Benarkah Air Panas Bisa Membantu Melancarkan BAB?
Sembelit dapat membuat aktivitas pada pagi hari terasa tidak nyaman. Salah satu cara yang sering dilakukan untuk membantu melancarkan buang air besar (BAB) adalah minum segelas air panas atau hangat setelah bangun tidur. Kebiasaan tersebut dipercaya dapat merangsang pergerakan usus. Namun, apakah suhu air benar-benar berperan dalam membuat BAB lebih lancar? Direktur dan Kepala Departemen Gastroenterologi serta Ilmu Hepatobilier di Metro Heart Institute, Vishal Khurana mengatakan, air hangat memang dapat membantu, tetapi efeknya lebih sebagai dorongan ringan daripada pengobatan untuk sembelit.
Apakah air panas bisa membantu melancarkan BAB? Menurut Khurana, minum air dapat membantu memenuhi kebutuhan cairan tubuh sekaligus memberikan rangsangan ringan terhadap pergerakan usus. Namun, bukan berarti suhu panas pada air menjadi faktor utama yang mengatasi sembelit.
“Dalam batas tertentu, ya. Namun, kebiasaan ini lebih merupakan pendukung ringan daripada pengobatan yang sebenarnya untuk sembelit,” ujar Khurana, seperti dikutip dari Only My Health, Selasa (22/9/2026).
Cairan yang masuk ke sistem pencernaan dapat memicu refleks gastrokolik, yaitu peningkatan aktivitas usus besar setelah makanan atau minuman masuk ke saluran pencernaan. Respons tersebut dapat menimbulkan dorongan untuk BAB. Dengan demikian, seseorang mungkin merasa lebih mudah BAB setelah minum air hangat karena adanya rangsangan terhadap aktivitas usus, bukan semata-mata akibat suhu air. Khurana menjelaskan, air hangat juga dianggap dapat sedikit membantu melemaskan otot polos saluran pencernaan sehingga mendukung pergerakan usus. Meski demikian, bukti ilmiah yang secara langsung membandingkan air panas dengan air dingin atau suhu ruang untuk mengatasi sembelit masih terbatas. Mengapa minum air hangat pagi hari terasa lebih efektif? Waktu minum air mungkin sama pentingnya dengan suhunya. Usus secara alami menjadi lebih aktif pada waktu tertentu, terutama setelah bangun tidur dan setelah makan. “Sebagian orang merasa air hangat sangat membantu ketika diminum pertama kali pada pagi hari karena memanfaatkan peningkatan alami aktivitas usus besar pada pagi hari, bersamaan dengan refleks gastrokolik,” kata Khurana. Artinya, rasa ingin BAB setelah minum air hangat pada pagi hari bisa terjadi karena bertepatan dengan waktu ketika sistem pencernaan memang sedang lebih aktif. Selain itu, kecukupan cairan secara keseluruhan juga berperan penting dalam mencegah sembelit. Kekurangan cairan dapat membuat tinja lebih sulit dikeluarkan, terutama ketika seseorang meningkatkan konsumsi serat tanpa diimbangi dengan minum yang cukup.
Cara yang lebih efektif untuk mengatasi sembelit Air hangat sebaiknya tidak dijadikan satu-satunya cara untuk mengatasi sembelit. Khurana menyarankan beberapa kebiasaan yang dapat membantu menjaga kelancaran BAB.
Pertama, tingkatkan konsumsi serat secara bertahap melalui buah, sayuran, biji-bijian utuh, dan kacang-kacangan. Serat membantu menambah volume tinja sehingga lebih mudah dikeluarkan. Kedua, pastikan kebutuhan cairan terpenuhi sepanjang hari, bukan hanya dengan satu gelas air hangat pada pagi hari. Aktivitas fisik secara teratur juga dapat membantu mendukung fungsi usus. Selain itu, buat rutinitas BAB, misalnya mencoba pergi ke toilet setelah makan ketika refleks gastrokolik sedang aktif. Keinginan untuk BAB juga sebaiknya tidak ditahan berulang kali karena dapat membuat masalah semakin sulit ditangani.
Kapan sembelit perlu diperiksakan ke dokter? Jika sembelit berlangsung terus-menerus, mengandalkan air hangat saja tidak cukup. Kondisi tersebut dapat berkaitan dengan pola makan rendah serat, kurang minum, kurang bergerak, obat-obatan tertentu, atau kebiasaan menahan BAB.
Khurana mengingatkan, mengandalkan air panas sebagai satu-satunya cara, terutama ketika sembelit berlangsung lama, dapat membuat penyebab sebenarnya terlambat ditangani. Seseorang sebaiknya berkonsultasi dengan dokter jika sembelit berlangsung selama beberapa minggu meski sudah melakukan perubahan gaya hidup. Pemeriksaan juga diperlukan apabila sembelit disertai nyeri perut yang menetap, kembung berat, darah pada tinja, perubahan bentuk tinja, penurunan berat badan tanpa sebab, atau kelelahan terus-menerus.
![]() |
| Bedcover Bonita Rumbai Folix |
| SPREI CALIFORNIA 180 FALLON Baca Juga : |

Komentar
Posting Komentar