3 Cara Mencegah Kulit Rahang Kendur, Sunscreen Jadi Kunci Utama
Perubahan pada wajah menjadi salah satu tanda penuaan yang perlahan mulai terlihat seiring bertambahnya usia. Salah satunya adalah perubahan pada area sekitar rahang yang membuat garis wajah tidak lagi setegas sebelumnya. Kondisi tersebut dapat membuat kulit di bagian bawah wajah tampak lebih turun atau menggelambir. Dalam dunia dermatologi, kondisi ini dikenal dengan istilah jowls. Dokter Spesialis Kulit Bersertifikat di Connecticut sekaligus Associate Clinical Professor of Dermatology di Yale School of Medicine, Mona Gohara, menjelaskan bahwa jowls merupakan kulit dan jaringan lunak wajah yang kendur di sepanjang rahang dan dagu.
Menurut dia, tanda awal kulit kendur di bagian bawah wajah biasanya mulai terlihat pada akhir usia 30-an atau 40-an, kemudian menjadi lebih jelas pada usia 50-an dan 60-an.
Cara Mencegah Kulit Gelambir di Rahang Gohara menjelaskan, munculnya jowls tidak hanya berkaitan dengan kulit yang kehilangan kekencangannya. Seiring waktu, struktur yang menopang kulit juga mengalami perubahan. Kolagen dan elastin berkurang, kepadatan serta proyeksi tulang rahang dapat menurun, sementara bantalan lemak di wajah dapat menyusut dan bergeser. Kondisi tersebut membuat jaringan yang sebelumnya menopang kulit berubah.
Meski proses penuaan tidak dapat dihentikan, ada sejumlah langkah yang dapat dilakukan untuk membantu menjaga kondisi kulit. 1. Gunakan tabir surya setiap hari Perlindungan dari sinar matahari menjadi salah satu langkah penting untuk menjaga kulit dari penuaan. Paparan sinar ultraviolet dapat merusak kolagen dan elastin yang berperan dalam mempertahankan kekencangan kulit. “Perlindungan terhadap sinar matahari setiap hari adalah hal yang paling mendekati pencegahan nyata terhadap jowls dan kulit kendur,” kata Gohara, disadur dari Prevention.
Ia menyarankan penggunaan tabir surya secara rutin pada area yang terpapar, terutama wajah dan leher. Perlindungan tetap diperlukan meski cuaca mendung atau seseorang berada di tempat teduh karena kulit masih dapat terpapar sinar ultraviolet. 2. Perhatikan bahan aktif dalam skincare Selain tabir surya, Gohara menyebut sejumlah bahan dalam produk perawatan kulit yang dapat membantu menjaga kolagen dan elastin. Antioksidan seperti vitamin C dan niacinamide dapat membantu melindungi kulit dari kerusakan lingkungan.
Vitamin C dalam bentuk asam askorbat juga telah terbukti membantu merangsang produksi kolagen.
Sementara itu, retinol dan tretinoin merupakan turunan vitamin A yang digunakan untuk membantu mengatasi kulit kendur.
Menurut Gohara, kedua bahan tersebut terbukti secara klinis dapat merangsang produksi kolagen dan elastin sekaligus memperlambat penguraiannya. Peptide juga dapat menjadi pilihan karena bekerja sebagai pembawa pesan yang memberi sinyal kepada sel kulit untuk menghasilkan lebih banyak kolagen dan elastin.
3. Terapkan kebiasaan hidup sehat Perawatan kulit tentunya juga perlu dibarengi dengan menjaga kebiasaan sehari-hari. Gohara menyebut tidur yang cukup, pola makan bergizi, dan tidak merokok sebagai beberapa kebiasaan yang dapat membantu mempertahankan kolagen sekaligus memperlambat kerusakannya. Namun, langkah-langkah tersebut bukan berarti dapat menghentikan munculnya jowls sepenuhnya.
“Penuaan adalah proses biologis yang normal, bukan kekurangan yang harus dihapus,” terang Gohara. Menurutnya, perawatan kulit dan kebiasaan sehat dapat membantu menunda serta mengurangi tingkat kekenduran kulit, tetapi tidak dapat sepenuhnya mencegah atau membalikkan jowls.
| SPREI KINTAKUN DELUXE 120 T25 ADELINA |
| SELIMUT ROSANNA VITO 160 LEVI |
Komentar
Posting Komentar