Edisi Digital Terkini | Berita Aktual & Terpercaya

Recent Posts

Sinyal Perang Antariksa Memanas, AS Siapkan Pertempuran hingga Bulan

 


Militer Amerika Serikat (AS) mendesak para prajuritnya untuk tidak hanya bersiap menghadapi konflik di orbit Bumi, tetapi juga di wilayah sekitar Bulan. Seruan tersebut disampaikan oleh Penasihat Militer Senior Presiden Donald Trump sekaligus Ketua Kepala Staf Gabungan AS, Jenderal Dan Caine, dalam konferensi Air, Space and Cyber di National Harbor, Maryland, sebagaimana dilansir AP, Rabu (16/9/2026). Caine menegaskan, militer AS harus segera beradaptasi dari sekarang agar siap menghadapi segala potensi ancaman di masa depan.

"Siap untuk bertempur, bertahan, dan menang dari dasar laut hingga ruang cislunar," ujar Caine di hadapan para prajurit dan pelaku industri yang hadir.

Langkah persiapan tersebut saat ini tengah dirancang oleh Space Force, angkatan militer terbaru AS yang dibentuk oleh Trump pada 2019.

Kepala Komando Pasukan Tempur Angkatan Antariksa AS, Letjen Gregory Gagnon, mengungkapkan bahwa penambahan fokus ke wilayah Bulan dilakukan seiring pergerakan manusia yang makin jauh menjelajahi luar angkasa.  Menurutnya, tugas Angkatan Antariksa AS adalah membantu bersiap membela kepentingan "Negeri Paman Sam".

Gagnon menargetkan untuk melipatgandakan ukuran Angkatan Antariksa AS dalam lima tahun ke depan hingga mencapai sekitar 25.000 personel.  Sekitar dua pertiga dari pertumbuhan tersebut akan dialokasikan khusus untuk Komando Pasukan Tempur. "Kami memiliki kemampuan di dalam militer karena kami bersiap untuk membela negara. Alasan kami memiliki kemampuan ini adalah untuk membantu menciptakan daya tangkal," kata Gagnon. Penempatan senjata Pernyataan dari para petinggi militer ini mengemuka hanya beberapa hari setelah Menteri Angkatan Udara AS, Troy Meink, mengungkapkan di forum yang sama bahwa AS telah menempatkan senjata pengendali ruang angkasa di orbit. Rangkaian pengumuman ini dinilai berseberangan dengan pemahaman internasional yang selama ini menjaga luar angkasa hanya untuk tujuan damai dan bebas dari militerisasi. 

Meski beberapa negara, termasuk AS, pernah mendemonstrasikan penembakan satelit di orbit Bumi, penembakan itu dilakukan dari darat terhadap satelit milik mereka sendiri. Gagnon menjelaskan bahwa respons AS ini dipicu oleh temuan intelijen yang menunjukkan adanya ancaman nyata dari negara lain.

"Komunitas intelijen telah jelas menyatakan bahwa calon lawan berupaya memperluas peperangan ke luar angkasa," kata Gagnon.

Ia secara spesifik menunjuk China sebagai salah satu pihak yang diwaspadai.  "Calon lawan kami seperti China secara aktif mengejar aktivitas di dalam sistem tersebut, di bagian-bagian luar angkasa," tuturnya. China sendiri telah membentuk pasukan militer luar angkasa pada 2024 dengan tugas meningkatkan kemampuan mengelola krisis di luar angkasa.

Sikap China Menanggapi pengumuman penempatan senjata oleh AS, pemerintah China menyuarakan keberatan keras. 

Juru Bicara Kementerian Luar Negeri China, Guo Jiakun, mendesak AS untuk menghentikan langkah militernya.

"China selalu mendukung penggunaan luar angkasa untuk tujuan damai, menjaga keamanan luar angkasa, serta menentang persenjataan, militerisasi, dan perlombaan senjata di luar angkasa," kata Guo pada Selasa (15/9/2026). Guo juga mendesak AS untuk menghentikan perluasan persiapan militernya di luar angkasa. Hingga kini, belum jelas apakah langkah penempatan senjata di luar angkasa maupun rencana penggunaan di sekitar Bulan melanggar perjanjian internasional. Berdasarkan Perjanjian Luar Angkasa tahun 1967 yang ditandatangani oleh AS dan China, benda-benda langit seperti Bulan harus digunakan khusus untuk tujuan damai.  Perjanjian tersebut juga melarang penempatan senjata nuklir serta menetapkan bahwa setiap negara bertanggung jawab atas kerusakan yang disebabkan oleh objek luar angkasanya.


SPREI CALIFORNIA 180 FALLON


SUMBER : https://internasional.kompas.com/read/2026/09/17/201100370/sinyal-perang-antariksa-memanas-as-siapkan-pertempuran-hingga-bulan?page=2

Bedcover Bonita Rumbai Folix

Baca Juga :

Komentar

Follow us on facebook

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Contact Us

Blog Archive

Cari Blog Ini

Arsip Koran



Labels

Labels

Recent Posts

Social Media

About

BTemplates.com

Blogroll

Find Us