Edisi Digital Terkini | Berita Aktual & Terpercaya

Recent Posts

Singapura Dorong Warga Baca Buku 15 Menit Sehari, Ada Poin Apresiasi

 


Negara tetangga Singapura menjalankan gerakan nasional yang mendorong warganya untuk membaca buku setidaknya selama 15 menit setiap hari sebagai upaya untuk memperkuat budaya membaca. Gerakan berjudul The ReadSG Challenge ini diluncurkan oleh organisasi pemerintah Singapura, National Library Board (NLB) sejak 6 September 2026. Dirancang untuk bergulir selama lima tahun ke depan. Tantangan dapat diikuti melalui CrowdTask SG, platform yang dikembangkan pemerintah setempat dengan keterlibatan warga. Dari platform itu pihak berwenang dapat melacak durasi membaca harian warga dan pembaca bisa mendapatkan hadiah virtual sebagai bagian dari tantangan yang sudah dijalani.

Program ini diujicobakan hingga 31 Desember 2026 Platform tersebut mencakup fitur penetapan target pribadi, daftar bacaan, poin pengalaman, dan koin virtual yang bisa ditukarkan.

Saat ini program tersebut tengah diujicobakan hingga 31 Desember 2026, dengan fitur dan peningkatan baru yang akan diperkenalkan berdasarkan umpan balik pengguna. Peluncuran ReadSG menandai dimulainya Bulan Membaca Nasional di Singapura. Hari spesial ini diadakan setiap bulan September dengan kegiatan terkait membaca untuk semua usia di perpustakaan di seluruh pulau. Program ini diresmikan oleh Presiden Singapura sekaligus sponsor ReadSG, Tharman Shanmugaratnam di NLB. “Jika kita berpikir untuk memberikan dampak pada berbagai kalangan masyarakat kaum muda, usia menengah, dan lansia kita harus bersedia bersabar karena kebiasaan terbentuk secara perlahan. Lima tahun sebenarnya bukanlah waktu yang lama, tetapi kami berharap dalam lima tahun ke depan akan ada sesuatu yang berbeda dalam kebiasaan kita," ucap Tharman, dikutip dari Straits Times, Kamis (24/9/2026).

Bantu warga Singapura mengembangkan kebiasaan membaca ReadSG bertujuan untuk membantu warga Singapura mengembangkan kebiasaan membaca yang berkelanjutan melalui langkah-langkah kecil dan mudah dicapai, yaitu dengan membaca selama 15 menit setiap hari. CEO ReadSG, Melissa Tam mengatakan bahwa gerakan ini muncul pada saat orang memiliki akses ke banyak konten dan informasi. Tetapi mungkin menghabiskan lebih sedikit waktu untuk terlibat secara mendalam dengan apa yang mereka baca.

“Kita hidup di dunia yang sangat berlimpah, penuh dengan konten, informasi, dan rangsangan. Kapan pun, kita bisa menelusuri ratusan judul berita, menonton video, atau mendapatkan ringkasan hampir tentang apa pun," terang Melissa.

Manfaat membaca teks panjang secara teratur Melissa juga mejabarkan manfaat membaca teks panjang secara teratur dapat membantu mengembangkan keterampilan seperti berpikir kritis, imajinasi, empati, dan perhatian. “Kita tahu bahwa kebiasaan dibangun melalui tindakan kecil dan konsisten. Jadi, kita mulai dengan tujuan sederhana, hanya membaca selama 15 menit sehari. Di bus, sebelum tidur, atau saat makan siang," ujar Melissa. NLB menargetkan ada 150.000 orang yang mengikuti gerakan ini pada September 2027. ReadSG didukung oleh lebih dari 40 mitra dan pendukung, termasuk Kementerian Pendidikan Singapura dan berbagai lembaga pemerintahan, hingga asosisasi penerbit buku.

NLB sendiri memiliki program membaca amal tahunan, Read for Books yang menargetkan 7,5 juta menit membaca pada tahun 2026 guna mengumpulkan dana hingga 150.000 dolar Singapura untuk diberikan ke komunitas kurang mampu.

SELIMUT JOVANKA POLOS 160 BLUE DENIM


SUMBER : https://www.kompas.com/edu/read/2026/09/24/102704171/singapura-dorong-warga-baca-buku-15-menit-sehari-ada-poin-apresiasi

SPREI CALIFORNIA 180 FALLON

Baca Juga :

Komentar

Follow us on facebook

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Contact Us

Blog Archive

Cari Blog Ini

Arsip Koran



Labels

Labels

Recent Posts

Social Media

About

BTemplates.com

Blogroll

Find Us