12 Desember 2023.
Tersangka membawa kabur motor curian tersebut dengan cara mendorongnya dengan perantara sepeda motor Yamaha Vixion.
Kedua tersangka membagi tugas. Tersangka IC mendorong dari belakang sedangkan tersangka NA menaiki motor curian.
"Setelah berhasil mengambil barang tersebut, para pelaku melarikan diri melewati daerah Klumprit menuju Sumbersuko lalu ke selatan melalui wilayah Desa Besuk dan terus ke selatan menuju ke Desa Tempeh Lor," jelas Syamsul ketika dikonfirmasi.
Mendapati motornya di pekarangan rumah hilang, korban kemudian langsung melaporkan kejadian tersebut kepada polisi.
"Sebelum hilang, barang milik korban berada di halaman rumah belakang toko kelontong dalam kondisi tidak terkunci kontak dan tidak terkunci setir," ucap Kapolsek.
Menerima adanya laporan, polisi kemudian melakukan penyelidikan. Berbagai petunjuk rekaman CCTV dan fakta melalui olah tempat kejadian perkara, polisi akhirnya dapat mengamankan kedua tersangka di kediamannya.
Penyelidikan pun berkembang hingga akhirnya seorang penadah yang membeli motor curian tersangka turut ditangkap.
"Akibat perbuatannya tersangka pencurian motor dijerat pasal 363 KUHP. Sedangkan tersangka penadah dijerat pasal 480 KUHP," tutupnya.
144 Kg Sabu Senilai Rp 100 Miliar di Asahan Terbongkar Usai Penangkapan Suami Istri di Surabaya
Nilai ekonomis tangkapan sabu ini bila diedarkan kurang lebih Rp 100,8 miliar. Bila beredar, bisa dipakai sekitar 2,1 juta orang.
SURYAMALANG.COM, SURABAYA - Satresnarkoba Polrestabes Surabaya menangkap pasangan suami-istri asal Kota Asahan, Sumatera Utara.
Ialah Tanwir (30) dan istrinya, Ria Triani (28). Mereka tergabung dalam jaringan sindikat peredaran sabu-sabu.
Keduanya pada 14 Desember lalu ditangkap di Surabaya saat menginap di hotel di kawasan Jalan Diponegoro. Di dalam kamar mereka terdapat 1 kilogram sabu-sabu.
Satresnarkoba lantas bekerjasama dengan Polres Asahan. Ketika rumah kontrakan pasutri ini di Jalan Jalan Tawes Kecamatan Kisaran Kabupaten Asahan digeledah, ditemukan sabu sebanyak 142 kilogram.
Tanwir mengaku ia dikendalikan oleh K. K itu biasa dipanggil Bos. Dia kenal sekitar dua tahun terakhir saat hanya menjadi pemakai. Lama menjadi pelanggan K, Tanwir diajak jadi kurir.
"Awalnya disuruh kirim satu atau dua gram di daerah Asahan sana. Lama-kelamaan saya dipercaya," ujar Tanwir.
Saat mengirim sabu ke Surabaya dia diiming-imingi uang senilai Rp 200 juta. "Tugas saya ada dua, kirim 1 kilogram di Palembang, satunya lagi di Surabaya," ucapnya.
Tanwir melakukan pengiriman sabu ke Surabaya menggunakan jalur darat dan laut. Dia menggunakan sarana mobil pribadi lalu menyebrangi laut Jawa dengan naik kapal.
Untuk mengelabui petugas pemeriksaan Tanwir memodifikasi atap mobil. Atap mobil dibuat ada ruang. Tempat itulah yang digunakan untuk menyimpan sabu.
Di Surabaya, rencananya sabu diberikan kepada pengedar secara ranjau. Lokasi di sekitaran Rumah Sakit PHC.
Diduga Tanwir dan istrinya menjalani pekerjaan ini lebih dari satu kali. Setiap kali Tanwir dan istrinya mengantar sabu hingga ke luar kota atau luar Sumatera menggunakan mobil berbeda-beda. Polisi saat menggeledah rumah mereka menemukan 5 kwitansi mobil.
Sabu sebanyak 144 kilogram di rumah Tanwir memang sengaja disimpan dari perintah bosnya.
Ratusan narkotika golongan A itu didapat pada 3 Desember lalu. Maksud sabu itu disimpan di sana agar ketika diperintah bosnya, dia tinggal berangkat.
K saat ini menjadi buron polisi. Setahunya Tanwir merupakan warga asal Sumatera. Namun, asal dari mana Tanwir mengaku tidak tahu.
"Saya nggak tahu bos saya (K) sekarang ada di mana," ucap dengan raut muka menyesal.
Nilai ekonomis tangkapan sabu ini bila diedarkan kurang lebih Rp 100,8 miliar. Bila beredar, bisa dipakai sekitar 2,1 juta orang.
Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Imam Sugianto mengajak, semua elemen masyarakat berperan aktif berantas narkoba. Koordinasi dengan berbagai pihak, termasuk instansi pemerintah, tokoh masyarakat, ulama, dan lembaga non-pemerintah terus ditingkatkan untuk menciptakan lingkungan yang bebas dari ancaman penyalahgunaan Narkoba.
Menurut Irjen Pol Imam perang melawan narkoba bukanlah tugas yang bisa dilakukan sendiri oleh kepolisian. Peran aktif masyarakat untuk mencegah kejahatan Narkoba sangatlah penting. Untuk itu dia berharap apabila mengetahui ada peredaran narkoba untuk segera menghubungi polisi.








































