Edisi Digital Terkini | Berita Aktual & Terpercaya

Recent Posts

Israel Mau Tuntaskan Perang di Gaza, Siap Usir 2 Juta Warga Palestina

 


Menteri Pertahanan Israel, Israel Katz, mengatakan bahwa perang skala penuh di Gaza hanya tinggal menunggu waktu untuk kembali dilanjutkan. Ia juga menyatakan Israel akan mendorong rencana pemindahan sekitar dua juta warga Palestina dari wilayah tersebut. Pernyataan itu disampaikan Katz pada Rabu (16/9/2026), saat menanggapi kritik dari kandidat sayap kanan lainnya menjelang pemilu Israel yang dijadwalkan pada 27 Oktober.

Katz mengatakan sekitar 70 persen wilayah Gaza telah dikosongkan dari penduduknya akibat serangan militer Israel yang dimulai setelah 7 Oktober 2023.

Menurut Katz, gencatan senjata yang diumumkan Presiden Amerika Serikat Donald Trump pada Oktober 2025 memiliki "nilai tertinggi bagi seluruh warga Israel".

Gencatan senjata tersebut, menurut dia, memungkinkan pembebasan sandera yang tersisa serta memastikan komitmen Amerika Serikat untuk melucuti Hamas. Namun, Katz menilai kesepakatan tersebut tidak akan terwujud sepenuhnya. "Kita semua memahami bahwa ini tidak akan terjadi. IDF siap, begitu mendapat arahan untuk melenyapkan Hamas, untuk menuntaskan pekerjaan tersebut sehingga kami juga dapat menerapkan rencana migrasi," kata Katz dalam sebuah pernyataan, yang dikutip AFP. Israel Siapkan Pemindahan Warga Gaza

Awal September ini, Katz mengatakan Israel siap memindahkan warga Palestina dari Gaza melalui jalur laut dan darat. Menurut dia, Israel masih menunggu Amerika Serikat yang disebut sedang membahas ke mana sekitar dua juta warga Palestina tersebut akan dipindahkan. Duta Besar AS untuk Israel Mike Huckabee sebelumnya membantah adanya rencana untuk memindahkan orang-orang keluar dari Gaza bertentangan dengan kehendak mereka. Katz sendiri menggambarkan rencana tersebut sebagai pemindahan sukarela. Ia mengatakan sebagian besar warga Palestina ingin meninggalkan Gaza. Hampir seluruh penduduk Gaza telah mengalami pengungsian internal akibat perang. Sebagian besar wilayah Gaza juga mengalami kerusakan parah dan berubah menjadi reruntuhan.

Konflik terbaru di Gaza bermula setelah serangan Hamas pada 7 Oktober 2023 yang menewaskan 1.221 orang di Israel, menurut penghitungan AFP berdasarkan angka resmi Israel. Serangan tersebut disebut sebagai serangan paling mematikan yang pernah terjadi di Israel.

Selain itu, para militan membawa 251 orang sebagai sandera ke Gaza. Israel kemudian melancarkan operasi militer di Gaza. Menurut Kementerian Kesehatan Gaza yang berada di bawah otoritas Hamas, lebih dari 73.700 orang telah tewas dalam kampanye militer Israel tersebut.

Kementerian Kesehatan Gaza tidak membedakan korban kombatan dan warga sipil. Namun, angka korban yang dikeluarkan kementerian tersebut dinilai dapat diandalkan oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB). Gencatan senjata yang telah berlangsung selama 11 bulan menurunkan tingkat kekerasan di Gaza. Meski demikian, Israel masih secara rutin melancarkan serangan di wilayah tersebut. Kementerian Kesehatan Gaza mencatat 1.375 warga Palestina tewas sejak gencatan senjata mulai berlaku. Sementara itu, Hamas pada akhir Juli mengatakan bersedia melucuti senjata. 

Namun, Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu menolak tahap terbaru dari rencana tersebut. Ia menegaskan tidak akan menarik pasukan Israel dari Gaza sampai Hamas secara terverifikasi menonaktifkan seluruh persenjataannya.


SPREI AKIKO POLOS 90 MARON


SUMBER : https://www.kompas.com/global/read/2026/09/16/154559370/israel-mau-tuntaskan-perang-di-gaza-siap-usir-2-juta-warga-palestina?page=2


SELIMUT JOVANKA POLOS 160 BLUE DENIM

Baca Juga :

Komentar

Follow us on facebook

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Contact Us

Blog Archive

Cari Blog Ini

Arsip Koran



Labels

Labels

Recent Posts

Social Media

About

BTemplates.com

Blogroll

Find Us