Edisi Digital Terkini | Berita Aktual & Terpercaya

Recent Posts

Ratusan Kayu Gelondongan Terdampar di Sumenep, 6 Perahu Nelayan Rusak

 


Sebanyak enam perahu nelayan rusak akibat ratusan kayu gelondongan misterius berukuran besar yang terdampar di pesisir Kecamatan Dungkek, Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, Senin (21/9/2026). Kayu gelondongan yang terdampar memiliki diameter sekitar 1,5 meter dengan panjang mencapai sekitar 12 meter. Material kayu tersebut tersebar di pesisir Desa Dungkek, Desa Bicabbi, dan Desa Romben Guna.

Kerusakan perahu terjadi di dua desa. Sebanyak lima perahu rusak di Desa Bicabbi dan satu perahu di Desa Dungkek.

Mayoritas mengalami kebocoran dengan tingkat kerusakan mulai dari sedang hingga berat.

Madsudi, warga Desa Bicabbi, mengatakan, kerusakan perahu terjadi setelah kayu-kayu berukuran besar terbawa arus dan gelombang hingga menghantam perahu nelayan di sekitar pesisir. "Yang rusak ada lima di Bicabbi, satu di Dungkek. Mayoritas bocor, ada yang sedang sampai berat," kata Madsudi kepada Kompas.com.

Menurut dia, jumlah perahu yang rusak masih berpotensi bertambah. Sebab, kayu-kayu yang terdampar belum seluruhnya berhenti bergerak dan masih terdorong oleh pasang surut serta gelombang laut. "Data ini berpotensi terus bertambah karena kayu terus diterpa pasang surut ombak," tambahnya. Dampak material kayu tersebut meluas hingga tiga desa. Selain Desa Bicabbi dan Desa Dungkek, kayu gelondongan juga terdampar di pesisir Desa Romben Guna.

Sekitar 50 perahu nelayan lainnya terdampak secara tidak langsung. Para nelayan harus berjaga untuk memastikan perahu mereka tidak dihantam kayu yang terbawa gelombang. Petugas Tagana Sumenep, Buzairi, mengatakan, sejumlah nelayan bahkan menghabiskan waktu semalaman untuk menjaga perahu mereka. "Sekitar 50 perahu terdampak secara tidak langsung. Semalaman menjaga perahu karena khawatir kayu terbawa ombak dan menghantam perahu," jelasnya.

Sebelumnya, ratusan kayu gelondongan misterius berukuran besar mulai terdampar di pesisir Desa Bicabbi, Desa Romben Guna, dan Desa Dungkek pada Sabtu (19/9/2026).

Kayu-kayu tersebut mulai berdatangan sekitar pukul 18.00 WIB. Hingga pukul 22.00 WIB, material kayu terus terbawa gelombang dan memenuhi sejumlah titik di sepanjang pesisir.

Warga hingga kini belum mengetahui asal kayu gelondongan tersebut. Material itu diduga terbawa arus laut sebelum akhirnya terdampar di wilayah pesisir Kecamatan Dungkek. Selain merusak perahu, keberadaan ratusan kayu berukuran besar tersebut mengganggu aktivitas nelayan. Mereka harus berhati-hati ketika menambatkan maupun menggerakkan perahu karena kayu dapat berpindah mengikuti pasang surut dan gelombang. Warga berharap material tersebut segera ditangani untuk mencegah kerusakan perahu semakin meluas sekaligus memastikan aktivitas nelayan dapat kembali berlangsung normal.


SPREI AKIKO POLOS 90 MARON


SUMBER : https://surabaya.kompas.com/read/2026/09/21/100717078/ratusan-kayu-gelondongan-terdampar-di-sumenep-6-perahu-nelayan-rusak?page=2

SELIMUT JOVANKA POLOS 160 BLUE DENIM


Komentar

Follow us on facebook

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Contact Us

Blog Archive

Cari Blog Ini

Arsip Koran



Labels

Labels

Recent Posts

Social Media

About

BTemplates.com

Blogroll

Find Us