Edisi Digital Terkini | Berita Aktual & Terpercaya

Recent Posts

Kisah Istri Muda yang Rela Sumbang Ginjal ke Suami meski Peluang Kecocokannya Kecil

 


Cinta seorang istri diuji ketika sang suami divonis harus segera mendapatkan donor ginjal.  Dengan peluang kecocokan yang sangat kecil, seorang istri muda di China memutuskan mengambil risiko besar demi satu alasan sederhana, tidak ingin kehilangan suaminya. Kisah Liang, 25 tahun, mendonorkan ginjal kirinya untuk suaminya, Chung, 33 tahun, di Rumah Sakit Afiliasi Ketiga Universitas Kedokteran Guangzhou belakangan viral di China dan menyentuh banyak orang.

Melansir South China Morning Post, Selasa (29/9/2026), Chung diketahui menderita megaureter kongenital, yaitu kondisi langka sejak lahir di mana ureter membesar secara tidak normal.  Kondisi tersebut berkembang menjadi uremia atau gagal ginjal 4 tahun lalu dan mengharuskannya menjalani perawatan rutin. Meski mengetahui kondisi Chung, Liang tetap menikahinya pada Januari tahun lalu. Tak lama setelah itu, mereka dikaruniai seorang putra.

Selama 3 tahun, Chung masuk dalam daftar tunggu donor ginjal dari pendonor yang telah meninggal.  Namun, dokter menyebut penantian itu bisa lebih lama karena golongan darahnya O negatif yang sangat langka, setidaknya butuh dua hingga tujuh tahun lagi. Sementara kondisi Chung terus memburuk hingga sempat dirawat karena gagal jantung akut. Di titik itulah Liang mengambil keputusan besar. “Saya merasa akan kehilangan dia. Dia mungkin tidak punya waktu untuk menunggu donor ginjal,” ujar Liang.

Keajaiban di balik kecocokan yang langka Keputusan Liang ternyata membawa keajaiban. Dokter dari departemen transplantasi organ rumah sakit tersebut, Dr. Zhao Jiqiang, menyebut pasangan itu sangat beruntung karena berhasil dicocokkan. Golongan darah Liang ternyata juga O negatif. Selain itu, tes sitotoksisitas yang bergantung pada komplemen menunjukkan hasil negatif, yang mengindikasikan tidak adanya antibodi yang dapat menyebabkan penolakan organ. Padahal, tes tersebut berisiko positif karena Liang baru saja melahirkan anak Chung pada tahun sebelumnya.

Dr. Zhao menjelaskan, tingkat keberhasilan transplantasi organ antara individu yang bukan kerabat sedarah biasanya hanya lima hingga 10 persen.

Beruntung, operasi transplantasi berjalan sukses. Ginjal Liang berfungsi dengan baik. Chung pulih dan dipulangkan dari rumah sakit pada 23 September.

Liang menggambarkan rasa sakit setelah operasi sebagai hal yang luar biasa. "10 kali lebih menyakitkan daripada melahirkan bayi," katanya. Namun, ia menegaskan tidak menyesal. “Selama suami saya sembuh, semuanya akan baik-baik saja,” katanya.

Cinta yang tumbuh dari luka masa lalu Bagi Liang, keputusan itu bukan sekadar kewajiban sebagai istri. Ia bercerita, orang tuanya lebih menyayangi saudara laki-lakinya dan tidak ingin membesarkannya setelah perceraian mereka. Ia pun dibesarkan oleh neneknya.

Menurut Liang, suaminya Chung memberinya kasih sayang dan keluarga yang selama ini ia dambakan.

Kisah ini menuai beragam reaksi dari warganet. “Saya juga akan melakukan hal yang sama jika itu terjadi pada saya,” tulis seorang pengamat di video Liang.  “Istri yang luar biasa. Dia harus menyayanginya seumur hidup,” komentar warganet lain. Tak sedikit pula yang mengkritik keputusan tersebut. Beberapa menilai ikatan suami istri tidak sekuat ikatan darah dan khawatir Liang akan menyesal. 

Bahkan ada yang berpendapat Chung seharusnya menolak jika benar-benar mencintai istrinya. Menanggapi kritik itu, Liang menjawab tegas. “Kita bukan hanya sepasang kekasih, kita adalah keluarga yang akan menghabiskan hidup bersama. Cinta sejati berarti tidak menolak niat baik pasanganmu, tetapi menerimanya dan menghargai tubuhmu selama sisa hidupmu,” ujarnya. Dr. Zhao pun mengamati, jarang sekali ada orang yang masih sangat muda memiliki kemauan sekuat Liang untuk mendonorkan organ demi menyelamatkan pasangannya. Chung sendiri berjanji akan memperlakukan Liang dengan lebih baik setelah pulih. Salah satu penyesalan terbesarnya adalah belum pernah bisa mengajak istrinya bepergian. Ia berharap suatu hari bisa mewujudkan mimpinya membawa Liang berkeliling dunia.

Bedcover Bonita Rumbai Folix


SUMBER : https://www.kompas.com/tren/read/2026/09/29/212900665/kisah-istri-muda-yang-rela-sumbang-ginjal-ke-suami-meski-peluang?page=2


Handuk Mutia Besar

Baca Juga :

Komentar

Follow us on facebook

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Contact Us

Blog Archive

Cari Blog Ini

Arsip Koran



Labels

Labels

Recent Posts

Social Media

About

BTemplates.com

Blogroll

Find Us